Liputan6.com, Jakarta - Memiliki tanaman buah dalam pot atau tabulampot di pekarangan rumah yang terbatas adalah impian banyak orang. Kebahagiaan memanen buah segar hasil jerih payah sendiri menjadi motivasi utama para pecinta tanaman. Namun, seringkali tanaman hanya tumbuh rimbun tanpa menghasilkan buah yang melimpah seperti yang diharapkan.
Kunci utama untuk mengubah tanaman rimbun menjadi lebih produktif terletak pada tindakan pemangkasan yang tepat dan strategis. Pemangkasan ini berfungsi mengarahkan energi tanaman dari pertumbuhan vegetatif, seperti daun dan batang, menuju pertumbuhan generatif, yaitu bunga dan buah. Hal ini sangat krusial mengingat sumber daya nutrisi dalam pot yang terbatas.
Tujuan utama dari pemangkasan adalah untuk mengoptimalkan produksi buah, menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan, serta membentuk tajuk yang ideal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tujuh teknik praktis dalam teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot yang bisa langsung diaplikasikan untuk mendapatkan panen tabulampot yang lebat dan melimpah.
Simak teknik pangkas selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/1/2026).
1. Membentuk Kerangka Ideal dengan Teknik Pangkas '1-3-9'
Teknik pangkas bentuk '1-3-9' merupakan metode klasik yang bertujuan membentuk kerangka dasar tanaman seimbang. Metode ini memastikan tanaman efisien dalam menerima sinar matahari secara optimal. Konsepnya dimulai dari satu batang utama, kemudian dipilih tiga cabang primer terbaik yang akan menjadi fondasi.
Selanjutnya, dari setiap cabang primer tersebut, Anda memilih tiga cabang sekunder yang sehat dan kuat. Pola ini dapat diperluas menjadi '1-3-9-27' untuk tanaman yang lebih besar, di mana setiap cabang sekunder akan menopang tiga cabang tersier. Pemangkasan bentuk ini idealnya dilakukan pada tanaman muda, biasanya saat usia tanaman antara 6 bulan hingga 1 tahun.
Tujuan utama dari teknik ini adalah membentuk tajuk tanaman sejak dini agar pertumbuhannya terarah. Cara melakukannya adalah dengan memilih cabang yang sehat, kuat, dan memiliki posisi menyebar merata untuk menjadi cabang primer dan sekunder. Buang tunas atau cabang lain yang tumbuh tidak sesuai pola atau terlalu rapat, termasuk tunas air yang tumbuh lurus dan tegak.
2. Merangsang Pembungaan dengan Pangkas Pucuk Spesifik
Teknik pangkas pucuk untuk pembungaan adalah tindakan memotong ujung cabang yang masih aktif tumbuh. Pemotongan pucuk ini bertujuan menghentikan pertumbuhan memanjang tanaman secara efektif. Hal ini akan "memaksa" tanaman untuk mengalihkan energinya dan memunculkan tunas bunga di ketiak daun di bawah potongan.
Pemangkasan ini dilakukan setelah cabang mencapai panjang ideal, misalnya 50-70 cm, atau saat Anda ingin merangsang pembungaan di musim tertentu. Pada tanaman anggur, pemangkasan pembuahan dilakukan setelah cabang tersier mencapai pertumbuhan maksimumnya. Ciri-cirinya adalah tidak adanya pertumbuhan daun baru pada pucuk dan kulit batang berubah menjadi coklat.
Potong ujung cabang sekitar 2-3 ruas dari pucuk, pastikan masih tersisa beberapa daun sehat di bawah potongan. Pemangkasan pucuk juga dapat mengurangi penguapan, terutama saat awal penanaman bibit. Teknik ini sangat efektif dalam mengoptimalkan potensi bunga pada tabulampot Anda.
3. Menjaga Kesehatan Tanaman dengan Pembersihan Tunas Air
Tunas air adalah tunas yang tumbuh dari batang pokok, cabang primer, maupun cabang sekunder yang mengarah secara vertikal. Tunas air dan cabang tidak produktif lainnya merupakan "pencuri nutrisi" yang harus dibuang secara rutin. Bagian ini hanya akan menyerap hara, menghambat pertumbuhan bunga dan buah, serta menjadi inang hama.
Pembersihan ini sebaiknya dilakukan secara berkala, setiap 1-2 bulan sekali, sebagai bagian dari perawatan rutin tabulampot. Pemangkasan tunas air secara teratur dapat merangsang pembungaan dan menjaga vitalitas tanaman. Ini merupakan langkah penting dalam teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot.
