Buah Apa yang Cocok Ditanam di Halaman Belakang? Berikut 10 Tanaman Favorit Keluarga

3 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang? Pertanyaan ini sering muncul bagi pemilik rumah yang ingin memanfaatkan lahan kosong sebagai sumber pangan mandiri sekaligus peneduh alami. Menanam pohon buah di rumah tidak hanya memberikan pasokan vitamin segar secara gratis, tetapi juga membantu menurunkan suhu udara di sekitar hunian agar lebih sejuk dan asri.

Memilih tanaman yang tepat sangat krusial, terutama jika Anda memiliki lahan terbatas atau khawatir akar tanaman akan merusak struktur bangunan. Beberapa varietas buah modern kini tersedia dalam bentuk kerdil atau bisa ditanam dengan teknik Tabulampot (Tanaman Buah dalam Pot), sehingga tetap produktif meskipun di area sempit.

Selain faktor estetika, keberadaan kebun buah mini di belakang rumah juga mendukung keberlangsungan ekosistem lingkungan dengan menyerap polutan udara. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa menciptakan sudut hijau yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga dan mempercantik eksterior rumah Anda melalui pemilihan bibit yang berkualitas.

1. Jambu Air

Menentukan buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang seringkali dimulai dengan memilih tanaman yang aman bagi struktur rumah. Jambu air menjadi pilihan utama karena memiliki sistem akar serabut yang cenderung tidak agresif sehingga tidak merusak pondasi dinding atau pipa air di bawah tanah. Selain faktor keamanan bangunan, pohon jambu air juga tumbuh rimbun sehingga memberikan peneduh yang maksimal bagi area teras atau tempat bersantai keluarga di sore hari.

Perawatan tanaman ini relatif mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus bagi pemula di bidang berkebun. Anda cukup melakukan penyiraman rutin setiap pagi dan sore, serta melakukan pemangkasan berkala agar tinggi pohon tetap terkendali dan tidak menutupi atap rumah. Pemangkasan juga berfungsi untuk merangsang tumbuhnya tunas baru yang akan membawa bunga, sehingga pohon akan lebih rajin berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim.

Varietas unggulan seperti jambu air Citra atau Dalhari sangat direkomendasikan karena memiliki rasa yang sangat manis dan daging buah yang tebal. Jika Anda membeli bibit hasil cangkok atau okulasi, tanaman ini biasanya akan mulai belajar berbuah dalam hitungan bulan saja. Dengan pemupukan organik yang tepat, satu pohon jambu air di halaman belakang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan buah segar bagi seluruh anggota keluarga.

2. Jeruk

Tanaman jeruk merupakan opsi yang sangat fleksibel bagi pemilik rumah yang ingin menghijaukan halaman belakang tanpa repot. Pohon jeruk dikenal memiliki adaptasi yang baik, baik itu ditanam langsung di tanah maupun menggunakan metode pot atau tabulampot jika lahan sangat terbatas. Selain menghasilkan buah yang kaya akan vitamin C, pohon jeruk juga memiliki tampilan visual yang cantik dengan daun hijau mengkilap yang sedap dipandang mata.

Keunggulan lain dari menanam jeruk adalah aroma bunganya yang sangat wangi dan menyegarkan saat musim berbunga tiba. Aroma alami ini dapat berfungsi sebagai terapi relaksasi bagi Anda saat bersantai di area belakang rumah. Pohonnya yang cenderung pendek dan rimbun juga memudahkan dalam proses perawatan harian, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama yang mungkin menyerang daun.

Ada banyak varietas yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari jeruk nipis dan jeruk purut untuk keperluan dapur, hingga jeruk siam atau jeruk keprok untuk dikonsumsi langsung. Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari penuh, jadi pastikan halaman belakang Anda tidak tertutup bayangan bangunan yang terlalu gelap. Dengan perawatan minimal, pohon jeruk akan memberikan pasokan buah yang stabil sepanjang tahun.

