7 Tanaman Teras yang Tahan Angin Kencang, Ciptakan Teras Asri di Segala Cuaca

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman teras yang tahan angin kencang bisa menjadi pilihan terbaik untuk keindahan rumah Anda tanpa perlu mengkhawatirkan perubahan cuaca ekstrem. Menciptakan suasana hijau dan asri di area terbuka seperti balkon atau teras, terutama di lantai dua atau daerah yang sering terpapar angin kencang, bukanlah sekadar impian belaka. Tantangan utama dalam menata taman mini di ketinggian atau lokasi berangin adalah memastikan tanaman tetap subur dan memikat sepanjang tahun, tanpa mudah layu atau mati akibat terpaan cuaca ekstrem. Angin kencang, udara asin, dan paparan sinar matahari yang intens dapat membuat sebagian besar tanaman mudah layu.

Oleh karena itu, pemilihan jenis tanaman yang sesuai menjadi faktor penting untuk menjaga keindahan dan ketahanan taman teras Anda. Tanaman yang ideal untuk kondisi ini umumnya memiliki karakteristik khusus, seperti struktur daun tebal, batang kokoh, atau bentuk yang aerodinamis sehingga tidak mudah rusak. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kemampuan menyimpan air atau melindungi diri dari paparan garam laut, menjadikannya pilihan tepat untuk lingkungan yang menantang.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai rekomendasi kumpulan tanaman teras yang tahan angin kencang, cocok untuk ruang terbuka, tahan terhadap cuaca ekstrem, serta mudah dalam perawatannya. Dengan memilih tanaman yang tepat, Anda bisa menikmati keindahan alam tanpa khawatir tanaman akan layu atau mati, menciptakan teras yang asri dan fungsional di segala kondisi cuaca. Jadi simak kumpulan tanaman yang tahan angin berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (2/2/2026).

Bougainvillea (Bunga Kertas)

Bougainvillea, atau yang lebih dikenal sebagai Bunga Kertas, merupakan pilihan ideal bagi area terbuka yang mendapatkan sinar matahari langsung dan sering terpapar angin kencang. Tanaman hias ini dikenal tangguh dan mampu tumbuh subur di daerah berangin kencang, termasuk pesisir pantai. Batangnya yang kokoh dan akar yang kuat membuatnya tetap berdiri tegak meski diterpa angin laut.

Keunggulan Bougainvillea tidak hanya pada ketahanan angin dan panas ekstrem, tetapi juga pada kelopak braktea berwarna cerah seperti merah, ungu, oranye, atau putih yang mampu memantulkan cahaya matahari sehingga terlihat mempesona. Tanaman ini juga tahan terhadap tanah yang kurang subur dan kadar garam yang cukup tinggi, menunjukkan adaptasinya yang luar biasa. Perawatannya relatif mudah, hanya membutuhkan pemangkasan rutin agar bentuknya tetap rapi dan berbunga lebat.

Pastikan pot atau media tanam memiliki sistem drainase yang baik untuk menghindari genangan air, karena Bougainvillea tidak menyukai kondisi terlalu basah. Tanaman ini dapat ditempatkan di pinggir teras sebagai pembatas alami atau dalam pot besar di sudut teras, menambah sentuhan warna yang ceria.

Palem Kelapa & Palem Hias

Pohon palem, seperti Palem Kuning, Palem Kipas, dan Palem Kelapa, merupakan pilihan yang ideal untuk menciptakan suasana tropis yang anggun di area terbuka lantai dua atau daerah berangin. Palem kelapa adalah ikon daerah pantai yang memiliki ketahanan luar biasa terhadap angin kencang. Batangnya yang ramping namun fleksibel memungkinkan pohon ini bergoyang mengikuti arah angin tanpa patah.

Sistem akarnya yang luas membantu menahan erosi tanah di sekitar rumah, menjadikannya pilihan yang kuat untuk kondisi berangin. Palem tumbuh subur di kawasan tropis selama mendapatkan cukup air dan sinar matahari, menunjukkan adaptasinya terhadap iklim hangat. Perawatan untuk palem juga terbilang mudah; Anda hanya perlu menyiramnya 2-3 kali dalam seminggu dan memberikan pupuk sekali sebulan untuk mendukung pertumbuhannya.

Palem dapat tumbuh dengan baik meskipun di tanah yang kurang subur, menunjukkan daya tahannya yang luar biasa. Tanaman ini dapat menjadi titik fokus di tengah teras atau sebagai backdrop di sudut teras, memberikan kesan megah dan alami.

