Cara Menanam Anggrek Tempel Dinding yang Mudah untuk Pemula, Bikin Hunian Makin Estetis

2 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menanam anggrek tempel dinding adalah cara estetis untuk mempercantik hunian. Metode ini menghemat lahan sekaligus menciptakan tampilan alami yang menawan seperti habitat asli anggrek, dan dengan perawatan tepat, tanaman dapat tumbuh subur serta rajin berbunga.

Meskipun terlihat sederhana, menanam anggrek tempel dinding membutuhkan pemahaman akan kebutuhan spesifik tanaman ini. Kesalahan dalam memilih jenis anggrek atau media tanam bisa menghambat pertumbuhan, sehingga langkah yang benar sangat penting agar anggrek beradaptasi dengan baik di dinding rumah.

Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (30/1), Liputan6.com akan membahas panduan lengkap cara menanam anggrek tempel di dinding, mulai dari pemilihan jenis hingga perawatan pasca penempelan. Dengan mengikuti tips dan trik ini, Anda dapat menciptakan taman vertikal anggrek yang indah dan sehat di rumah.

Memilih Jenis Anggrek yang Tepat

Pemilihan jenis anggrek yang sesuai sangat penting untuk keberhasilan penanaman anggrek tempel di dinding. Beberapa jenis anggrek dikenal lebih adaptif untuk metode penempelan sehingga lebih mudah dirawat.

Anggrek Dendrobium

Anggrek Dendrobium adalah salah satu kelompok anggrek hias yang populer dan relatif mudah dirawat. Jenis ini mampu beradaptasi dengan baik di iklim tropis seperti Indonesia. Dendrobium Phalaenopsis, misalnya, dikenal tangguh, mudah dirawat, cocok untuk pemula, dan memiliki masa mekar bunga yang relatif lama hingga 2 bulan.

Anggrek Bulan (Phalaenopsis)

Anggrek bulan juga merupakan pilihan yang baik untuk ditempel di dinding. Anggrek ini tumbuh paling baik di bawah sinar matahari tidak langsung dan dapat ditempatkan di jendela yang menghadap ke selatan atau timur.

Memilih Media Tempel yang Ideal

Media tempel berfungsi sebagai tempat anggrek menempel dan mendapatkan nutrisi awal sebelum akarnya melekat kuat pada dinding. Pemilihan media yang tepat akan mendukung pertumbuhan akar dan kesehatan anggrek secara keseluruhan.

  • Kayu: Kayu merupakan media tempel yang umum digunakan karena anggrek akan tumbuh seperti di habitat aslinya saat ditempelkan pada pohon atau kayu. Kayu kopi adalah salah satu jenis kayu yang bisa digunakan untuk menempel anggrek bulan.
  • Papan Pakis: Papan pakis adalah media tanam yang cocok untuk anggrek yang digantung pada dinding. Media ini juga dapat digunakan untuk menempel keiki anggrek.
  • Sabut Kelapa: Sabut kelapa sering digunakan sebagai media tempel anggrek, baik dalam bentuk papan maupun pot kerucut yang ditempel di dinding. Sabut kelapa memiliki kemampuan menahan kelembaban yang baik.
  • Moss Putih (Sphagnum Moss): Moss putih sangat baik untuk anggrek, terutama anggrek bulan, karena kemampuannya menahan kelembaban. Namun, perlu diperhatikan agar tidak terlalu sering disiram jika menggunakan moss putih karena dapat menyebabkan akar busuk.
  • Ijuk: Ijuk dapat digunakan sebagai media bantu untuk mengikat anggrek ke pohon atau media tempel lainnya.

Persiapan Anggrek Sebelum Ditempel

Sebelum menempel anggrek, ada beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan untuk memastikan anggrek siap beradaptasi dengan lingkungan barunya. Proses ini krusial untuk mencegah stres pada tanaman dan memastikan pertumbuhan yang optimal.

Jika anggrek baru datang atau dipindahkan, bersihkan akar-akar tua atau busuk yang mungkin ada. Potong bagian akar yang rusak dengan pisau steril untuk mencegah penyebaran penyakit. Setelah itu, rendam anggrek dalam larutan fungisida, lalu keringkan.

Selanjutnya, rendam anggrek dalam larutan pupuk vitamin B1 untuk membantu pemulihan tanaman dari stres akibat pemindahan. Setelah semua persiapan, biarkan anggrek beradaptasi selama kurang lebih satu minggu dengan hanya disiram air. Pemupukan dapat dilakukan setelah sekitar satu bulan, menunggu tanaman beradaptasi sepenuhnya.

Proses Menempel Anggrek ke Dinding

Proses menempel anggrek ke dinding memerlukan ketelitian agar anggrek dapat melekat dengan kuat dan tumbuh dengan baik. Penempelan yang tepat akan memberikan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan anggrek di habitat barunya.

Pasang media tempel seperti papan pakis atau kayu pada dinding yang telah Anda pilih. Anda bisa menggunakan tali ijuk atau benang jahit untuk mengikat anggrek ke media tersebut. Pastikan ikatan tidak terlalu kencang, cukup agar anggrek menempel dan akarnya bisa tumbuh melekat sendiri pada media.