Pangkas tunas air sedekat mungkin dengan sumbernya untuk hasil optimal. Buang juga cabang yang saling tindih, menutupi cahaya, atau tumbuh ke dalam dan ke bawah. Pemangkasan ranting yang mati atau terlalu rimbun juga membantu menjaga sirkulasi udara yang baik dan mendorong pertumbuhan cabang baru yang lebih produktif.
4. Pemangkasan Pasca Panen untuk Regenerasi Tanaman
Pemangkasan pasca panen bertujuan untuk mengistirahatkan tanaman setelah berbuah berat dan menyiapkannya untuk siklus produktif berikutnya. Teknik ini juga merupakan bagian penting dari pemangkasan peremajaan yang memastikan keberlanjutan produksi buah. Langkah ini krusial dalam menjaga produktivitas tabulampot.
Lakukan pemangkasan ini segera setelah panen besar selesai untuk memaksimalkan manfaatnya. Jangan menunda terlalu lama agar tanaman memiliki waktu untuk pulih dan mempersiapkan diri. Ini adalah bagian integral dari teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot.
Pangkas cabang-cabang yang sudah berbuah, yang biasanya sudah tua, hingga mendekati cabang utama atau cabang sekunder yang masih kuat. Hal ini akan merangsang tumbuhnya cabang baru yang lebih produktif dan sehat. Dengan demikian, tanaman siap untuk menghasilkan buah kembali di musim berikutnya.
5. Mengoptimalkan Kualitas Buah dengan Pemangkasan Produksi
Pemangkasan produksi berfokus pada cabang-cabang kecil atau tersier, tempat buah biasanya muncul, dengan tujuan mengonsentrasikan kualitas buah. Teknik ini dilakukan untuk merangsang munculnya tunas-tunas produktif. Terutama tunas-tunas yang berada di tajuk bagian terluar dari tanaman.
Teknik ini dilakukan saat pembungaan awal atau ketika buah masih sangat kecil. Pemilihan waktu yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan pemangkasan ini. Ini adalah salah satu teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot yang berorientasi pada hasil.
Pada satu cabang tersier yang memiliki banyak tandan bunga atau calon buah, pangkas sebagian dan sisakan 1-2 yang terbaik. Tujuannya agar nutrisi terfokus pada buah yang tersisa, sehingga buah menjadi lebih besar dan berkualitas. Semakin banyak tunas produktif di ujung ranting, maka kemungkinan munculnya bunga dan buah juga akan semakin banyak.
6. Keseimbangan Tanaman melalui Pangkas Akar dan Pucuk
Saat mengganti media tanam atau pot, yang dikenal sebagai repotting, penting untuk melakukan pemangkasan akar dan pucuk secara seimbang. Tindakan ini bertujuan menjaga kesetaraan antara "kanopi" atau bagian atas tanaman dengan "bawah tanah" atau akar. Teknik ini juga mengoptimalkan pembungaan dan menghambat pertumbuhan tanaman agar tidak menjulang tinggi.
Pemangkasan akar dan pucuk bersamaan dilakukan saat repotting, yang biasanya dilakukan setiap 1-2 tahun sekali. Waktu ini juga tepat ketika akar sudah terlalu padat di dalam pot. Keseimbangan ini merupakan kunci dalam teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot yang sehat.
Pangkas akar yang terlalu panjang dan lebat, sekitar sepertiga bagiannya, untuk merangsang pertumbuhan akar baru. Imbangi dengan memangkas sebagian daun dan cabang pada bagian atas untuk mengurangi penguapan. Hal ini penting saat akar belum berfungsi sempurna setelah pemangkasan.
7. Teknik Pangkas Bertahap untuk Tanaman 'Bandel'
Untuk tanaman yang sulit berbuah, seperti beberapa jenis mangga atau lengkeng, pemangkasan tidak boleh dilakukan secara drastis. Lakukan pemangkasan secara bertahap disertai stress air dan pemberian pupuk generatif. Teknik ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam penerapannya.
Teknik ini dilakukan menjelang musim berbuah yang diharapkan. Pemilihan waktu yang tepat sangat penting untuk merangsang respons tanaman. Ini adalah strategi khusus dalam teknik pangkas pucuk untuk buah tabulampot yang menantang.
