Liputan6.com, Jakarta - Tren urban farming semakin populer, mendorong banyak orang untuk mencari solusi kreatif dalam berkebun di lahan terbatas. Keterbatasan lahan di perkotaan tidak lagi menjadi penghalang bagi mereka yang ingin menikmati hasil panen buah segar langsung dari halaman rumah. Salah satu inovasi yang praktis dan hemat biaya adalah memanfaatkan drum bekas 200 liter sebagai wadah tanam. Dengan desain kebun buah di drum bekas skala rumahan yang tepat, siapa pun bisa menanam berbagai jenis buah seperti jeruk, jambu, mangga, bahkan mengintegrasikannya dengan budidaya ikan.
Metode ini memungkinkan Anda untuk memiliki kebun buah pribadi di pekarangan rumah, balkon apartemen, atau halaman sempit sekalipun, sekaligus memberikan nilai estetika yang tinggi.
Artikel ini akan memandu Anda menjelajahi lima desain kebun buah di drum bekas, mulai dari yang paling sederhana hingga sistem yang lebih kompleks dan produktif. Pilihan desain ini disesuaikan untuk berbagai tingkat keahlian dan ketersediaan ruang, memastikan setiap individu dapat menemukan solusi berkebun yang ideal.
1. Desain Dasar, Tabulampot Drum Potong Dua
Desain ini merupakan cara paling mudah dan ekonomis untuk memulai kebun buah di drum bekas skala rumahan. Konsep dasarnya adalah memanfaatkan drum plastik atau logam bekas yang dibelah menjadi dua bagian horizontal, dengan salah satu bagian digunakan sebagai pot besar untuk menanam satu jenis tanaman buah. Tabulampot sendiri adalah teknik menanam tanaman buah di dalam pot atau wadah terbatas.
Untuk membuatnya, bersihkan drum bekas secara menyeluruh dari segala residu. Setelah itu, buatlah banyak lubang drainase di bagian dasar drum untuk mencegah air menggenang dan akar busuk, yang merupakan kunci keberhasilan tabulampot. Drum dapat dipotong menjadi dua bagian jika diinginkan pot yang lebih dangkal, atau digunakan utuh untuk tanaman dengan perakaran lebih dalam.
Isi drum dengan media tanam subur yang gembur, idealnya campuran tanah, kompos, dan pasir atau sekam bakar dengan rasio 1:1:1. Desain ini paling mudah diterapkan, murah, dan cocok untuk berbagai jenis tanaman buah tabulampot seperti jeruk, jambu air, atau belimbing. Pilihlah bibit unggul dari hasil cangkok atau okulasi yang sudah terbukti cepat berbuah dan tahan penyakit untuk hasil maksimal.
2. Desain Vertikal, Rak Bertingkat dengan Drum Potongan
Untuk memaksimalkan penggunaan ruang horizontal yang terbatas, desain vertikal dengan drum potongan bisa menjadi solusi yang sangat efektif. Konsep ini melibatkan pemanfaatan potongan drum, baik bagian atas maupun bawah, yang kemudian disusun secara vertikal pada rak atau digantung di dinding.
Proses pembuatannya dimulai dengan memotong drum menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, sesuai dengan ukuran pot yang diinginkan. Bagian-bagian drum ini kemudian disusun pada rak besi atau baja ringan yang kokoh, memastikan setiap "pot" memiliki lubang drainase mandiri. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan akar tanaman dan mencegah pembusukan.
Desain ini sangat efisien dalam menghemat ruang horizontal, memberikan tampilan yang estetis, dan memudahkan perawatan karena tanaman berada pada ketinggian yang mudah dijangkau. Model ini ideal untuk tanaman buah berukuran kecil atau perdu seperti stroberi, cabai, atau terung. Pastikan struktur rak cukup kuat untuk menahan beban media tanam dan tanaman agar aman dan stabil.
3. Desain Akuaponik Sederhana, Satu Drum Dua Fungsi
Desain ini menawarkan inovasi dengan mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu drum, menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan. Konsepnya adalah satu drum dimodifikasi untuk memelihara ikan di bagian bawah (fish tank) dan menanam sayuran atau buah mini di bagian atas (grow bed) dalam sistem sirkulasi air tertutup.
