Buah Apa yang Cepat Berbuah untuk Depan Rumah? Ini 8 Rekomendasinya

3 days ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah di pekarangan rumah kini menjadi pilihan menarik bagi banyak orang. Selain dapat mempercantik tampilan hunian, memiliki tanaman buah sendiri juga menyediakan sumber pangan segar dan sehat untuk keluarga. Aktivitas berkebun ini memberikan kepuasan pribadi sekaligus menciptakan suasana asri dan sejuk di lingkungan sekitar rumah.

Banyak yang mengira menanam buah memerlukan lahan luas, padahal ada beragam jenis buah yang cocok ditanam di area depan rumah, bahkan dalam pot. Keberhasilan panen sangat bergantung pada pemilihan jenis buah yang tepat, termasuk ukuran pohon, kebutuhan sinar matahari, jenis tanah, dan ketahanan terhadap hama.

Bagi Anda yang menginginkan hasil cepat, memilih buah yang dikenal cepat berbuah adalah kuncinya. Berikut delapan rekomendasi buah yang dapat Anda tanam di depan rumah dan relatif cepat menghasilkan, sehingga Anda bisa segera menikmati panen segar dari kebun sendiri.

Jeruk Nipis

Jeruk nipis merupakan salah satu buah yang sangat direkomendasikan untuk ditanam di depan rumah karena ukurannya tidak terlalu besar. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik, baik di pot maupun langsung di tanah, dengan daun hijau segar dan buah yang menarik saat mulai matang. Jeruk nipis juga relatif mudah dirawat, bahkan oleh pemula, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Tanaman jeruk nipis dikenal mudah ditanam dan cepat berbuah, terutama jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi. Bibit vegetatif ini memiliki keunggulan berupa masa berbuah yang lebih cepat, seringkali dapat dipanen dalam waktu 1–2 tahun setelah penanaman. Secara umum, jeruk nipis mulai berbuah setelah 2-3 tahun penanaman.

Untuk perawatan, jeruk nipis membutuhkan sinar matahari penuh dan media tanam yang kaya bahan organik dengan drainase yang baik. Penyiraman rutin sangat penting, terutama saat musim kemarau, untuk mendukung proses pembentukan buah. Pemupukan yang tepat dan berkala akan merangsang tanaman rajin berbuah sepanjang tahun, sementara pemangkasan teratur diperlukan agar tajuk pohon tetap terkontrol.

Jambu Air

Jambu air menjadi pilihan populer untuk ditanam di depan rumah karena tajuknya bisa dibentuk rapi dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Buahnya tumbuh bergerombol, terlihat menarik saat berbuah, dan berasal dari Asia Tenggara. Tanaman ini tergolong dalam suku Myrtaceae, atau jambu-jambuan.

Keunggulan utama jambu air adalah masa panennya yang relatif singkat, bahkan dalam kondisi optimal, tanaman bisa berbuah beberapa kali dalam setahun. Bibit vegetatif seperti cangkok, okulasi, atau stek akan lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji. Sebagai contoh, varietas jambu air Citra dapat dipanen hingga tiga kali dalam setahun.

Jambu air tumbuh baik pada ketinggian antara 5–500 meter di atas permukaan laut dan menghendaki pencahayaan matahari langsung sekitar 40-80 persen dalam sehari. Suhu optimal bagi perkembangannya berkisar 10-28°C dengan tingkat kelembaban 50-80%. Kombinasi penyiraman teratur, pemupukan tepat, dan sinar matahari yang cukup akan mempercepat proses pembuahan.

Pepaya

Pepaya adalah buah tropis yang kaya akan vitamin dan mineral, sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sehari-hari. Tanaman pepaya aslinya berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat, kini banyak dibudidayakan di berbagai wilayah beriklim tropis.

Varietas pepaya California dikenal sebagai jenis unggul dan berumur genjah, dapat dipanen setelah berumur 8–9 bulan. Pohon pepaya dapat terus berbuah hingga mencapai usia empat tahun, dan dalam satu bulan, panen bisa dilakukan hingga empat kali.

