Liputan6.com, Jakarta - Menanam tanaman pangan sendiri menjadi solusi cerdas untuk memenuhi kebutuhan dapur sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga. Tidak hanya memberikan hasil yang segar, beberapa jenis tanaman pangan bahkan bisa dipanen berulang kali tanpa harus sering menanam ulang. Inilah yang membuat tanaman pangan jangka panjang semakin diminati.
Tanaman pangan yang sekali tanam bisa dipanen dalam jangka waktu lama umumnya memiliki sistem pertumbuhan yang kuat dan regeneratif. Selama perawatan dasar seperti penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan dilakukan dengan tepat, tanaman tersebut akan terus menghasilkan. Hal ini sangat menguntungkan, terutama bagi keluarga yang ingin mandiri pangan.
Keunggulan lain dari tanaman pangan jangka panjang adalah efisiensi lahan. Tanaman dapat ditanam di pekarangan rumah, kebun kecil, hingga pot besar. Dengan perencanaan yang baik, satu tanaman bisa menjadi sumber bahan makanan selama bertahun-tahun.
Berikut jenis tanaman pangan yang cukup ditanam sekali namun dapat dipanen dalam jangka panjang yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (27/1). Pembahasannya disusun panjang, runtut, dan mudah dipahami agar cocok untuk pemula maupun pecinta berkebun.
1. Singkong sebagai Sumber Karbohidrat Tahan Lama
Singkong merupakan tanaman pangan yang terkenal mudah tumbuh dan tahan terhadap kondisi lingkungan yang kurang ideal. Tanaman ini memiliki umbi yang dapat dipanen berkali-kali dengan sistem panen bertahap. Selama batang utama tidak dicabut, singkong dapat terus menghasilkan umbi baru.
Perawatan singkong tergolong sederhana dan tidak memerlukan penyiraman intensif. Tanaman ini tetap tumbuh baik meski di lahan kering atau tanah kurang subur. Pemupukan berkala akan membantu meningkatkan ukuran dan kualitas umbi.
Selain umbinya, daun singkong juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Dengan sekali tanam, singkong bisa menjadi sumber pangan jangka panjang yang multifungsi. Inilah alasan singkong sangat cocok untuk kebun rumah maupun lahan luas.
2. Pisang yang Terus Beranak dan Berbuah
Pisang adalah salah satu tanaman pangan yang sangat menguntungkan karena mampu beranak secara alami. Setelah pohon utama berbuah dan ditebang, anakan pisang akan tumbuh dan siap menghasilkan buah berikutnya. Proses ini bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa perlu tanam ulang.
Tanaman pisang cukup adaptif terhadap berbagai jenis tanah. Dengan penyiraman rutin dan pemupukan organik, pertumbuhan pisang akan optimal. Perawatan utamanya hanya membersihkan daun kering dan mengatur jumlah anakan.
Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain itu, jantung dan daun pisang juga memiliki nilai guna tinggi. Dengan sekali tanam, pisang menjadi tanaman pangan jangka panjang yang sangat produktif.
3. Daun Kelor yang Bisa Dipanen Sepanjang Tahun
Daun kelor dikenal sebagai tanaman pangan super karena kaya nutrisi dan mudah tumbuh. Tanaman ini bisa dipanen daunnya secara rutin tanpa merusak pertumbuhan utama. Bahkan, semakin sering dipangkas, daun kelor justru tumbuh lebih rimbun.
Kelor sangat tahan terhadap cuaca panas dan minim air. Tanaman ini cocok ditanam di pekarangan rumah atau lahan terbatas. Perawatannya hanya membutuhkan pemangkasan rutin dan penyiraman secukupnya.
Daun kelor dapat diolah menjadi sayur, teh herbal, hingga campuran makanan sehat. Dengan satu kali tanam, kelor bisa dipanen selama bertahun-tahun. Inilah yang menjadikan kelor pilihan ideal untuk ketahanan pangan keluarga.
4. Talas yang Umbinya Bisa Dipanen Bertahap
Talas merupakan tanaman umbi-umbian yang mampu tumbuh subur di berbagai kondisi tanah. Umbi talas dapat dipanen sebagian tanpa mencabut seluruh tanaman. Selama bagian utama tetap hidup, talas akan terus membentuk umbi baru.