Tempelkan anggrek pada media yang sudah terpasang dengan memastikan posisinya stabil dan tidak mudah goyah. Anda juga bisa menambahkan media tambahan seperti moss hitam/putih atau sabut kelapa di sekitar akar anggrek. Penambahan media ini akan membantu menjaga kelembaban di sekitar akar, mendukung proses adaptasi dan pertumbuhan.

Perawatan Anggrek Tempel Dinding

Perawatan yang konsisten dan tepat sangat penting agar anggrek tempel di dinding tumbuh subur dan rajin berbunga. Pemahaman akan kebutuhan dasar anggrek akan memastikan keberhasilan dalam pemeliharaannya.

Penyiraman

Anggrek lebih menyukai media tanam yang lembab tetapi tidak basah atau tergenang air. Pada cuaca normal, anggrek bulan sebaiknya disiram dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Saat cuaca panas, penyiraman bisa dilakukan tiga kali sehari untuk menjaga kelembaban optimal.

Siram anggrek dengan sedikit air namun sering, dan hindari air mengendap pada bagian pertemuan antara daun dan batang anggrek karena bisa menyebabkan pembusukan. Gunakan air bersuhu ruangan untuk penyiraman. Jika menggunakan metode rendam, cukup rendam selama 10-15 menit. Ketika musim penghujan tiba, tanaman anggrek yang ditempel tidak perlu disiram lagi.

Pencahayaan dan Sirkulasi Udara

Anggrek membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis, namun tidak boleh terkena sinar matahari langsung yang terik. Paparan sinar matahari berlebih dapat merusak tanaman dan menyebabkan daun menguning. Tempatkan anggrek di lokasi yang teduh namun terang, atau gunakan kain peneduh jika diperlukan.

Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk anggrek, terutama jika ditanam di dalam ruangan atau area yang kurang terbuka. Sirkulasi udara yang buruk dapat menyebabkan pembusukan dan pertumbuhan jamur. Pastikan ada aliran udara yang cukup di sekitar tanaman.

Kelembaban

Anggrek membutuhkan kelembaban udara antara 60-80% untuk tumbuh optimal. Tingkat kelembaban yang tepat akan mendukung kesehatan daun dan akar anggrek.

Untuk menjaga kelembaban, Anda bisa membuat kolam di bawah rak anggrek atau menggunakan sistem kabut (sprinkle) di rumah lindung. Cara ini membantu menciptakan lingkungan mikro yang ideal bagi anggrek.

Pemupukan

Pemupukan anggrek dapat menggunakan pupuk Gandasil daun, Gandasil bunga, atau pupuk bunga yang dibeli di kios pertanian. Pupuk yang ideal untuk anggrek bulan adalah pupuk khusus anggrek dengan rasio NPK seimbang (misalnya 20-20-20 atau 30-10-10) dan sedikit atau tanpa urea. Pupuk slow release juga efektif untuk anggrek.

Pemupukan anggrek tergolong mudah dan dapat dilakukan kapan saja. Untuk pupuk pembungaan, campuran pupuk organik dan kimia (misalnya bawang merah dan NPK) dapat disemprotkan ke seluruh bagian tanaman 1-2 kali seminggu pada pagi atau sore hari. Berikan pupuk dengan kandungan Fosfor (P) yang tinggi agar anggrek cepat berbunga.

Mengatasi Masalah Umum

Anggrek tempel juga dapat menghadapi beberapa masalah yang perlu diatasi dengan cepat dan tepat. Penanganan dini akan membantu menyelamatkan tanaman dari kerusakan lebih lanjut.

Pembusukan akar sering terjadi akibat penyiraman berlebihan atau media tanam yang tidak steril. Jika terjadi, angkat tanaman dari media, potong bagian akar yang terinfeksi dengan pisau steril, dan gunakan fungisida.

Hama seperti kutu perisai dapat merusak daun anggrek, sementara penyakit jamur ditandai dengan bintik hitam pada daun dan disebabkan oleh genangan air berlebih. Potong area yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran dan pastikan sirkulasi udara baik.

Daun menguning bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari terlalu banyak, sedangkan daun layu atau keriput bisa jadi tanda dehidrasi. Anggrek yang tidak berbunga memerlukan cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis, serta kelembaban dan pemupukan yang sesuai agar cepat tumbuh dan berbunga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Jenis anggrek apa yang cocok untuk ditempel di dinding?

Anggrek Dendrobium dan Anggrek Bulan (Phalaenopsis) sangat direkomendasikan karena adaptif dan mudah dirawat untuk penempelan di dinding.

2. Media apa saja yang bisa digunakan untuk menempel anggrek di dinding?

Anda bisa menggunakan kayu (seperti kayu kopi), papan pakis, sabut kelapa, moss putih, atau ijuk sebagai media tempel anggrek di dinding.

3. Bagaimana cara merawat anggrek tempel agar rajin berbunga?

Pastikan penyiraman teratur (dua kali sehari), pencahayaan tidak langsung, kelembaban 60-80%, dan pemupukan dengan pupuk tinggi Fosfor 1-2 kali seminggu.

4. Apa penyebab anggrek tempel tidak berbunga?

Anggrek tidak berbunga bisa disebabkan oleh kurangnya cahaya matahari yang cukup, kelembaban yang tidak sesuai, atau pemupukan yang tidak tepat.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|