Budidaya pepaya tidaklah sulit jika mengetahui trik yang tepat. Pepaya tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian 500 sampai 1000 meter di atas permukaan laut, pada tanah gembur, subur, dan banyak mengandung humus. Penanaman bibit dilakukan saat musim hujan, dengan lubang tanam berkedalaman 30-50 cm dan jarak tanam sekitar 2-3 meter antar tanaman. Penyiraman dilakukan pagi atau sore hari sampai tanaman berumur 1,5 bulan setelah pindah tanam. Pemilihan bibit berkualitas, jarak tanam yang tepat, pemberian pupuk yang cukup, penyiraman teratur, dan pemangkasan rutin adalah kunci agar pepaya berbuah lebat.

Buah Naga

Buah naga merupakan jenis tumbuhan kaktus yang memiliki kemampuan menyimpan air di batangnya, menjadikannya tanaman yang tangguh. Buah eksotis ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga dapat membawa keuntungan besar jika dibudidayakan dengan benar.

Tanaman buah naga umumnya mulai berbuah sekitar 12 hingga 15 bulan setelah penanaman. Masa berbuah yang relatif cepat ini menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin segera menikmati hasil panen dari kebun rumah.

Untuk perawatannya, pilihlah lokasi tanam yang mendapat sinar matahari cukup dan bersih dari rumput, karena kondisi terlalu basah dan kurang sinar matahari dapat menyebabkan batang membusuk. Media tanam jangan terlalu padat agar tidak lama menyimpan air, dan gunakan bibit yang sudah berusia sekitar 2 bulan. Penting juga untuk membuat tiang penyangga batang buah naga yang ditanam sedalam 50 cm agar kokoh. Pemangkasan perlu dilakukan untuk mencegah cabang terus tumbuh dan merangsang munculnya tunas baru. Di awal pertumbuhan, buah naga memerlukan naungan sekitar 50% yang bisa dibuat dengan paranet, daun kelapa, atau anyaman bambu.

Stroberi

Stroberi adalah buah berukuran mungil yang sangat cocok untuk berkebun di lahan sempit, termasuk di depan rumah atau dalam pot. Tanaman ini tidak membutuhkan ruang yang luas dan dapat memberikan sentuhan hijau yang indah pada pekarangan Anda.

Stroberi termasuk tanaman buah yang cepat panen, menjadikannya pilihan ideal bagi para pekebun yang tidak sabar menunggu hasil. Meskipun informasi spesifik mengenai masa berbuah yang sangat detail tidak selalu tersedia, reputasinya sebagai tanaman cepat panen sudah dikenal luas.

Secara umum, stroberi dikenal sebagai tanaman yang mudah dirawat. Meskipun data spesifik mengenai perawatan untuk mempercepat pembuahan tidak disebutkan secara rinci, penyiraman teratur, pencahayaan yang cukup, dan media tanam yang subur adalah kunci keberhasilan budidaya stroberi di rumah.

Anggur

Anggur adalah tanaman buah yang tidak hanya menghasilkan buah lezat, tetapi juga dapat memberikan kesan indah dan menarik jika penanamannya ditata dengan rapi. Tanaman merambat ini bisa menjadi elemen dekoratif yang menawan di depan rumah.

Budidaya anggur di iklim tropis memungkinkan panen tanpa mengenal musim, menjadikannya tanaman buah yang produktif sepanjang tahun. Anggur termasuk dalam kategori tanaman buah cepat panen, sehingga Anda tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menikmati hasilnya.

Merawat tanaman anggur cukup mudah, dengan faktor terpenting dalam proses penanaman adalah pemangkasan yang tepat. Pupuk anorganik dengan kandungan nitrogen, fosfat, dan kalium dapat digunakan sebagai pupuk susulan untuk mempercepat pertumbuhan dan pembuahan.

Sirsak

Sirsak adalah tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis, menghasilkan buah dengan rasa unik yang kaya akan vitamin C, serat, dan potasium. Buah ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki beragam manfaat kesehatan.