3. Pepaya California

Pepaya California adalah jawaban bagi Anda yang menginginkan hasil panen dalam waktu singkat tanpa harus menunggu bertahun-tahun. Berbeda dengan pohon pepaya tradisional yang tumbuh sangat tinggi, varietas California memiliki postur batang yang jauh lebih pendek sehingga sangat memudahkan proses pemanenan. Keuntungan ini sangat terasa jika halaman belakang Anda berdekatan dengan kabel listrik atau struktur bangunan yang tinggi.

Tanaman ini tidak membutuhkan lahan yang luas karena pola pertumbuhannya yang cenderung tegak lurus ke atas dengan tajuk daun yang tidak terlalu melebar. Hal ini memungkinkan Anda untuk menanam lebih dari satu pohon di area yang terbatas tanpa saling menghalangi pertumbuhan. Pepaya juga termasuk tanaman produktif yang menghasilkan buah secara terus-menerus tanpa tergantung pada musim tertentu di Indonesia.

Buah pepaya California disukai karena rasanya yang manis, dagingnya yang merah pekat, serta teksturnya yang renyah dan tidak lembek. Selain buahnya, bunga dan daun pepaya juga sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan bagi masyarakat lokal. Dengan menanam pepaya di halaman belakang, Anda mendapatkan paket lengkap sumber nutrisi dari batang bawah hingga pucuk daunnya.

4. Sawo

Sawo merupakan salah satu tanaman buah paling tangguh yang sangat cocok ditanam di area perkotaan dengan cuaca yang seringkali panas. Karakteristik pohon sawo yang memiliki daun hijau gelap, tebal, dan sangat rapat membuatnya sangat efektif sebagai penyaring debu serta peneduh alami. Pohon sawo juga memiliki pertumbuhan yang lambat namun pasti, sehingga Anda tidak perlu terlalu sering melakukan pemangkasan besar.

Akar tanaman sawo bersifat ramah terhadap struktur bangunan, menjadikannya pilihan aman untuk ditanam di dekat dinding rumah atau pagar pembatas. Tanaman ini juga dikenal memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan hama dan penyakit dibandingkan pohon buah lainnya. Meskipun Anda jarang melakukan penyiraman saat musim kemarau, pohon sawo biasanya tetap mampu bertahan hidup dan tetap hijau.

Buah sawo memiliki rasa manis yang khas seperti karamel dengan tekstur daging yang lembut saat sudah matang sempurna. Buah ini sangat disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa sebagai pencuci mulut yang sehat setelah makan. Menanam sawo di halaman belakang memberikan kesan taman klasik yang tenang dan produktif dalam jangka waktu yang sangat panjang.

5. Anggur

Bagi Anda yang bertanya buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang dengan lahan ekstra sempit atau bahkan sudah dicor semen, anggur adalah jawabannya. Tanaman anggur bersifat merambat, sehingga Anda hanya memerlukan sedikit lubang tanam atau pot besar untuk menumbuhkannya. Anda bisa memanfaatkan pagar, dinding, teralis, atau bahkan membangun kanopi khusus sebagai tempat merambatnya dahan-dahan anggur.

Pemanfaatan ruang vertikal ini membuat anggur menjadi tanaman yang sangat efisien secara tata ruang namun tetap memberikan kesan mewah pada eksterior rumah. Selain menghasilkan buah yang lezat, daun anggur yang rimbun di atas para-para akan menciptakan atap alami yang membuat halaman belakang terasa sejuk di bawahnya. Anda bisa menanam varietas anggur meja seperti Jupiter atau Ninell yang sudah terbukti adaptif dengan iklim tropis.

Proses perawatan anggur memerlukan sedikit perhatian pada pemangkasan untuk mengatur arah rambatan dan memicu munculnya bunga. Namun, kepuasan saat melihat dompolan buah anggur bergelantungan di atas kepala adalah pengalaman berkebun yang sangat luar biasa. Dengan teknik penyiraman dan pemupukan yang rutin, anggur bisa menjadi primadona yang mempercantik hunian sekaligus memberikan panen yang berlimpah.

