Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang sering melupakan bahwa bantal yang kita gunakan setiap malam adalah sarang bagi debu, sel keringat, hingga sisa produk perawatan kulit. Mengetahui cara efektif mencuci bantal bukan sekadar masalah estetika agar terlihat bersih, namun juga krusial untuk kesehatan pernapasan dan kualitas tidur yang lebih nyenyak setiap malamnya.
Bantal yang kotor tidak hanya meninggalkan noda kuning yang tidak sedap dipandang, tetapi juga menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi tungau debu. Tanpa pembersihan yang rutin dan tepat, bantal kesayangan Anda bisa menjadi pemicu alergi atau jerawat pada wajah akibat kuman yang menumpuk selama berbulan-bulan.
Mencuci bantal memang terdengar merepotkan, namun dengan teknik yang benar, Anda bisa mengembalikan kesegaran bantal seperti baru tanpa merusak isiannya. Artikel ini akan membedah tuntas panduan cara efektif mencuci bantal mulai dari teknik mesin cuci hingga pembersihan manual untuk bahan sensitif agar bantal tetap empuk dan higienis.
Cara Efektif Mencuci Bantal
Mengenal Jenis Isian Sebelum Memulai Proses Pencucian
Sebelum Anda memutuskan untuk memasukkan bantal ke dalam drum mesin cuci, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa label perawatan. Tidak semua bantal diciptakan sama; bantal berbahan dacron memiliki perlakuan yang jauh berbeda dibandingkan dengan bantal berbahan memory foam atau lateks yang lebih sensitif terhadap air dan guncangan mesin.
Memahami karakter bahan isian bantal Anda akan mencegah risiko bantal menjadi kempes atau hancur setelah dicuci. Berikut adalah karakteristik umum beberapa jenis bantal yang sering ditemukan di rumah:
- Dacron dan Poliester: Jenis yang paling tahan banting dan umumnya aman untuk dicuci menggunakan mesin cuci dengan pengaturan lembut.
- Memory Foam dan Lateks: Bahan ini sangat padat dan tidak boleh dimasukkan ke dalam mesin cuci karena putaran mesin dapat merusak struktur seluler busanya.
- Bulu Angsa (Down): Memerlukan perlakuan ekstra hati-hati atau bahkan dry cleaning karena bulu alami cenderung menggumpal jika terkena air dalam jumlah banyak.
- Microfiber: Mirip dengan dacron, serat sintetis halus ini biasanya bisa dicuci mesin namun memerlukan suhu air tertentu agar seratnya tidak rusak.
Cara Efektif Mencuci Bantal Berdasarkan Bahannya
Setelah mengetahui jenis isian bantal, Anda bisa mulai menerapkan teknik pembersihan yang sesuai. Untuk bantal dacron atau microfiber, kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan beban di dalam mesin cuci agar putarannya tetap stabil dan tidak merusak komponen mesin maupun bantal itu sendiri.
Gunakan deterjen cair untuk menghindari residu bubuk yang seringkali terperangkap di dalam serat bantal dan menyebabkan iritasi kulit di kemudian hari. Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:
- Bantal Dacron/Poliester (Mesin Cuci): Masukkan dua bantal sekaligus untuk menjaga keseimbangan. Gunakan air hangat dan tambahkan satu cangkir cuka putih atau baking soda ke dalam rendaman untuk menghilangkan aroma tidak sedap secara alami.
- Bantal Memory Foam/Lateks (Cuci Manual): Jangan direndam sepenuhnya. Gunakan kain lembap yang telah dicelupkan ke larutan deterjen lembut, lalu usap perlahan bagian yang bernoda. Untuk menghilangkan bau, taburkan baking soda di seluruh permukaan, diamkan 30 menit, lalu bersihkan dengan vacuum cleaner.
- Bantal Bulu Angsa: Jika label membolehkan, gunakan mesin cuci bukaan depan (front load) dengan siklus paling lembut dan air dingin. Pastikan proses pembilasan dilakukan dua kali untuk memastikan tidak ada sabun yang tersisa di sela-sela bulu.
Rahasia Menghilangkan Noda Kuning dan Bau Apek
Noda kuning pada bantal biasanya disebabkan oleh keringat dan air liur yang mengering, yang jika dibiarkan akan menjadi kerak dan sulit dibersihkan dengan deterjen biasa. Cara efektif mencuci bantal yang sudah sangat menguning memerlukan bahan tambahan seperti hidrogen peroksida atau pemutih oksigen yang lebih aman bagi serat kain dibandingkan pemutih klorin.
