Liputan6.com, Jakarta - Memiliki peralatan masak yang bersih dan terawat adalah impian setiap rumah tangga. Namun, seringkali aktivitas memasak meninggalkan noda gosong yang membandel pada wajan. Noda ini jelas mengganggu penampilan, termasuk bisa memengaruhi kualitas masakan. Kerak gosong yang dibiarkan dapat memperpendek usia pakai wajan dan membuatnya terlihat tidak menarik.
Masalah wajan gosong sering dianggap sulit diatasi, bahkan membuat sebagian orang berpikir untuk mengganti wajan baru. Padahal, dengan beberapa penanganan mudah menggunakan sejumlah bahan dapur, wajan gosong dapat kembali bersih dan kinclong. Anda pun tidak lagi kesulitan membersihkannya, karena kerak akan rontok dengan sendirinya.
Untuk itu, bagi yang ingin memiliki wajan atau alat masak yang kembali tampak seperti baru, agaknya Anda perlu memperhatikan cara-cara mudah membersihkannya berikut, dirangkum Liputan6, Rabu (28/1).
Masalah Wajan Gosong yang Sering Ditemui
Wajan gosong merupakan masalah umum di dapur yang sering disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan suhu api yang tidak sesuai. Penggunaan api yang terlalu besar dapat membuat wajan cepat gosong dan menimbulkan kerak hitam. Panas berlebih ini menyebabkan sisa makanan atau minyak menempel kuat pada permukaan wajan, kemudian mengeras menjadi lapisan kerak yang sulit dihilangkan.
Jika dibiarkan, kerak gosong pada wajan dapat menimbulkan dampak negatif. Kerak yang menumpuk tidak hanya merusak tampilan wajan, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja wajan itu sendiri. Permukaan wajan yang tidak rata akibat kerak dapat membuat masakan menempel, sehingga proses memasak menjadi kurang efektif dan hasil masakan tidak optimal.
Selain masalah tampilan dan fungsi, wajan yang gosong dan berkerak juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Residu makanan yang terbakar dan menempel pada wajan dapat bercampur dengan masakan berikutnya, memengaruhi rasa dan aroma makanan. Penggunaan wajan yang sudah aus atau rusak lapisannya lebih rentan terhadap kerak, yang pada akhirnya dapat memperpendek umur pakai wajan dan memerlukan penggantian lebih cepat.
Gunakan Sabun Cuci Lalu Gosok dengan Spons
Membersihkan wajan gosong dapat dimulai dengan metode sederhana menggunakan sabun cuci piring dan air panas. Cara ini efektif untuk kerak yang belum terlalu membandel atau sebagai langkah awal sebelum menggunakan metode lain. Prosesnya melibatkan perendaman wajan dengan air panas segera setelah digunakan, lalu menambahkan sabun pencuci piring untuk membantu melembabkan kerak yang menempel.
Setelah perendaman, kerak hitam akan menjadi lebih lunak, memudahkan proses pengangkatan. Penggosokan dapat dilakukan dengan spons cuci piring atau sikat lembut, dengan gerakan yang kuat namun terukur. Penting untuk tidak menggunakan alat penggosok yang terlalu kasar, terutama pada wajan anti lengket, karena dapat merusak lapisan permukaan wajan.
Metode ini cocok untuk membersihkan noda gosong ringan hingga sedang. Untuk hasil yang lebih maksimal, perendaman dapat dilakukan selama beberapa jam atau semalaman. Setelah kerak terangkat, wajan dibilas hingga bersih dengan air mengalir. Penggunaan sabun cuci piring membantu menghilangkan sisa minyak dan lemak, menjadikan wajan bersih dan siap digunakan kembali.
Gunakan Baking Soda dan Cuka
Kombinasi baking soda dan cuka merupakan solusi ampuh untuk membersihkan kerak wajan gosong yang membandel. Baking soda memiliki sifat abrasif ringan, sementara cuka mengandung asam asetat yang efektif melarutkan noda dan kerak. Perpaduan kedua bahan ini menciptakan reaksi kimia yang membantu melonggarkan ikatan kerak pada permukaan wajan.