Tanaman talas menyukai tanah yang lembap dan kaya bahan organik. Penyiraman rutin dan pemupukan alami akan mendukung pertumbuhan optimal. Talas juga relatif jarang terserang hama jika dirawat dengan baik.
Selain umbinya, daun talas muda juga bisa diolah menjadi sayuran. Dengan sistem panen bertahap, talas menjadi tanaman pangan yang efisien dan tahan lama. Cocok untuk kebun rumah maupun lahan pertanian kecil.
5. Pohon Pepaya yang Produktif dalam Waktu Lama
Pepaya merupakan tanaman buah yang cepat berbuah dan produktif dalam jangka panjang. Dalam waktu kurang dari satu tahun, pepaya sudah mulai menghasilkan buah. Selama batang utama sehat, pepaya dapat berbuah terus-menerus.
Perawatan pepaya tergolong mudah dan tidak memerlukan lahan luas. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan penyiraman teratur. Pemupukan berkala akan membantu menjaga produktivitas buah.
Buah pepaya bisa dipanen sesuai tingkat kematangan yang diinginkan. Selain buah matang, pepaya muda juga dapat dijadikan sayuran. Dengan sekali tanam, pepaya mampu menjadi sumber pangan jangka panjang.
6. Daun Katuk yang Terus Tumbuh Setelah Dipetik
Daun katuk dikenal sebagai sayuran hijau yang mudah dibudidayakan dan cepat tumbuh kembali. Tanaman ini bisa dipanen daunnya secara rutin tanpa harus menanam ulang. Pemangkasan justru merangsang pertumbuhan daun baru.
Katuk sangat cocok ditanam di pekarangan atau pot besar. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan rumit dan cukup tahan terhadap hama. Penyiraman rutin dan pupuk organik sudah cukup untuk menjaga kesuburannya.
Daun katuk sering dimanfaatkan sebagai sayur dan dikenal baik untuk kesehatan. Dengan sekali tanam, katuk bisa dipanen dalam jangka panjang. Hal ini membuatnya ideal untuk kebun pangan keluarga.
7. Pohon Sukun yang Berbuah Bertahun-tahun
Sukun merupakan tanaman pangan penghasil buah berkarbohidrat tinggi. Setelah tumbuh besar, pohon sukun dapat berbuah secara rutin setiap tahun. Tanaman ini cocok untuk jangka panjang karena usia produktifnya sangat lama.
Perawatan pohon sukun relatif mudah setelah tanaman mapan. Pohon ini tahan terhadap cuaca tropis dan jarang terserang penyakit serius. Penyiraman alami dari hujan sudah cukup untuk menunjang pertumbuhan.
Buah sukun dapat diolah menjadi berbagai makanan pengganti nasi. Dengan satu kali tanam, pohon sukun bisa menjadi sumber pangan keluarga selama puluhan tahun. Inilah keunggulan utama tanaman pangan jangka panjang.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah tanaman pangan jangka panjang cocok untuk pekarangan sempit?
Ya, beberapa tanaman seperti kelor dan katuk sangat cocok untuk lahan terbatas.
2. Apakah perlu perawatan khusus agar tanaman bisa dipanen lama?
Cukup perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan.
3. Berapa lama tanaman pangan mulai bisa dipanen?
Tergantung jenisnya, mulai dari beberapa bulan hingga satu tahun.
4. Apakah tanaman ini cocok untuk pemula?
Sangat cocok karena perawatannya mudah dan risiko gagal rendah.

5 days ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489817/original/060182500_1769934694-ALBA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488065/original/098648900_1769702710-Persebaya_Surabaya_vs_Dewa_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489815/original/061708800_1769933719-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_15.09.47__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489875/original/060739600_1769941602-Sore_Ini_Kita_Harus_Menang__Come_On_Borneo______BorneoFC__Samarinda__Manyala__SuperLeague.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489860/original/010940300_1769940543-large_dion_sut_44fab28fa7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)