Pangkas pucuk daun muda, kurangi penyiraman hingga media agak kering (stress air ringan), lalu berikan pupuk tinggi Fosfor (P) dan Kalium (K) seperti MKP dan KNO3. MKP mengandung 50% fosfat dan 34% kalium, berfungsi untuk pembentukan tunas, daun, bunga, dan akar. KNO3 mengandung 13% nitrogen dan 46% kalium, yang membantu mengalirkan nutrisi hasil fotosintesis. Ulangi pangkas pucuk pada tunas baru yang muncul untuk hasil maksimal.
Tips Pendukung Kesuksesan Pangkas Pucuk Tabulampot
Selain menguasai berbagai Teknik Pangkas Pucuk untuk Buah Tabulampot, ada beberapa tips pendukung yang akan memaksimalkan keberhasilan Anda dalam merawat tanaman.
- Waktu Terbaik: Lakukan pemangkasan pada pagi atau sore hari. Hindari memangkas saat hari hujan untuk mencegah infeksi jamur pada luka potongan.
- Alat yang Tepat & Steril: Selalu gunakan gunting atau pisau pangkas yang tajam dan bersih. Sterilkan alat dengan alkohol atau api untuk memastikan potongan rapi dan mencegah penularan penyakit.
- Arah & Sudut Potongan: Potong miring (45 derajat) sekitar 0.5-1 cm di atas mata tunas atau percabangan. Potongan miring mencegah genangan air yang bisa menyebabkan pembusukan dan mempercepat penyembuhan.
- Perawatan Pasca Pangkas: Setelah pemangkasan, siram tanaman secukupnya. Berikan pupuk rendah Nitrogen tetapi tinggi Fosfor dan Kalium (seperti MKP atau KNO3) untuk mendukung pemulihan dan merangsang pembungaan. Anda juga bisa mengolesi luka besar dengan fungisida atau parafin untuk mencegah infeksi.
FAQ
Q: Apakah semua jenis buah tabulampot bisa dipangkas dengan teknik yang sama?
A: Prinsip dasarnya sama, meliputi pangkas bentuk, pangkas pucuk, dan pemeliharaan. Namun, intensitas dan waktu terbaik bisa berbeda. Tanaman yang mudah berbuah seperti jambu dan jeruk lebih responsif. Sementara itu, tanaman yang sulit berbuah seperti lengkeng dan mangga mungkin membutuhkan teknik yang lebih telaten, seperti teknik pangkas bertahap.
Q: Kapan waktu yang TEPAT untuk memangkas pucuk agar cepat berbuah?
A: Lakukan pemangkasan pucuk setelah tanaman terlihat sehat dan subur, serta memiliki cukup daun. Waktu terbaik adalah saat musim pertumbuhan, biasanya awal musim hujan atau setelah pemupukan dasar. Hindari memangkas saat tanaman sedang stres, misalnya karena kekeringan atau baru dipindahkan.
Q: Bagaimana jika saya salah pangkas atau terlalu berlebihan?
A: Tanaman buah umumnya tangguh dan dapat pulih. Jika Anda memangkas terlalu banyak, pastikan media tanam tetap lembap (tidak basah), letakkan tanaman di tempat teduh parsial sementara, dan berikan pupuk organik cair untuk stimulasi akar dan tunas baru.
Q: Apa bedanya "pangkas pucuk" dengan "pangkas biasa"?
A: "Pangkas biasa" adalah istilah umum untuk membuang bagian tanaman seperti cabang mati, sakit, atau tidak produktif. Sementara itu, "Pangkas Pucuk" lebih spesifik: yaitu memotong ujung tunas atau cabang yang masih aktif tumbuh (hijau) dengan tujuan mengubah perilaku pertumbuhan tanaman dari vegetatif ke generatif, sehingga merangsang pembungaan dan pembuahan.
Q: Perlukah memberi hormon perangsang bunga setelah pangkas pucuk?
A: Prioritas utama adalah memastikan nutrisi yang tepat. Pupuk tinggi Phosphor (P) dan Kalium (K) seperti MKP dan KNO3 lebih disarankan karena kandungan haranya yang spesifik untuk pembungaan dan pembuahan. Hormon buatan (seperti Paklobutrazol) bisa digunakan dengan hati-hati dan sesuai dosis pada tanaman yang sangat sulit berbuah, namun risiko membuat tanaman stres lebih tinggi jika salah takar. Utamakan teknik pemangkasan dan pemupukan yang benar terlebih dahulu.

4 days ago
10
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)