Langkah pertama adalah menuangkan cuka ke dasar wajan yang gosong, lalu mendiamkannya selama beberapa menit. Setelah itu, tambahkan baking soda ke dalam wajan yang sudah berisi cuka. Reaksi buih akan muncul, menandakan kedua bahan tersebut bekerja melunakkan kerak. Untuk kerak yang sangat tebal, campuran cuka dan air dapat dididihkan dalam wajan selama beberapa menit sebelum ditambahkan baking soda.
Setelah didiamkan atau direbus, kerak yang melunak dapat digosok menggunakan spons, sikat, atau spatula kayu. Sifat abrasif dari baking soda akan membantu mengangkat sisa-sisa kerak yang masih menempel. Setelah proses penggosokan, wajan dibilas bersih dengan air mengalir dan sabun cuci piring untuk menghilangkan sisa bahan pembersih dan noda yang tersisa.
Gunakan Lemon dan Garam
Lemon dan garam juga dapat menjadi kombinasi efektif untuk membersihkan wajan gosong, memanfaatkan sifat asam dari lemon dan tekstur abrasif dari garam. Lemon mengandung asam sitrat yang membantu melarutkan noda, sementara garam bertindak sebagai agen penggosok alami yang membantu mengangkat kerak. Metode ini merupakan alternatif alami yang aman untuk peralatan masak.
Untuk menerapkan metode ini, taburkan garam secara merata pada area wajan yang gosong. Kemudian, potong lemon menjadi dua bagian dan gunakan salah satu potongan lemon untuk menggosok garam pada permukaan wajan. Tekanan saat menggosok dengan lemon akan melepaskan sari asam yang bercampur dengan garam, menciptakan pasta pembersih yang efektif.
Gosok area gosong dengan gerakan melingkar dan tekanan yang cukup hingga kerak mulai terangkat. Untuk noda yang lebih membandel, biarkan campuran lemon dan garam menempel pada wajan selama beberapa waktu sebelum digosok kembali. Setelah kerak terlepas, bilas wajan dengan air bersih dan cuci menggunakan sabun cuci piring untuk menghilangkan sisa-sisa lemon, garam, dan noda.
Bisa Pakai Sitrun dan Cuka Murni
Sitrun, atau asam sitrat, bersama dengan cuka murni, menawarkan solusi pembersihan yang kuat untuk kerak wajan yang sulit dihilangkan. Asam sitrat dalam sitrun dikenal efektif dalam melarutkan noda dan kerak, terutama ketika dikombinasikan dengan sifat asam dari cuka. Metode ini sering digunakan untuk mengatasi kerak yang sudah mengeras.
Salah satu cara penggunaan adalah dengan menaburkan bubuk sitrun secara merata pada bagian wajan yang gosong. Setelah itu, tuangkan cuka murni di atas bubuk sitrun hingga seluruh area gosong terbasahi. Reaksi antara sitrun dan cuka akan mulai melunakkan kerak. Untuk meningkatkan efektivitas, beberapa metode menyarankan untuk memanaskan campuran ini di dalam wajan.
Setelah didiamkan selama beberapa waktu, biasanya sekitar 30 menit atau lebih, kerak akan melunak dan lebih mudah diangkat. Penggosokan dapat dilakukan dengan sikat, spons, atau bahkan sabut kawat untuk kerak yang sangat tebal, namun tetap perlu berhati-hati agar tidak merusak permukaan wajan. Setelah kerak terlepas, wajan dibilas bersih dan dicuci dengan sabun cuci piring.
Gunakan Pasta Gigi Putih Non Gel
Pasta gigi putih non-gel dapat menjadi bahan pembersih alternatif untuk kerak wajan gosong, terutama karena kandungan silika halus di dalamnya. Silika merupakan agen abrasif ringan yang berfungsi sebagai pembersih alami, membantu mengikis noda tanpa merusak permukaan wajan secara berlebihan. Metode ini cukup sederhana dan dapat dicoba dengan bahan yang mudah ditemukan di rumah.
