Liputan6.com, Jakarta - Pesing kucing yang menempel di kain sering menjadi masalah menjengkelkan karena bau amonia yang menyengat dan sulit hilang. Jika tidak ditangani dengan tepat, bau urin kucing dapat bertahan lama meski kain sudah dicuci berulang kali, terutama pada kain tebal seperti sofa, karpet, atau selimut.
Banyak orang keliru mengandalkan deterjen biasa, padahal urin kucing mengandung senyawa yang kuat mengikat serat kain dan sering meninggalkan noda kekuningan. Penanganan khusus dan cepat sangat diperlukan agar bau dan noda dapat dihilangkan secara maksimal sebelum menjadi permanen.
Berikut beberapa cara membersihkan pesing kucing yang menempel di kain secara efektif dan aman yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (29/1).
1. Bilas Segera dengan Air Dingin Mengalir
Langkah pertama yang sangat penting adalah membilas kain dengan air dingin sesegera mungkin setelah terkena pesing kucing. Air dingin membantu melarutkan urin sebelum meresap lebih dalam ke serat kain. Hindari air panas karena justru dapat mengunci bau dan noda.
Pembilasan sebaiknya dilakukan dari sisi belakang kain agar urin terdorong keluar, bukan semakin masuk ke serat. Proses ini membantu mengurangi kadar amonia yang menjadi sumber bau menyengat. Semakin cepat dilakukan, hasilnya akan jauh lebih efektif.
Setelah dibilas, peras kain secara perlahan tanpa dipelintir terlalu keras. Tujuannya agar sisa urin keluar tanpa merusak struktur kain. Tahap ini menjadi dasar penting sebelum menggunakan bahan pembersih tambahan.
2. Gunakan Cuka Putih untuk Menetralkan Bau
Cuka putih dikenal ampuh untuk menetralkan bau pesing kucing karena sifat asamnya mampu melawan amonia. Campurkan cuka putih dengan air bersih dalam perbandingan seimbang, lalu siramkan pada area kain yang terkena urin. Diamkan selama beberapa menit agar cuka bekerja maksimal.
Larutan cuka akan membantu memecah senyawa penyebab bau tanpa merusak serat kain. Bau cuka yang menyengat akan menguap seiring waktu dan tidak akan tertinggal setelah kain kering. Metode ini aman digunakan pada sebagian besar jenis kain.
Setelah direndam, bilas kain dengan air dingin hingga bersih. Pastikan tidak ada sisa larutan yang tertinggal sebelum lanjut ke tahap pencucian. Cara ini sangat efektif untuk kain yang baunya sudah cukup kuat.
3. Manfaatkan Baking Soda untuk Menyerap Bau
Baking soda merupakan bahan alami yang sangat efektif menyerap bau tidak sedap, termasuk pesing kucing. Taburkan baking soda secara merata pada area kain yang sudah dibasahi atau dibersihkan sebelumnya. Diamkan selama beberapa jam agar baking soda menyerap bau secara optimal.
Semakin lama baking soda dibiarkan, semakin banyak bau yang bisa diserap. Untuk bau yang sangat menyengat, baking soda bahkan bisa didiamkan semalaman. Metode ini sangat cocok untuk kain tebal seperti karpet dan sofa.
Setelah didiamkan, bersihkan baking soda dengan cara disedot menggunakan vacuum cleaner atau dibilas dengan air. Kain akan terasa lebih segar dan bau pesing berkurang secara signifikan. Cara ini aman dan tidak merusak kain.
4. Cuci dengan Deterjen Enzim Khusus
Deterjen enzim dirancang khusus untuk mengurai protein dalam urin hewan. Berbeda dengan deterjen biasa, jenis ini mampu menghancurkan sumber bau hingga ke tingkat molekul. Hal ini membuat bau pesing kucing tidak muncul kembali setelah kain kering.
