6 Cara Menanam Nangka di Pot untuk Pemula, Pakai Tips Ini Jika Ingin Berbuah Lebat dan Manis

2 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Menanam nangka di pot menjadi solusi bagi mereka yang memiliki lahan terbatas, terutama di perkotaan. Metode ini memungkinkan Anda menikmati buah segar dari rumah, termasuk menambah keindahan lingkungan. Meski tidak ditanam langsung ke tanah, metode perawatannya juga cukup mudah dan bisa tetap menghasilkan buah yang manis serta harum.

Sebenarnya, kunci utama dari proses tersebut ada di cara pemilihan pot, bibit yang sehat, dan perawatan yang konsisten. Beberapa langkah lain sama seperti budidaya komoditas buah lainnya, seperti penjadwalan menyiram, memberi pupuk serta dilakukan pemangkasan sesuai kondisi.

Apakah Anda ingin mulai coba menanam nangka di rumah melalui media tanam pot? Jika iya, baiknya simak informasi selengkapnya berikut tentang langkah mudah menanam pohon nangka menggunakan pot, dihadirkan Liputan6, Kamis (29/1).

Baiknya Gunakan Pot Besar Diameter 50 cm dengan Drainase Baik

Pemilihan pot menjadi langkah awal yang menentukan dalam menanam nangka di pot. Pot yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan akar dan menopang struktur tanaman. Pot yang terlalu kecil dapat menghambat perkembangan akar dan memperlambat pertumbuhan tanaman, bahkan dapat menyebabkan kegagalan dalam menghasilkan buah.

Ukuran pot yang ideal untuk menanam nangka adalah pot dengan diameter sekitar 50 cm dan kedalaman 60 cm. Ukuran ini memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang. Pot yang terbuat dari bahan seperti tanah liat, kayu, atau semen dapat digunakan, asalkan memiliki lubang drainase yang memadai di bagian bawah untuk mencegah genangan air.

Genangan air dapat menyebabkan akar membusuk dan mengganggu pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, pastikan pot memiliki sistem drainase yang baik. Penambahan potongan styrofoam di dasar pot juga dapat membantu menyerap sisa air penyiraman yang belum keluar, sehingga tidak menggenang.

Pilih Biji dari Buah Matang yang Sudah Direndam Air Hangat 24 Jam

Proses pemilihan biji sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman nangka yang optimal. Biji yang akan ditanam sebaiknya berasal dari buah nangka yang sudah matang. Biji yang sehat memiliki peran penting dalam keberhasilan pertumbuhan pohon nangka. Setelah biji diperoleh, bersihkan biji dari sisa-sisa daging buah yang menempel.

Pembersihan biji dapat dilakukan dengan mencuci biji menggunakan air. Setelah itu, biji nangka perlu direndam dalam air hangat selama 24 jam. Perendaman ini bertujuan untuk mempercepat proses perkecambahan. Biji yang direndam akan lebih cepat tumbuh dan memiliki peluang lebih tinggi untuk berhasil.

Setelah proses perendaman selesai, biji dapat segera ditanam. Pilih biji dengan ukuran yang baik untuk meningkatkan peluang perkecambahan yang lebih baik. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan bibit yang sehat untuk ditanam di pot.

Cara Menanam yang Anti Gagal

Menanam nangka di pot memerlukan persiapan media tanam yang tepat untuk memastikan pertumbuhan yang baik. Media tanam yang sesuai akan menyediakan nutrisi dan dukungan struktural bagi tanaman. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk menanam nangka di pot dengan cara yang mudah dan anti gagal:

1. Persiapan Pot:

  • Pastikan pot memiliki lubang drainase di bagian bawah. Letakkan potongan styrofoam pada dasar pot untuk membantu drainase.

2. Pengisian Media Tanam:

  • Masukkan campuran media tanam ke dalam pot hingga setengah dari kapasitas pot.

3. Penempatan Bibit:

  • Letakkan bibit nangka di bagian tengah media tanam.

4. Penambahan Media Tanam:

  • Tambahkan kembali media tanam hingga kurang lebih 2 cm di bawah bibir pot.

5. Penyiraman Awal:

  • Lakukan penyiraman secukupnya hingga tanah tampak lembap.

6. Penempatan Awal:

  • Letakkan tanaman di tempat yang sejuk dengan paparan sinar matahari tidak langsung.

Siram Secara Rutin

Penyiraman merupakan aspek penting dalam perawatan tanaman nangka di pot. Tanaman nangka memerlukan pasokan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan. Penyiraman harus dilakukan secara rutin agar kondisi tanah tetap lembap, tetapi tidak sampai tergenang air. Genangan air dapat menyebabkan akar membusuk dan menimbulkan masalah kesehatan pada tanaman.

Selain penyiraman, pemberian nutrisi melalui pemupukan juga sangat penting. Pada usia tiga bulan setelah masa tanam, berikan pupuk NPK dengan komposisi 16:16:16. Pemberian pupuk ini dapat dilakukan setiap dua bulan sekali. Cara penggunaannya adalah dengan menyiramkan larutan pupuk ke bagian perakaran tanaman.