Cara membuatnya melibatkan pemotongan drum secara tidak simetris, sekitar sepertiga bagian atas untuk grow bed dan dua pertiga bagian bawah untuk fish tank. Setelah itu, pasang pompa kecil untuk menaikkan air dari fish tank ke grow bed. Air dari grow bed akan mengalir kembali ke fish tank, membawa nutrisi dari kotoran ikan yang telah diurai oleh bakteri, menciptakan siklus nutrisi alami.
Desain akuaponik mini ini menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu ikan dan tanaman, serta memanfaatkan pupuk alami dari kotoran ikan. Sistemnya relatif sederhana untuk pemula, menjadikannya pilihan menarik bagi yang ingin mencoba akuaponik. Gunakan ikan yang tahan banting seperti nila atau lele, dan mulailah dengan menanam sayuran daun seperti kangkung atau selada sebelum mencoba buah mini.
4. Desain Akuaponik Otomatis dengan Bell Siphon
Desain ini merupakan pengembangan dari akuaponik sederhana, dengan sistem pasang surut otomatis yang lebih efisien dalam kebun buah di drum bekas skala rumahan. Konsepnya menggunakan dua drum terpisah; satu sebagai kolam ikan dan satu sebagai media tanam, yang dihubungkan untuk menciptakan sirkulasi air yang optimal.
Drum pertama (utuh) berfungsi sebagai kolam ikan, sementara drum kedua (dipotong) diisi dengan media tanam seperti kerikil atau pasir malang dan dipasangi sistem bell siphon. Pompa akan mengalirkan air dari kolam ikan ke media tanam. Ketika air di media tanam mencapai ketinggian tertentu, bell siphon akan aktif dan menguras air kembali ke kolam ikan, menciptakan efek pasang surut otomatis tanpa memerlukan listrik terus-menerus untuk menguras air.
Sistem otomatis ini memberikan aerasi akar tanaman yang lebih baik, sangat efisien, dan menyerupai sistem akuaponik profesional. Meskipun perlu ketelitian saat membuat dan menyetel bell siphon agar berfungsi optimal, desain ini cocok untuk menanam sayuran dan buah seperti tomat atau cabai. Ini adalah pilihan yang lebih canggih bagi mereka yang mencari efisiensi dan otomatisasi dalam berkebun.
5. Desain Taman Buah Permanen dengan Drum Besi Galvanis
Untuk Anda yang menginginkan solusi jangka panjang dan kokoh, drum besi atau galvanis adalah pilihan tepat untuk desain kebun buah di drum bekas skala rumahan. Konsep ini melibatkan penggunaan drum besi atau galvanis yang sangat kuat sebagai pot permanen untuk tanaman buah berukuran besar seperti mangga, nangka mini, atau sawo.
Drum dilubangi drainase besar di bagian dasar, atau bahkan bagian bawahnya dapat dibuka agar akar tanaman bisa menembus langsung ke tanah di bawahnya, memberikan stabilitas ekstra. Untuk drum besi, lapisi dengan cat anti karat secara berkala untuk menjaga ketahanannya, sementara drum galvanis lebih tahan karat secara alami dan cenderung tidak berubah tempatnya.
Desain ini sangat kuat, tahan lama, dan memberikan kesan kokoh serta estetika industrial pada taman. Drum galvanis cocok sebagai pembatas area atau focal point taman karena sifatnya yang solid dan permanen. Karena drum besi atau galvanis jauh lebih berat, tentukan lokasi permanen sebelum diisi media tanam, dan gunakan media tanam yang ringan seperti kompos bambu untuk mengurangi total berat pot.
Panduan Penting untuk Semua Desain
Terlepas dari desain kebun buah di drum bekas skala rumahan yang Anda pilih, ada beberapa panduan penting yang harus diperhatikan untuk memastikan keberhasilan dan produktivitas tanaman Anda. Persiapan yang matang dan perawatan rutin adalah kunci utama.