Gunakan deterjen enzim sesuai petunjuk pada kemasan dan rendam kain selama waktu yang dianjurkan. Proses perendaman ini penting agar enzim bekerja secara maksimal. Metode ini sangat efektif untuk kain yang sering terkena urin kucing.
Setelah direndam, cuci kain seperti biasa dengan air dingin. Hindari mencampur dengan pelembut pakaian karena dapat menghambat kerja enzim. Hasilnya, kain akan bersih tanpa bau menyengat.
5. Gunakan Larutan Hidrogen Peroksida dengan Hati-hati
Hidrogen peroksida dapat membantu menghilangkan noda kuning akibat pesing kucing. Campurkan hidrogen peroksida 3% dengan sedikit air dan teteskan pada area bernoda. Diamkan beberapa menit hingga noda memudar.
Metode ini efektif untuk kain berwarna terang, namun harus digunakan dengan hati-hati. Hidrogen peroksida memiliki sifat pemutih yang dapat merusak warna kain gelap. Oleh karena itu, lakukan uji coba di bagian kecil kain terlebih dahulu.
Setelah noda memudar, bilas kain dengan air dingin hingga bersih. Penggunaan yang tepat dapat membantu menghilangkan noda sekaligus mengurangi bau pesing secara signifikan.
6. Keringkan di Bawah Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari memiliki efek antibakteri alami yang membantu menghilangkan sisa bau pesing kucing. Setelah kain dicuci bersih, jemur di bawah sinar matahari langsung hingga benar-benar kering. Proses ini membantu membunuh bakteri penyebab bau.
Pastikan kain dikeringkan secara sempurna karena kelembapan dapat memicu bau kembali. Udara segar dan sinar matahari bekerja bersama untuk memberikan hasil maksimal. Metode ini sangat efektif untuk kain yang bisa dijemur di luar ruangan.
Selain menghilangkan bau, menjemur di bawah matahari juga membuat kain terasa lebih segar. Cara ini sederhana namun sering diabaikan padahal sangat membantu hasil akhir.
7. Ulangi Pembersihan Jika Bau Masih Tertinggal
Pesing kucing yang sudah lama menempel terkadang membutuhkan lebih dari satu kali proses pembersihan. Jika bau masih tercium setelah kain kering, ulangi metode yang dirasa paling efektif. Jangan langsung menggunakan parfum kain karena hanya menutupi bau sementara.
Pengulangan pembersihan membantu memastikan senyawa penyebab bau benar-benar hilang. Kesabaran sangat diperlukan terutama untuk kain tebal atau berlapis. Hasil akhir akan jauh lebih memuaskan jika proses dilakukan dengan telaten.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kain yang terkena pesing kucing bisa kembali bersih dan segar. Cara ini juga membantu mencegah kucing kembali menandai area yang sama.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah pesing kucing bisa hilang sepenuhnya dari kain?
Bisa, jika dibersihkan dengan metode yang tepat dan dilakukan sesegera mungkin.
2. Apakah pewangi pakaian efektif menghilangkan bau pesing?
Tidak, pewangi hanya menutupi bau dan tidak menghilangkan sumbernya.
3. Apakah semua kain aman dibersihkan dengan cuka?
Sebagian besar aman, tetapi sebaiknya uji coba dulu pada kain sensitif.
4. Mengapa kucing sering mengulangi pipis di tempat yang sama?
Karena bau urin lama belum benar-benar hilang dan masih tercium oleh kucing.

3 days ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489561/original/082116700_1769904661-cara_mencuci_serbet_berminyak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489619/original/087060400_1769914106-cetakan_kue_sedang_dibersihkan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1236627/original/033341900_1463540565-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489549/original/047677800_1769902095-desain_rumah_minimalis_cat_abu-abu_putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489586/original/059200800_1769910312-WhatsApp_Image_2026-01-31_at_22.23.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489585/original/035445100_1769909129-Tips_Agar_Seledri_Tumbuh_Subur_di_Iklim_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489342/original/044078000_1769844565-Gemini_Generated_Image_1fr8021fr8021fr8.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)