Untuk mempercepat masa berbuah, bibit hasil cangkok atau okulasi sangat disarankan. Bibit dari biji umumnya baru akan berbuah setelah 4 hingga 5 tahun, sedangkan bibit vegetatif dapat menghasilkan buah lebih cepat.

Sirsak dapat tumbuh di dataran mana saja, namun lebih baik jika ditanam di tempat yang lembab, biasanya di ketinggian 1000 mdpl. Jika ditanam di dataran rendah, sirsak masih bisa tumbuh baik asalkan kelembaban tanah diperhatikan dan kadar keasaman tanah ber-pH 6-7. Pohon sirsak membutuhkan sinar matahari penuh, minimal 6-8 jam per hari. Lahan harus diolah sampai gembur, dan lubang tanam dibuat 2-4 minggu sebelum penanaman dengan ukuran 50x50x50 cm.

Pisang

Pisang adalah buah yang sangat populer dan banyak dikonsumsi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Menanam pisang di depan rumah dapat menjadi sumber buah segar yang praktis dan mudah dijangkau.

Meskipun informasi spesifik mengenai masa berbuah pisang tidak selalu ditemukan dalam data ringkas, ada berbagai tips untuk mempercepat pembuahan. Pisang umumnya dikenal sebagai tanaman yang relatif cepat menghasilkan buah dalam kondisi perawatan yang optimal.

Perawatan pisang membutuhkan lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh setidaknya selama 6-8 jam per hari. Penting untuk memperhatikan ketinggian tempat budidaya, melakukan pembibitan dari tunas, menggunakan media tanam terbaik, serta pengolahan media tanam dan teknik penanaman yang benar. Penyiraman, pemupukan, dan penyepraian harus dilakukan secara rutin. Penjarangan anakan pisang, pengurangan daun, dan pemangkasan pelepah serta daun yang sudah mengering juga perlu dilakukan untuk menjaga produktivitas tanaman.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Buah apa saja yang cepat berbuah dan cocok ditanam di depan rumah?

Beberapa buah yang cepat berbuah dan cocok ditanam di depan rumah antara lain jeruk nipis, jambu air, pepaya, buah naga, stroberi, anggur, sirsak, dan pisang. Jenis buah ini relatif mudah dirawat, tidak membutuhkan lahan luas, dan sebagian besar bisa ditanam dalam pot.

2. Berapa lama tanaman buah bisa mulai berbuah setelah ditanam?

Waktu berbuah bervariasi tergantung jenis tanaman dan bibit yang digunakan. Tanaman seperti pepaya dapat berbuah dalam 8–9 bulan, buah naga sekitar 12–15 bulan, dan jeruk nipis 1–3 tahun. Penggunaan bibit cangkok atau okulasi umumnya mempercepat masa berbuah dibandingkan bibit dari biji.

3. Apakah menanam buah di pot bisa menghasilkan panen optimal?

Ya, menanam buah di pot tetap bisa menghasilkan panen optimal asalkan ukuran pot cukup besar, media tanam subur, serta perawatan dilakukan secara rutin. Buah seperti jeruk nipis, stroberi, kumquat, dan cabai sangat cocok ditanam di pot di area depan rumah.

4. Faktor apa yang mempengaruhi cepat atau lambatnya tanaman buah berbuah?

Beberapa faktor penting meliputi jenis bibit, intensitas sinar matahari, kualitas media tanam, penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan. Tanaman yang mendapatkan cahaya matahari cukup dan nutrisi seimbang cenderung lebih cepat berbunga dan berbuah.

5. Bagaimana cara merawat tanaman buah agar cepat berbuah dan produktif?

Perawatan meliputi penyiraman teratur, pemupukan sesuai fase pertumbuhan, pemangkasan tajuk atau tunas yang tidak produktif, serta pengendalian hama dan penyakit. Selain itu, pastikan tanaman ditanam di lokasi dengan sinar matahari penuh agar proses pembungaan dan pembuahan berjalan optimal.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|