Untuk membersihkan wajan dengan pasta gigi, oleskan pasta gigi putih non-gel secara merata pada area wajan yang gosong dan berkerak. Pastikan seluruh bagian yang bernoda tertutup lapisan pasta gigi. Setelah dioleskan, biarkan pasta gigi menempel pada wajan selama beberapa menit agar kandungan abrasifnya dapat bekerja melunakkan kerak.
Setelah didiamkan, gosok area tersebut dengan spons lembut atau sikat. Gerakan menggosok akan membantu partikel silika dalam pasta gigi mengangkat kerak dan noda gosong. Untuk kerak yang lebih tebal, proses penggosokan mungkin perlu diulang beberapa kali atau didiamkan lebih lama. Setelah kerak terangkat, bilas wajan hingga bersih dengan air dan cuci menggunakan sabun cuci piring.
Tips Perawatan agar Wajan Tidak Gosong Meski Sering Digunakan
Merawat wajan secara rutin merupakan langkah penting untuk mencegah timbulnya kerak gosong dan memperpanjang usia pakai peralatan masak. Kebiasaan perawatan yang baik dapat menjaga wajan tetap bersih dan kinclong, bahkan dengan penggunaan yang sering. Pencegahan selalu lebih baik daripada membersihkan noda yang sudah membandel.
- Gunakan Api Sedang: Memasak dengan api sedang membantu mencegah makanan menempel dan mengurangi risiko terbentuknya kerak.
- Bersihkan Segera Setelah Digunakan: Segera cuci wajan setelah selesai memasak atau rendam dengan air panas dan sabun cuci piring.
- Hindari Alat Pembersih Kasar: Gunakan spons lembut atau sikat khusus anti lengket untuk membersihkan wajan.
- Oleskan Minyak Setelah Dicuci: Mengoleskan lapisan tipis minyak sayur setelah dicuci dapat membantu menjaga permukaan wajan.
- Hindari Memanaskan Wajan Kosong: Selalu tambahkan sedikit minyak atau bahan masakan sebelum memanaskan wajan.
- Jangan Terlalu Sering Membolak-balik Masakan: Biarkan masakan matang di satu sisi sebelum dibalik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Mengapa wajan sering gosong di bagian bawah?
A: Wajan sering gosong di bagian bawah karena penggunaan api yang terlalu besar, yang menyebabkan sisa makanan atau minyak menempel dan terbakar pada permukaan wajan.
Q: Apakah kerak gosong pada wajan berbahaya bagi kesehatan?
A: Kerak gosong pada wajan dapat memengaruhi kualitas masakan dengan mengubah rasa dan aroma makanan.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan wajan gosong dengan baking soda dan cuka?
A: Umumnya, biarkan campuran bekerja selama beberapa menit hingga kerak melunak, bisa memakan waktu 15-30 menit untuk kerak yang lebih membandel.
Q: Bisakah pasta gigi gel digunakan untuk membersihkan wajan gosong?
A: Pasta gigi putih non-gel lebih disarankan karena mengandung agen abrasif halus yang efektif mengikis noda.
Q: Bagaimana cara mencegah wajan anti lengket agar tidak mudah gosong?
A: Gunakan api sedang saat memasak, hindari memanaskan wajan kosong, dan bersihkan segera setelah digunakan.

4 days ago
9
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489817/original/060182500_1769934694-ALBA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488065/original/098648900_1769702710-Persebaya_Surabaya_vs_Dewa_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489815/original/061708800_1769933719-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_15.09.47__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489875/original/060739600_1769941602-Sore_Ini_Kita_Harus_Menang__Come_On_Borneo______BorneoFC__Samarinda__Manyala__SuperLeague.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489860/original/010940300_1769940543-large_dion_sut_44fab28fa7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)