Pemberian pupuk kandang juga diperlukan untuk menjaga kesuburan media tanam. Pupuk kandang dapat diberikan setiap enam bulan sekali, dengan takaran sekitar lima kilogram per pot. Dengan perawatan yang rutin, tanaman nangka akan tumbuh sehat dan produktif.

Lakukan Perawatan Termasuk Memangkasnya

Perawatan tanaman nangka di pot melibatkan beberapa tindakan, termasuk pemindahan pot dan pemangkasan. Seiring dengan pertumbuhan tanaman, pot yang digunakan mungkin menjadi terlalu kecil untuk menampung sistem perakaran. Oleh karena itu, pemindahan tanaman ke pot yang lebih besar perlu dilakukan secara berkala, idealnya setiap tahun.

Pemangkasan merupakan praktik penting dalam budidaya tanaman buah di pot. Pemangkasan dilakukan untuk membentuk struktur tanaman dan merangsang pembungaan serta pembuahan. Pada setiap pemindahan pot, disarankan untuk memangkas cabang dan akar tanaman sekitar 20% untuk membantu memadatkan tanaman dan mendorong percabangan baru.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemindahan dan pemangkasan adalah saat musim hujan, karena kondisi lingkungan mendukung adaptasi tanaman. Dengan perawatan yang baik, tanaman nangka di pot akan tumbuh subur dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Hama Penyakit dan Pencegahan

Perlindungan tanaman nangka dari serangan hama dan penyakit merupakan bagian integral dari perawatan. Pemeriksaan tanaman secara teratur diperlukan untuk mendeteksi keberadaan hama dan penyakit sejak dini. Deteksi awal memungkinkan penanganan yang lebih efektif sebelum masalah menyebar luas.

Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan melalui beberapa metode, baik secara mekanis, biologis, atau kimiawi. Untuk pendekatan yang lebih ramah lingkungan, penggunaan pestisida organik sangat dianjurkan. Pestisida organik dapat membantu mengendalikan hama tanpa meninggalkan residu berbahaya pada buah.

Dalam beberapa kasus, serangga tertentu dapat berperan dalam melindungi buah nangka dari hama lain. Oleh karena itu, tidak semua serangga perlu dibasmi. Pengendalian secara kimiawi sebaiknya hanya dilakukan jika kerusakan akibat hama atau penyakit sudah sangat meluas.

Tips agar Berbuah Lebat dan Rasanya Manis Saat Dipanen

Agar mendapatkan hasil panen nangka yang lebat dan buah yang manis, beberapa tips perawatan dapat diterapkan secara konsisten. Pemilihan varietas nangka yang tepat sejak awal akan sangat memengaruhi kualitas dan kuantitas buah yang dihasilkan. Berikut adalah beberapa tips untuk merangsang pembuahan yang lebat dan meningkatkan rasa manis pada nangka di pot:

1. Pemilihan Varietas Unggul:

  • Pilih bibit nangka dari varietas yang dikenal memiliki produktivitas buah yang baik dan rasa yang manis.

2. Paparan Sinar Matahari Penuh:

  • Pastikan tanaman nangka mendapatkan paparan sinar matahari secara penuh.

3. Kondisi Tanah yang Subur:

  • Gunakan media tanam yang subur dan memiliki drainase yang baik.

4. Penyiraman yang Teratur:

  • Berikan air yang cukup secara teratur, tetapi hindari penyiraman berlebihan.

5. Pemupukan Berimbang:

  • Lakukan pemupukan secara teratur dengan pupuk NPK untuk mendukung pembungaan dan pembuahan.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit:

  • Periksa tanaman secara rutin untuk mendeteksi hama dan penyakit.

7. Pemangkasan yang Tepat:

  • Lakukan pemangkasan untuk membuang cabang yang tidak produktif.

8. Penyungkupan Buah:

  • Bungkus buah menggunakan kantong atau kertas untuk melindungi dari serangan hama.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Berapa lama nangka di pot bisa berbuah?

A: Nangka dari bibit vegetatif dapat berbuah dalam 2-3 tahun, sedangkan dari biji lebih dari 5 tahun.

Q: Pupuk apa yang bagus untuk nangka di pot agar cepat berbuah?

A: Pupuk NPK 16:16:16 setiap 3 bulan dan pupuk kandang setiap 6 bulan sekali.

Q: Bagaimana cara memangkas pohon nangka di pot?

A: Pemangkasan dilakukan untuk membentuk struktur tanaman dan meningkatkan sirkulasi udara.

Q: Kapan waktu yang tepat untuk memindahkan nangka ke pot yang lebih besar?

A: Tanaman nangka perlu dipindahkan ke pot lebih besar setiap tahun, idealnya saat musim hujan.

Q: Bagaimana cara membuat buah nangka di pot memiliki rasa manis?

A: Pilih varietas unggul, pastikan sinar matahari cukup, dan lakukan pemupukan yang baik.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|