Pemilihan & Persiapan Drum
- Pilih drum bekas yang bersih dan tidak mengandung residu bahan kimia berbahaya.
- Cuci bersih drum, bilas beberapa kali untuk menghilangkan sisa-sisa zat yang mungkin menempel.
- Untuk drum plastik, pastikan tidak ada retakan besar yang dapat mengganggu struktur.
Drainase adalah Kunci
- Ini adalah langkah krusial. Bor atau lubangi dasar drum sebanyak-banyaknya.
- Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan akar tanaman busuk dan menghambat pertumbuhan.
Media Tanam Ideal
- Gunakan campuran media tanam yang gembur, kaya nutrisi, dan memiliki aerasi yang baik.
- Formula standar yang direkomendasikan adalah campuran tanah subur, kompos atau pupuk kandang, dan pasir atau sekam bakar dengan rasio 1:1:1. Penambahan sekam bakar dapat meningkatkan aerasi media.
Perawatan Rutin
- Penyiraman: Lakukan penyiraman secara rutin, 1-2 kali sehari, terutama di musim kemarau, atau sesuaikan dengan kondisi kelembaban media tanam. Jangan biarkan media tanam mengering sepenuhnya.
- Pemupukan: Berikan pupuk organik (seperti pupuk kandang atau kompos) atau pupuk NPK secara berkala, misalnya sebulan sekali, untuk menjaga ketersediaan nutrisi bagi tanaman.
- Pemangkasan: Lakukan pemangkasan secara berkala untuk membentuk tajuk tanaman, membuang ranting yang terlalu rapat, tunas air, atau cabang yang tidak produktif. Pemangkasan juga dapat merangsang pembungaan dan pembuahan.
Desain kebun buah di drum bekas skala rumahan menawarkan fleksibilitas tinggi, dari yang paling sederhana hingga sistem akuaponik canggih. Pilihlah desain yang paling sesuai dengan kemampuan, waktu, dan lahan yang Anda miliki. Ingatlah bahwa kesuksesan berkebun terletak pada konsistensi perawatan dan ketelatenan.
FAQ
Q: Jenis tanaman buah apa saja yang paling cocok untuk desain kebun buah di drum bekas skala rumahan?
A: Pilih varietas genjah (cepat berbuah) dan berukuran mini atau yang bisa dikontrol pertumbuhannya, seperti Jeruk, Jambu Air, Mangga, Belimbing, Sawo, Delima, dan Anggur.
Q: Berapa lama tanaman buah dalam drum bisa mulai berbuah?
A: Terantung jenis tanaman dan bibit; bibit cangkok/okulasi bisa berbuah dalam 1-2 tahun, sedangkan dari biji 3-5 tahun.
Q: Apakah perlu mengganti media tanam dalam drum?
A: Ya, media tanam perlu diganti atau ditambah setiap 1-2 tahun sekali untuk menjaga nutrisi dan struktur, sekaligus melakukan pemangkasan akar.
Q: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman dalam drum?
A: Gunakan pestisida organik, jaga kebersihan, buang bagian yang sakit, serta pastikan sirkulasi udara dan cahaya matahari cukup.
Q: Bisakah sistem akuaponik dengan drum digunakan untuk tanaman buah?
A: Bisa, namun lebih optimal untuk sayuran daun atau buah kecil seperti cabai dan tomat cherry; tanaman buah besar lebih cocok dengan tabulampot konvensional.

3 days ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489561/original/082116700_1769904661-cara_mencuci_serbet_berminyak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489619/original/087060400_1769914106-cetakan_kue_sedang_dibersihkan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1236627/original/033341900_1463540565-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489549/original/047677800_1769902095-desain_rumah_minimalis_cat_abu-abu_putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489586/original/059200800_1769910312-WhatsApp_Image_2026-01-31_at_22.23.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489585/original/035445100_1769909129-Tips_Agar_Seledri_Tumbuh_Subur_di_Iklim_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489342/original/044078000_1769844565-Gemini_Generated_Image_1fr8021fr8021fr8.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)