Kaktus & Sukulen

Kaktus dan sukulen adalah jenis tanaman yang sangat cocok untuk area terbuka yang mendapatkan sinar matahari langsung serta memiliki kondisi kering dan berangin. Kedua tanaman ini terkenal dengan ketahanannya yang luar biasa, mampu bertahan dalam suhu ekstrem berkat kemampuannya menyimpan air di batang atau daunnya. Kaktus laut, misalnya, memiliki struktur batangnya yang tebal menyimpan cadangan air, sehingga mampu bertahan pada kondisi kekeringan sekalipun.

Duri-durinya bukan hanya melindungi dari hewan pengganggu, tetapi juga membantu mengurangi penguapan air, menjadikannya sangat efisien dalam penggunaan air. Perawatan untuk kaktus dan sukulen tergolong sangat mudah, hanya memerlukan penyiraman secara sporadis, yaitu sekitar seminggu hingga dua minggu sekali, terutama saat cuaca lembap. Penting untuk memastikan media tanam memiliki drainase yang sangat baik.

Lidah Mertua (Sansevieria) dan Agave juga termasuk dalam kategori ini, dengan Lidah Mertua yang terkenal karena kemampuannya bertahan dalam berbagai kondisi cuaca, baik dalam suhu yang sangat panas maupun dingin. Tanaman ini juga memiliki toleransi tinggi terhadap sinar matahari langsung dan kondisi udara yang kering. Kaktus dan sukulen dapat diletakkan di rak tanaman, pot kecil di tepi pagar, atau susunan vertikal untuk menambah nuansa gurun yang eksotis pada teras Anda.

Adenium (Kamboja Jepang)

Adenium, atau kerap disebut Kamboja Jepang, termasuk tanaman hias yang tahan terhadap angin dan panas, menjadikannya pilihan ideal untuk teras berangin. Tanaman ini memiliki batang menggembung yang unik dan artistik, berfungsi sebagai tempat menyimpan air, sementara daunnya tebal dan berlapis lilin untuk mengurangi penguapan.

Keunggulan adenium terletak pada ketahanan bunganya yang relatif tidak mudah rontok, karena kelopak tumbuh kuat dan mampu bertahan cukup lama di tangkai sebelum gugur secara alami. Bunganya hadir dalam berbagai warna menarik seperti merah, pink, putih, dan ungu dengan aroma lembut yang memikat. Adenium mampu tumbuh subur di tanah berpasir yang umumnya terdapat di daerah pantai, menunjukkan adaptasinya yang kuat.

Perawatannya mudah, cukup dengan penyiraman teratur namun tidak berlebihan, serta pencahayaan matahari pagi yang cukup untuk mendukung pembungaan. Dengan bentuk batang yang artistik dan bunga yang cerah, adenium memberi sentuhan elegan dan eksotis yang mempercantik pekarangan rumah pesisir. Tanaman ini sangat cocok sebagai centerpiece di pot artistik atau aksen dekoratif di sisi teras.

Pandan Laut

Pandan laut sudah lama dikenal sebagai tanaman pelindung alami di daerah pesisir dan sangat cocok untuk area teras yang berangin kencang. Akar tunjangnya yang kuat membuatnya mampu menahan terpaan angin kencang dan ombak, memberikan stabilitas yang luar biasa. Daunnya panjang, kaku, dan runcing, membantu mengurangi kerusakan akibat hembusan angin.

Selain fungsinya sebagai penahan angin, pandan laut juga memiliki nilai estetika dan manfaat praktis yang beragam. Daunnya dapat dimanfaatkan untuk anyaman, sementara buahnya yang unik sering dijadikan elemen dekoratif alami, menambah sentuhan tropis pada teras. Tanaman ini juga tahan terhadap tanah berpasir dan kadar garam tinggi, sehingga pertumbuhannya tetap stabil meski berada dekat laut.

Pandan laut dapat ditanam sebagai pagar hidup alami atau pembatas tepi teras, menciptakan batas yang fungsional sekaligus indah. Kehadirannya tidak hanya mempercantik teras, tetapi juga memberikan perlindungan alami dari cuaca ekstrem.

Cemara Kipas & Konifer Kerdil

Cemara Kipas (Thuja orientalis) merupakan tanaman yang menciptakan suasana hijau dan asri, serta memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap kondisi cuaca yang ekstrem, termasuk angin kencang. Tanaman ini mampu bertahan terhadap panas dan kekeringan, bahkan dapat tumbuh di tanah dengan kandungan nutrisi yang rendah, menjadikannya pilihan yang sangat adaptif.

