Rumah Bau karena Kucing? Begini 10 Cara Mengatasinya

3 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Memelihara kucing memang menyenangkan, tetapi aroma tak sedap sering menjadi keluhan utama pemilik hewan. Tidak sedikit orang bertanya, bagaimana cara mengatasi rumah yang bau kucing tanpa harus menghilangkan kenyamanan hewan peliharaan. Bau kucing biasanya berasal dari urine, kotoran, bulu rontok, hingga area lembap yang jarang dibersihkan.

Dengan langkah yang tepat, cara mengatasi rumah bau kucing sebenarnya bisa dilakukan secara bertahap dan aman. Mulai dari memanfaatkan bahan sederhana di rumah hingga perawatan lingkungan dan kesehatan kucing, semua bisa membantu mengurangi aroma tidak sedap secara signifikan.

Berikut ini beberapa cara yang sudah dirangkum oleh Liputan6.com, Kamis (29/1/2026) untuk membantu mengurangi bau tidak sedap karena kucing di dalam rumah.

1. Campurkan cuka dan air

Larutan cuka dan air sering digunakan sebagai solusi alami untuk menghilangkan bau kucing di rumah. Cuka memiliki sifat asam yang mampu menetralkan bau amonia dari urine kucing, terutama pada lantai, dinding, atau area sekitar litter box. Campuran ini juga relatif aman digunakan di area rumah yang sering dilewati hewan.

Untuk hasil optimal, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke permukaan yang berbau. Diamkan beberapa menit sebelum dilap bersih. Metode ini efektif sebagai bagian dari rutinitas cara menghilangkan bau kucing di rumah, terutama jika dilakukan secara rutin.

2. Gunakan pembersih enzimatik

Produk pembersih enzimatik dirancang khusus untuk memecah protein penyebab bau, termasuk sisa urine dan kotoran kucing. Enzim di dalamnya bekerja langsung pada sumber bau, bukan sekadar menutupinya dengan aroma lain. Hal ini membuat hasilnya lebih tahan lama.

Pembersih jenis ini cocok digunakan pada karpet, sofa, atau kasur yang sulit dibersihkan dengan air biasa. Dalam praktik cara mengatasi bau kucing, penggunaan pembersih enzimatik sangat dianjurkan untuk area yang sering terkena cairan tubuh kucing.

3. Manfaatkan bubuk kopi

Bubuk kopi dikenal mampu menyerap bau tak sedap secara alami. Anda bisa menempatkan bubuk kopi kering di mangkuk kecil lalu meletakkannya di sudut ruangan atau dekat litter box. Aroma kopi akan membantu menetralisir bau kucing tanpa mengganggu hewan.

Selain mudah didapat, cara ini juga ekonomis dan tidak memerlukan perawatan khusus. Penggunaan bubuk kopi bisa menjadi solusi tambahan dalam cara mengatasi rumah bau kucing, terutama untuk ruangan tertutup dengan sirkulasi udara minim.

4. Cairkan cuka apel

Selain cuka putih, cuka apel juga efektif untuk mengurangi bau tidak sedap akibat kucing. Kandungan asam alaminya membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau di lantai atau permukaan rumah. Aroma cuka apel cenderung lebih ringan dibandingkan cuka biasa.

Larutkan cuka apel dengan air, lalu gunakan sebagai cairan pel lantai atau semprotan ringan. Metode ini cocok diterapkan secara berkala sebagai bagian dari cara menghilangkan bau kucing tanpa meninggalkan aroma menyengat.

5. Semprot minyak kayu manis

Minyak kayu manis memiliki aroma hangat yang kuat sekaligus bersifat antibakteri. Dengan mencampurkan beberapa tetes minyak kayu manis ke dalam air, Anda bisa membuat semprotan alami untuk area yang sering dilewati kucing.

Namun, pastikan konsentrasi tidak terlalu tinggi agar tetap aman bagi kucing. Cara ini membantu menciptakan aroma ruangan yang lebih segar sekaligus mendukung cara mengatasi bau kucing di rumah secara alami.

6. Lakukan steam cleaning

Steam cleaning atau pembersihan uap panas sangat efektif untuk menghilangkan bau kucing yang meresap dalam. Metode ini menggunakan uap bersuhu tinggi untuk membersihkan karpet, sofa, dan alas lantai secara menyeluruh.

Uap panas mampu memecah molekul bau seperti amonia dan membunuh bakteri penyebab aroma tak sedap. Dalam jangka panjang, steam cleaning menjadi solusi menyeluruh dalam cara mengatasi rumah bau kucing, terutama untuk rumah dengan banyak permukaan kain.

7. Gunakan arang aktif

Arang aktif memiliki kemampuan menyerap bau dan kelembapan dengan sangat baik. Letakkan arang aktif di wadah terbuka lalu taruh di sudut ruangan atau dekat kandang kucing. Arang akan bekerja pasif menyerap bau tanpa perlu perawatan rumit.

Penggunaan arang aktif cocok sebagai solusi jangka panjang dalam cara menghilangkan bau kucing di rumah, terutama untuk ruangan yang jarang terkena sinar matahari.

8. Oleskan pasta gigi

Pasta gigi mengandung bahan antibakteri dan aroma segar yang bisa membantu mengurangi bau di area tertentu, seperti lantai keramik atau sudut dinding. Oleskan tipis pada area kecil, lalu bersihkan setelah beberapa menit.

Meskipun bukan solusi utama, cara ini bisa digunakan sebagai alternatif cepat dalam cara mengatasi bau kucing pada area tertentu yang sulit dijangkau.

9. Perbaiki sirkulasi udara

Ventilasi yang buruk dapat memperparah bau kucing di rumah. Pastikan rumah memiliki aliran udara yang baik dengan membuka jendela secara rutin atau menggunakan exhaust fan. Sirkulasi udara membantu mengeluarkan bau dan menjaga kelembapan tetap seimbang.

Dengan udara yang terus berganti, bau kucing tidak akan terperangkap lama di dalam ruangan. Langkah ini sangat penting dalam cara mengatasi rumah bau kucing secara menyeluruh.

10. Periksakan kucing ke dokter

Terkadang, bau menyengat berasal dari masalah kesehatan kucing, seperti infeksi saluran kemih atau gangguan pencernaan. Kondisi ini dapat membuat urine atau kotoran berbau lebih kuat dari biasanya.

Dengan memeriksakan kucing ke dokter hewan, Anda tidak hanya menjaga kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga mendukung keberhasilan cara menghilangkan bau kucing di rumah dari sumber utamanya.

Pertanyaan Seputar Bau Kucing

Kenapa rumah bau kucing?

Bau kucing biasanya berasal dari urine, kotoran, bulu rontok, serta litter box yang jarang dibersihkan. Bau juga bisa menempel di karpet, sofa, atau lantai yang menyerap cairan.

Apakah Wipol bisa menghilangkan bau kencing kucing?

Wipol dapat mengurangi bau di permukaan keras, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan bau urine kucing karena tidak memecah enzim penyebab bau.

Bagaimana cara toilet training kucing?

Letakkan litter box di tempat tenang, gunakan pasir yang disukai kucing, dan bersihkan secara rutin agar kucing terbiasa menggunakannya.

Tidak ada jejak kotoran, tetapi kenapa kucing bau?

Bau bisa berasal dari bulu lembap, masalah kulit, atau gangguan kesehatan seperti infeksi mulut dan saluran kemih.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|