Selain noda, bau apek juga sering menjadi masalah utama pada bantal yang sudah lama digunakan. Menggunakan pewangi pakaian saja tidak cukup karena hanya akan menutupi bau tanpa membunuh bakteri penyebab aroma tersebut.
- Ramuan Pembersih Noda: Campurkan air panas, deterjen cair, dan setengah cangkir boraks atau baking soda. Rendam bantal selama minimal satu jam sebelum memulai siklus pencucian utama untuk melunakkan noda membandel.
- Lemon dan Matahari: Untuk noda yang tidak terlalu parah, perasan jeruk lemon yang dioleskan pada noda dan kemudian dijemur di bawah sinar matahari langsung dapat bertindak sebagai pemutih alami berkat kandungan asam sitratnya.
- Menghilangkan Bau Air Liur: Jika bantal berbau menyengat, tambahkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam cucian. Minyak esensial ini memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang sangat kuat untuk mensterilkan bantal.
Perbedaan Cara Mencuci Bantal Berdasarkan Mesin Cuci: Top Load vs Front Load
Metode pencucian bantal tidak hanya ditentukan oleh bahan isiannya, tetapi juga oleh jenis mesin cuci yang Anda miliki di rumah. Perbedaan mekanis antara mesin cuci bukaan atas (top load) dan bukaan depan (front load) sangat memengaruhi bagaimana tekanan air dan putaran mengenai serat bantal Anda.
Mesin bukaan depan umumnya lebih disarankan untuk mencuci bantal karena tidak memiliki agitator di tengah yang berisiko merobek kain pembungkus bantal. Namun, bagi Anda yang memiliki mesin bukaan atas, ada trik khusus agar proses pencucian tetap aman dan optimal.
- Mesin Bukaan Atas (Top Load): Masukkan bantal secara vertikal di sekitar agitator (jika ada) untuk menjaga keseimbangan. Pastikan untuk selalu mencuci dua bantal secara bersamaan di sisi yang berlawanan agar mesin tidak berguncang hebat saat siklus peras (spin).
- Mesin Bukaan Depan (Front Load): Masukkan bantal secara horizontal. Tambahkan beberapa handuk kecil ke dalam drum untuk membantu memberikan tekanan fisik yang lembut sehingga kotoran lebih mudah luruh selama proses pencucian.
- Pengaturan Kecepatan Peras: Gunakan kecepatan peras yang paling rendah. Kecepatan tinggi memang mengeluarkan air lebih banyak, namun berisiko membuat isian bantal menjadi padat dan sulit dikembangkan kembali.
- Bilas Ekstra: Selalu tambahkan siklus bilas tambahan (extra rinse) untuk memastikan tidak ada sisa deterjen yang terjebak di tengah bantal yang tebal.
Teknik Pengeringan agar Bantal Tetap Empuk dan Mengembang
Proses pengeringan adalah tahap paling krusial dalam cara efektif mencuci bantal. Bantal yang tidak kering sempurna hingga ke bagian dalamnya akan memicu tumbuhnya jamur dan bakteri, yang justru akan memperparah bau apek dan merusak kualitas udara di kamar tidur Anda.
Jika Anda menggunakan mesin pengering (dryer), pastikan suhunya rendah agar serat sintetis di dalam bantal tidak meleleh atau menjadi keras. Berikut adalah tips agar bantal tidak menggumpal setelah kering:
- Gunakan Bola Tenis: Masukkan dua atau tiga bola tenis yang dibungkus kaos kaki bersih ke dalam mesin pengering. Bola-bola ini akan memukul-mukul bantal selama proses putaran, sehingga isian di dalamnya tetap terpisah dan tidak menggumpal.
- Jemur Horizontal: Jika menjemur secara alami, letakkan bantal secara mendatar di atas rak jemuran, bukan digantung. Menggantung bantal saat basah akan membuat seluruh isinya turun ke bawah dan merusak bentuk bantal secara permanen.
- Tepuk-Tepuk Berkala: Selama proses penjemuran, tepuk-tepuk bantal setiap satu jam sekali untuk membantu sirkulasi udara masuk ke bagian tengah dan memastikan gumpalan serat pecah merata.
Pilihan Bahan Alami untuk Cuci Bantal
Selain menggunakan deterjen kimia, cara efektif mencuci bantal juga bisa melibatkan bahan-bahan alami yang ada di dapur Anda. Bahan alami cenderung lebih ramah bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap pewangi buatan yang tajam, sekaligus memberikan hasil kebersihan yang tak kalah saing.