Jenis cemara lainnya, seperti Cemara Norfolk, juga merupakan alternatif yang baik untuk daerah tropis, dengan daunnya yang ramping dan runcing dapat mengurangi penguapan, sehingga membantu tanaman bertahan di iklim panas. Perawatan untuk tanaman ini umumnya cukup sederhana, terutama setelah ia mencapai tahap pertumbuhan yang stabil, dan tidak memerlukan banyak air.

Dengan bentuk daunnya yang menyerupai kipas, Cemara Kipas menawarkan tampilan yang unik dan menarik, cocok untuk berbagai desain teras. Cemara Kipas dan konifer kerdil lainnya sangat cocok digunakan sebagai windbreak alami di sudut teras atau dalam pot besar di corner teras, memberikan perlindungan dan keindahan.

Tanaman Berdaun Tebal & Berlapis Lilin

Beberapa tanaman berbunga memiliki karakteristik daun tebal dan berlapis lilin yang membantu mereka bertahan dari angin kencang dan cuaca ekstrem. Kutikula tebal pada daun mengurangi kehilangan air, sementara struktur daun yang kokoh memberikan ketahanan lebih. Contohnya adalah Lantana, Portulaca (Bunga Pukul Sembilan/Krokot), dan Tapak Dara (Vinca).

Lantana terkenal karena daya tahannya yang luar biasa serta kemampuannya untuk tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh, bahkan di tanah yang kurang subur. Bunga-bunga kecilnya yang berwarna cerah dapat berkembang dengan baik meskipun ditanam di tanah yang kurang subur; bahkan, paparan sinar matahari justru mempercepat proses pertumbuhannya. Selain itu, Lantana juga tahan terhadap suhu panas dan hujan, sehingga menjadikannya tanaman yang sangat adaptif.

Portulaca juga sangat tangguh terhadap panas dan kondisi kering, dengan daunnya yang tebal dapat menyimpan air. Tapak Dara memiliki ketahanan luar biasa terhadap berbagai kondisi cuaca, mampu tumbuh dengan baik di lokasi yang terkena panas, bahkan di daerah kering berpasir, serta tetap bertahan meskipun terkena hujan deras. Perawatan untuk tanaman-tanaman ini tergolong minim, hanya memerlukan drainase optimal, sinar matahari penuh, dan pemangkasan pasca berbunga. Tanaman ini sangat cocok untuk pot gantung, border tepi teras, atau pengisi area terbuka.

Memilih kumpulan tanaman teras yang tahan angin kencang membutuhkan pertimbangan karakteristik struktural dan adaptasi tanaman terhadap lingkungan ekstrem. Tanaman dengan batang kokoh, akar kuat, daun tebal atau aerodinamis, serta kemampuan menyimpan air, adalah pilihan terbaik untuk teras di daerah berangin kencang atau lantai dua. Kombinasi beberapa jenis tanaman ini dapat saling melindungi dan menciptakan mikroklimat yang lebih stabil. Dengan pemilihan yang tepat dan perawatan yang konsisten, taman di teras Anda dapat tetap hijau dan indah sepanjang tahun, bahkan di tengah terpaan angin laut atau dataran tinggi.

FAQ

Q: Apakah tanaman tahan angin kencang juga tahan panas terik?

A: Mayoritas ya. Tanaman seperti bougainvillea, kaktus, dan adenium berevolusi dengan adaptasi ganda: tahan angin sekaligus tahan panas dan kekeringan.

Q: Berapa frekuensi penyiraman tanaman teras di daerah berangin?

A: Umumnya 1–2 kali sehari, tergantung cuaca dan jenis tanamannya, karena angin dapat mempercepat penguapan. Namun, sesuaikan dengan kebutuhan spesifik tanaman seperti kaktus yang jarang disiram.

Q: Tanaman apa yang cocok untuk teras lantai 2 yang sangat berangin?

A: Palem kipas, cemara kerdil, sansevieria (Lidah Mertua), dan adenium dalam pot berat adalah pilihan yang baik. Hindari tanaman berdaun lebar dan tinggi yang mudah tumbang.

Q: Apakah perlu memberi pupuk khusus untuk tanaman tahan angin?

A: Fokus pada pupuk yang memperkuat akar dan batang (tinggi fosfor dan kalium). Pupuk kandang juga baik untuk struktur tanah, dan pemberian rutin mendukung pertumbuhan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|