Liputan6.com, Jakarta - Ikan gabus (Channa striata) dikenal sebagai ikan karnivora yang membutuhkan asupan protein tinggi guna mendukung pertumbuhan optimalnya, terutama pada fase benih dan anakan. Kebutuhan nutrisi ini seringkali dipenuhi melalui pelet komersial. Namun, terdapat berbagai pakan alami dan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif, memberikan solusi ekonomis dan nutrisi yang tak kalah penting.
Memilih Alternatif Pakan Gabus Selain Pelet bukan hanya soal penghematan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan ikan. Pakan alternatif ini seringkali lebih mudah didapatkan dan memiliki kandungan gizi spesifik yang sangat dibutuhkan ikan gabus pada tahapan pertumbuhan tertentu. Oleh karena itu, diversifikasi pakan menjadi strategi penting bagi para pembudidaya.
Artikel ini akan mengulas delapan pilihan alternatif pakan ikan gabus selain pelet sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (28/1). Mulai dari pakan alami yang mudah ditemukan hingga pakan buatan sendiri, setiap opsi menawarkan keunggulan tersendiri dalam mendukung kesehatan dan laju pertumbuhan ikan gabus.
1. Kutu Air (Daphnia sp. dan Moina sp.)
Kutu air merupakan pilihan pakan yang sangat direkomendasikan untuk larva dan ikan gabus berukuran kecil. Ukurannya yang mikro serta pergerakannya yang aktif mampu menarik perhatian, sehingga mudah dikonsumsi oleh bibit ikan. Pakan ini sangat efektif dalam merangsang nafsu makan pada fase awal kehidupan ikan gabus, memastikan asupan nutrisi yang cukup di masa kritis pertumbuhan.
Pakan ini memiliki kandungan protein tinggi, sekitar 40%, yang sangat krusial untuk mengoptimalkan pertumbuhan bibit ikan. Pemberian kutu air secara teratur dapat mempercepat laju pertumbuhan bibit ikan gabus secara signifikan. Kutu air, seperti Daphnia sp. dan Moina sp., menjadi solusi ideal untuk pembudidaya yang ingin memaksimalkan pertumbuhan benih.
Ketersediaan kutu air yang melimpah dan kemudahan budidayanya menjadikan pakan ini pilihan favorit. Selain itu, pakan ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih alami bagi ikan gabus kecil. Dengan demikian, kutu air tidak hanya menunjang pertumbuhan, tetapi juga kesehatan ikan secara keseluruhan.
2. Cacing Sutera (Tubifex sp.)
Cacing sutera atau Tubifex sp. sangat kaya protein dan terbukti sangat baik untuk tumbuh kembang ikan gabus. Rutin memberikan pakan cacing sutera dapat meningkatkan pertumbuhan ikan gabus hingga 4 sampai 5 kali lebih besar dibandingkan bibit yang hanya diberi pelet buatan. Ini menunjukkan efektivitas cacing sutera sebagai pakan penunjang pertumbuhan.
Pakan alami ini sangat cocok untuk larva ikan gabus karena bentuknya yang kecil dan gerakannya yang lambat, menjadikannya santapan lezat. Meskipun harganya cenderung mahal, cacing sutera direkomendasikan untuk bibit ikan gabus. Untuk ikan gabus yang lebih besar, cacing sutera dapat diberikan sebagai pakan tambahan sesekali.
Investasi pada cacing sutera untuk bibit ikan gabus dapat menghasilkan keuntungan jangka panjang. Pertumbuhan yang lebih cepat berarti siklus panen yang lebih singkat dan potensi keuntungan yang lebih besar. Oleh karena itu, cacing sutera menjadi alternatif pakan gabus yang sangat berharga.
3. Cacing Tanah
Cacing tanah memiliki kandungan protein tinggi, menjadikannya rekomendasi sebagai makanan tambahan untuk ikan gabus. Selain itu, cacing juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh ikan, menjaga kesehatan mereka dari berbagai penyakit. Ini adalah keuntungan ganda yang ditawarkan oleh pakan alami ini.
Habitat asli ikan gabus di rawa atau sungai berlumpur memungkinkan mereka mengonsumsi cacing tanah di alam liar. Hal ini menunjukkan bahwa cacing tanah adalah pakan yang sesuai dengan insting dan kebutuhan alami ikan gabus. Kemudahan adaptasi ikan terhadap pakan ini sangat menguntungkan pembudidaya.
Cacing tanah mudah didapat di pekarangan atau dibudidayakan sendiri, menjadikannya pilihan ekonomis. Sebelum diberikan, cacing sebaiknya dibersihkan dari tanah dan kotoran. Pemberian secara teratur dapat mempercepat pertumbuhan ikan gabus tanpa dampak buruk pada kualitas air kolam.
4. Ikan Rucah / Ikan Kecil
Ikan rucah atau ikan kecil, seperti ikan cethul, wader, atau bibit ikan nila, merupakan pakan yang kaya protein. Pakan ini juga memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan pelet buatan pabrik. Ketersediaan yang melimpah di pasar ikan menjadikannya pilihan praktis.
Pemberian ikan kecil ini akan membuat ikan gabus cepat besar, mendukung laju pertumbuhan yang signifikan. Kandungan protein yang tinggi pada ikan rucah sangat baik untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang ikan gabus. Ini adalah cara efektif untuk memenuhi kebutuhan protein ikan gabus.
Ikan rucah dapat ditemukan dengan mudah di tempat pelelangan ikan yang dekat dengan dermaga nelayan. Dengan demikian, pembudidaya dapat memperoleh pasokan pakan berkualitas dengan biaya yang relatif rendah. Ikan rucah menjadi solusi cerdas untuk budidaya ikan gabus.
5. Keong Sawah / Bekicot / