7 Bunga Indoor untuk Apartemen yang Tidak Merepotkan dan Mudah Dirawat

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki hunian apartemen seringkali dihadapkan pada keterbatasan ruang, namun hal ini tidak berarti Anda harus mengorbankan sentuhan alami dan estetika. Menghadirkan tanaman hias indoor menjadi solusi cerdas untuk mempercantik ruangan, menyegarkan suasana, sekaligus meningkatkan kualitas udara. Banyak tanaman indoor yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga sangat mudah dirawat, cocok bagi Anda yang memiliki jadwal padat atau baru memulai hobi berkebun.

Tanaman indoor dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari membersihkan udara dari polutan berbahaya hingga menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman. Kehadiran elemen hijau di dalam ruangan juga terbukti dapat mengurangi tingkat stres dan meningkatkan fokus. Dengan pemilihan jenis yang tepat, apartemen Anda bisa bertransformasi menjadi oase pribadi yang asri dan menawan.

Lantas apa saja bunga indoor untuk apartemen yang tidak merepotkan dan mudah dirawat tapi tetap estetik? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (3/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Anthurium

Anthurium, juga dikenal sebagai Bunga Flamingo, menawarkan bunga yang tahan lama dan tampilan tropis yang cerah, menjadikannya pilihan yang menarik untuk apartemen. Ciri khas Anthurium adalah spathe berbentuk hati yang mengkilap dan berwarna cerah (merah, merah muda, oranye, putih) yang sering disalahartikan sebagai bunga, dengan spadix yang menonjol di tengahnya. 

Dengan nama ilmiah Anthurium andraeanum, tanaman ini relatif mudah dirawat dan dapat berbunga hampir sepanjang tahun dalam kondisi yang tepat. Anthurium menyukai cahaya terang tidak langsung; sinar matahari langsung dapat membakar daun dan spathe-nya. Siram secara teratur, biarkan bagian atas tanah mengering di antara penyiraman, dan pastikan drainase yang baik untuk mencegah busuk akar. 

Seperti Peace Lily, Anthurium juga termasuk dalam daftar tanaman pembersih udara NASA. Namun, Anthurium beracun jika tertelan karena mengandung kristal kalsium oksalat. Anthurium mengandung kristal kalsium oksalat, yang dapat menyebabkan iritasi jika tertelan.

2. Kalanchoe

Kalanchoe adalah sukulen berbunga yang sangat tangguh dan menawarkan semburat warna cerah dengan perawatan minimal, menjadikannya ideal untuk penghuni apartemen yang sibuk. Tanaman ini memiliki daun tebal, berdaging, dan bunga-bunga kecil yang bergerombol dalam berbagai warna cerah seperti merah, merah muda, oranye, kuning, dan putih. 

Dengan nama ilmiah Kalanchoe blossfeldiana, sebagai sukulen, Kalanchoe sangat toleran terhadap kekeringan dan tidak membutuhkan penyiraman yang sering.

Kalanchoe membutuhkan cahaya terang, bahkan sinar matahari langsung selama beberapa jam sehari, untuk mendorong pembungaan yang melimpah. Biarkan tanah mengering sepenuhnya di antara penyiraman, karena penyiraman berlebihan adalah penyebab umum kegagalan Kalanchoe. Perlu diperhatikan bahwa Kalanchoe dianggap sedikit beracun bagi hewan peliharaan jika tertelan. 

3. Christmas Cactus (Schlumbergera)

Christmas Cactus adalah sukulen unik yang menghasilkan bunga-bunga indah di musim dingin, memberikan warna cerah saat sebagian besar tanaman lain sedang tidak berbunga. Tanaman ini memiliki batang pipih bersegmen yang menjuntai dan menghasilkan bunga-bunga tubular yang cerah (merah, merah muda, putih, oranye, ungu) di ujung segmennya. 

Meskipun namanya kaktus, Schlumbergera spp. tidak menyukai kondisi gurun yang kering. Namun, ia tetap mudah dirawat dengan kebutuhan air yang moderat dan toleransi terhadap berbagai kondisi cahaya. 

Berikan cahaya terang tidak langsung untuk Christmas Cactus, karena sinar matahari langsung yang intens dapat membakar daunnya. Siram ketika bagian atas tanah terasa kering saat disentuh, dan kurangi penyiraman setelah berbunga serta selama periode dormansi.  Kabar baiknya, Christmas Cactus umumnya dianggap tidak beracun bagi hewan peliharaan. 

4. African Violet (Saintpaulia)

African Violet adalah tanaman mungil yang menghasilkan bunga-bunga cantik hampir sepanjang tahun, menjadikannya favorit di kalangan pecinta tanaman indoor. Tanaman ini memiliki daun berbulu halus dan bunga-bunga kecil yang lembut dalam berbagai warna seperti ungu, merah muda, putih, biru, dan bi-warna. 

Dengan nama ilmiah Saintpaulia spp., meskipun memiliki reputasi sedikit rewel, African Violet sebenarnya cukup mudah dirawat jika kebutuhan dasarnya terpenuhi, terutama dalam hal penyiraman dan cahaya. 

African Violet membutuhkan cahaya terang tidak langsung untuk berbunga dengan baik; hindari sinar matahari langsung yang dapat membakar daunnya. Siram dari bawah atau hindari membasahi daunnya untuk mencegah bercak dan busuk, serta jaga agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah kuyup. African Violet umumnya dianggap tidak beracun bagi hewan peliharaan, menjadikannya pilihan yang aman untuk rumah dengan hewan peliharaan.

5. Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace Lily, atau Spathiphyllum, adalah tanaman indoor yang elegan dengan daun hijau mengkilap dan bunga putih yang khas, melambangkan kedamaian dan ketenangan. Tanaman ini toleran terhadap kondisi cahaya rendah dan membutuhkan perawatan minimal. Dikenal sebagai pembersih udara yang efisien, menyaring polutan seperti formaldehida, benzena, dan karbon monoksida. Bunganya yang unik dan elegan menambah sentuhan keindahan pada interior.

Daunnya yang hijau gelap dan mengkilap, dipadukan dengan bunga putih berbentuk spathe yang menyerupai bendera putih, menciptakan tampilan yang tenang dan anggun. Cocok untuk berbagai gaya desain interior, terutama yang bernuansa pedesaan dan kasual. Peace Lily memiliki karakteristik racun tingkat sedang karena mengandung kalsium oksalat. Jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak.

Peace lily tumbuh optimal di tempat dengan cahaya terang tidak langsung dan sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari langsung. Penyiraman dilakukan saat bagian atas tanah terasa kering, karena tanaman ini sensitif terhadap kekeringan meski daunnya cepat pulih setelah disiram. Tanaman ini menyukai suhu hangat dan kelembapan tinggi, idealnya pada kisaran 20–29°C. Gunakan media tanam yang kaya bahan organik dengan drainase baik, serta lakukan pemupukan secukupnya menggunakan pupuk serbaguna sekitar satu hingga dua kali dalam setahun.

6. Anggrek Phalaenopsis (Moth Orchid)

Anggrek Phalaenopsis, atau Anggrek Bulan, adalah salah satu jenis anggrek yang paling populer dan mudah dirawat, menawarkan bunga-bunga eksotis yang tahan lama. Anggrek ini memiliki batang bunga melengkung yang elegan dengan bunga-bunga besar, pipih, dan menyerupai ngengat dalam berbagai warna dan pola. 

Meskipun anggrek sering dianggap sulit, Phalaenopsis spp. adalah salah satu yang paling pemaaf dan cocok untuk pemula. 

Anggrek Phalaenopsis membutuhkan cahaya terang tidak langsung; hindari sinar matahari langsung yang dapat membakar daunnya. Siram ketika media tanam (biasanya kulit kayu atau lumut) terasa kering, yang biasanya berarti sekali seminggu, tetapi bisa bervariasi. Pastikan drainase yang baik. 

Anggrek Phalaenopsis umumnya dianggap tidak beracun bagi hewan peliharaan, sehingga aman ditempatkan di rumah. 

7. Crown of Thorns (Euphorbia milii)

Crown of Thorns adalah sukulen yang sangat tangguh dan berbunga terus-menerus, ideal untuk mereka yang mencari tanaman dengan perawatan minimal namun tetap memberikan warna. Tanaman ini memiliki batang berduri yang khas dan menghasilkan bract kecil berwarna cerah (merah, merah muda, kuning, putih) yang menyerupai bunga. 

Dengan nama ilmiah Euphorbia milii, tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan dan dapat bertahan dalam kondisi yang kurang ideal, menjadikannya salah satu tanaman indoor yang paling mudah dirawat. 

Crown of Thorns membutuhkan cahaya terang, bahkan sinar matahari langsung, untuk berbunga dengan baik. Semakin banyak cahaya, semakin banyak bunga yang akan dihasilkan. Siram hanya ketika tanahnya benar-benar kering, karena tanaman ini lebih baik kekurangan air daripada kelebihan air. Perlu diperhatikan bahwa getah putih susu dari tanaman ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan beracun jika tertelan, jadi berhati-hatilah saat menanganinya.

Pertanyaan & Jawaban

1. Mengapa tanaman indoor cocok untuk apartemen?

Jawaban: Tanaman indoor cocok untuk apartemen karena dapat mempercantik ruangan, menyegarkan suasana, membersihkan udara dari polutan, serta dapat tumbuh dengan perawatan minimal di ruang terbatas.

2. Bunga indoor apa yang cocok untuk apartemen dengan perawatan minimal?

Jawaban: Peace Lily, Anthurium, Kalanchoe, Christmas Cactus, African Violet, Anggrek Phalaenopsis, dan Crown of Thorns adalah pilihan yang baik karena estetik dan mudah dirawat.

3. Apakah Peace Lily aman untuk hewan peliharaan?

Jawaban: Tidak, Peace Lily beracun bagi hewan peliharaan dan manusia jika tertelan karena mengandung kristal kalsium oksalat.

4. Bagaimana cara menyiram Kalanchoe agar tidak busuk?

Jawaban: Biarkan tanah mengering sepenuhnya di antara penyiraman, karena Kalanchoe adalah sukulen yang sangat toleran terhadap kekeringan dan rentan busuk akar jika terlalu banyak air.

5. Tanaman apa yang bisa membersihkan udara di apartemen?

Jawaban: Peace Lily dan Anthurium dikenal efektif dalam menghilangkan racun udara dalam ruangan seperti formaldehida dan benzena.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|