6. Jambu Biji

Jambu biji, khususnya varietas kristal yang memiliki tekstur renyah dan biji yang sangat sedikit, kini menjadi favorit banyak pemilik hunian. Tanaman ini dikenal sangat bandel dan mudah beradaptasi di berbagai jenis kondisi tanah serta cuaca, baik di dataran rendah maupun tinggi. Pertumbuhannya yang cepat membuat Anda tidak perlu menunggu lama untuk melihat tanaman ini mulai berbunga dan menghasilkan buah.

Kandungan nutrisi dalam jambu biji, terutama vitamin C dan antioksidan, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan banyak buah populer lainnya. Memiliki pohon ini di halaman belakang berarti Anda selalu memiliki akses ke makanan fungsional yang baik untuk meningkatkan sistem imun keluarga. Anda juga bisa mengatur ukuran pohonnya agar tetap pendek seperti perdu melalui teknik pemangkasan rutin tanpa mengurangi produktivitas buahnya.

Pohon jambu biji juga relatif tahan terhadap serangan hama jika dibandingkan dengan pohon buah manis lainnya. Daunnya yang rimbun juga memiliki manfaat kesehatan sebagai obat herbal tradisional untuk masalah pencernaan. Dengan menanam jambu biji kristal, Anda mendapatkan kombinasi antara kemudahan perawatan, kecepatan panen, dan manfaat kesehatan yang sangat beragam.

7. Belimbing Manis

Belimbing manis sering dianggap sebagai tanaman "estetik" karena bentuk percabangannya yang unik dan buahnya yang menggantung secara artistik. Pohon ini sangat cocok bagi halaman belakang yang terpapar sinar matahari penuh karena sinar matahari langsung akan mengoptimalkan rasa manis pada buahnya. Ukuran pohonnya bisa diatur sesuai dengan luas lahan yang tersedia melalui manajemen pemangkasan yang tepat.

Tanaman ini bersifat produktif sepanjang tahun dan seringkali menghasilkan buah yang sangat banyak dalam satu dahan. Bunga belimbing yang berwarna ungu kecil juga menambah keindahan halaman belakang saat musim berbunga tiba. Selain sebagai buah meja, belimbing juga sangat menyegarkan jika diolah menjadi jus atau campuran rujak bagi keluarga saat berkumpul di akhir pekan.

Salah satu tantangan dalam menanam belimbing adalah perlunya pembungkusan buah sejak dini untuk menghindari serangan lalat buah. Namun, proses ini sangat sepadan dengan kualitas buah yang akan didapatkan: bersih, besar, dan sangat manis. Pohon belimbing yang sudah dewasa juga memberikan naungan yang cukup sejuk untuk meletakkan kursi taman di bawahnya.

9. Kelengkeng 

Dahulu kelengkeng hanya bisa berbuah di daerah dingin, namun kini memilih kelengkeng sebagai jawaban buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang sangatlah mungkin berkat varietas dataran rendah. Jenis seperti kelengkeng Pingpong atau Kristalin terbukti dapat berbuah lebat di daerah panas dengan kualitas buah yang sangat manis dan daging tebal. Pohonnya juga bisa dikerdilkan agar tetap proporsional dengan luas halaman rumah Anda.

Pohon kelengkeng memiliki tajuk yang bulat dan indah, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai titik fokus (centerpiece) dalam desain taman belakang. Daunnya yang tidak mudah rontok menjaga kebersihan halaman belakang agar tidak banyak sampah daun yang berserakan. Saat musim berbuah, dompolan buah kelengkeng yang coklat keemasan akan terlihat sangat kontras dan menarik di antara dedaunan hijau. 