Bahan seperti cuka putih dan minyak esensial bukan hanya berfungsi sebagai pembersih, tetapi juga sebagai disinfektan alami yang mampu membunuh kuman tanpa merusak serat kain bantal yang halus.
- Cuka Putih: Tambahkan setengah cangkir cuka putih pada siklus bilas terakhir. Asam asetat dalam cuka efektif memecah sisa sabun yang menempel dan melembutkan kain bantal secara alami tanpa bantuan pelembut pakaian kimia.
- Minyak Lavender atau Eucalyptus: Teteskan minyak esensial ini pada bola tenis saat proses pengeringan. Selain memberikan aroma relaksasi yang membantu tidur lebih cepat, minyak ini memiliki sifat antiseptik.
- Pasta Baking Soda untuk Noda Lokal: Jika bantal hanya memiliki sedikit noda darah atau bekas skincare, buatlah pasta dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pada noda, diamkan hingga kering, lalu sikat perlahan sebelum dimasukkan ke mesin.
Langkah Mencuci Bantal Manual (Hand Wash) yang Aman
Ada kalanya bantal kesayangan Anda terlalu rapuh untuk masuk ke mesin cuci, terutama bantal dekoratif atau bantal dengan bahan delicate. Mencuci dengan tangan memang membutuhkan tenaga lebih, namun ini adalah cara efektif mencuci bantal paling aman untuk menjamin umur panjang barang tersebut.
Pastikan Anda memiliki wadah atau bak yang cukup besar (seperti bathtub) agar bantal bisa terendam sepenuhnya tanpa harus ditekuk secara ekstrem.
- Persiapan Air: Isi bak dengan air hangat kuku dan larutkan deterjen cair hingga berbuih. Jangan pernah menuangkan deterjen langsung ke permukaan bantal karena akan sulit dibilas.
- Proses Perendaman: Masukkan bantal dan tekan-tekan perlahan agar air sabun meresap ke dalam. Biarkan terendam selama 15-20 menit. Hindari mengucek dengan keras; cukup tekan-tekan seperti melakukan pijatan.
- Pembilasan Maksimal: Kuras air sabun dan ganti dengan air bersih. Tekan bantal untuk mengeluarkan busa. Ulangi proses ini setidaknya 3-4 kali sampai air bilasan benar-benar bening dan tidak terasa licin.
- Menghilangkan Kelebihan Air: Letakkan bantal di antara dua handuk besar dan injak atau tekan dengan tangan untuk menyerap air. Jangan sekali-kali memelintir bantal seperti memeras pakaian biasa.
FAQ Seputar Cara Mencuci Bantal
Apakah bantal yang menguning masih bisa diputihkan?
Bisa, gunakan campuran air panas, deterjen, dan pemutih berbasis oksigen. Rendam lebih lama sebelum dicuci untuk hasil maksimal.
Bolehkah menggunakan pelembut pakaian saat mencuci bantal?
Sebaiknya hindari. Pelembut pakaian dapat melapisi serat dan mengurangi daya serap bantal, serta berisiko memicu alergi kulit.
Bagaimana jika bantal tidak kering setelah dijemur seharian?
Jangan dibawa masuk ke dalam kamar. Gunakan kipas angin di dalam ruangan atau gunakan mesin pengering suhu rendah hingga benar-benar kering agar tidak berjamur.
Apakah bantal dacron bisa dicuci dengan air panas?
Air hangat (sekitar 40°C) lebih disarankan. Air yang terlalu panas dapat membuat serat sintetis menjadi kaku dan kehilangan keempukannya.
Mengapa bantal memory foam saya menjadi bau setelah dicuci?
Itu tanda air terperangkap di dalam pori-pori busa. Memory foam tidak boleh dicuci basah total, melainkan hanya dibersihkan bagian permukaannya saja (spot cleaning).

1 day ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489561/original/082116700_1769904661-cara_mencuci_serbet_berminyak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489619/original/087060400_1769914106-cetakan_kue_sedang_dibersihkan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1236627/original/033341900_1463540565-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489549/original/047677800_1769902095-desain_rumah_minimalis_cat_abu-abu_putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489586/original/059200800_1769910312-WhatsApp_Image_2026-01-31_at_22.23.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489585/original/035445100_1769909129-Tips_Agar_Seledri_Tumbuh_Subur_di_Iklim_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489342/original/044078000_1769844565-Gemini_Generated_Image_1fr8021fr8021fr8.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)