9. Mangga (Varietas Kerdil)

Memilih mangga sebagai jawaban atas buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang memerlukan ketelitian dalam pemilihan jenis bibit agar tidak membebani kapasitas lahan. Varietas mangga kerdil seperti Irwin atau mangga yang ditanam dari bibit hasil okulasi memungkinkan Anda memiliki pohon mangga yang pendek namun sangat produktif. Hal ini sangat penting untuk memastikan pohon tidak tumbuh liar menembus kabel listrik atau atap tetangga.

Pohon mangga memberikan kualitas naungan atau peneduh yang paling baik di antara pohon buah lainnya karena karakter daunnya yang lebar dan sangat rapat. Di bawah rindangnya pohon mangga, suhu udara bisa turun secara signifikan, menciptakan mikroiklim yang sejuk di area rumah Anda. Meskipun buahnya musiman, kehadiran pohon mangga memberikan struktur hijau yang kuat bagi lanskap halaman belakang sepanjang tahun.

Saat musim panen tiba, mangga hasil petik sendiri memiliki kualitas rasa dan kesegaran yang tidak bisa ditandingi oleh mangga yang dibeli di pasar. Anda bisa memastikan proses pematangannya terjadi secara alami tanpa penggunaan zat karbit. Menanam mangga di rumah juga memberikan kenangan manis bagi anak-anak saat mereka ikut serta dalam proses memanen buah yang bergelantungan.

10. Pisang Cavendish Mini

Pisang Cavendish mini merupakan pilihan modern bagi mereka yang ingin memiliki pohon pisang namun terkendala lahan yang sempit. Berbeda dengan pisang lokal yang pohonnya sangat besar dan mudah roboh, varietas mini ini tumbuh cukup pendek namun menghasilkan sisir pisang yang berkualitas ekspor. Pertumbuhannya yang cepat membuat Anda bisa menikmati hasilnya dalam waktu sekitar satu tahun saja.

Tanaman pisang sangat efektif dalam memberikan kesan taman tropis yang instan karena ukuran daunnya yang lebar dan dramatis. Selain buahnya, jantung pisang juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan sayuran yang lezat. Pisang cavendish mini juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap penyakit layu pisang yang sering menyerang varietas tradisional.

Penting untuk memperhatikan pertumbuhan tunas baru agar rumpun pisang tidak terlalu padat dan memenuhi halaman belakang. Anda sebaiknya menyisakan 2-3 batang dalam satu rumpun untuk memastikan nutrisi terserap maksimal oleh batang utama yang sedang berbuah. Dengan pemupukan organik yang intensif, satu sudut kecil di halaman belakang sudah cukup untuk menghasilkan pasokan pisang berkualitas tinggi bagi keluarga.

FAQ (Tanya Jawab Singkat)

Buah apa yang cocok ditanam di halaman belakang yang sempit?

Anggur, buah tin, dan jeruk nipis dalam pot adalah pilihan terbaik karena hemat ruang dan bisa berbuah maksimal meski di lahan terbatas.

Apakah ada pohon buah yang tidak merusak pondasi rumah?

Ya, jambu air dan sawo memiliki akar serabut yang cenderung tidak agresif sehingga aman jika ditanam dekat dengan dinding bangunan.

Buah apa yang paling cepat panen untuk pemula?

Pepaya California dan murbei adalah pilihan tercepat karena biasanya bisa dipanen dalam waktu kurang dari satu tahun setelah penanaman.

Bagaimana cara menanam buah di lahan yang sudah disemen atau beton?

Gunakan metode Tabulampot (Tanaman Buah dalam Pot) dengan menggunakan pot besar diameter 50-60 cm dan media tanam yang kaya nutrisi.

Tanaman buah apa yang butuh sedikit sinar matahari?

Sebagian besar buah butuh matahari penuh, namun belimbing manis dan jambu air masih bisa berbuah cukup baik di area yang mendapatkan sinar matahari parsial.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|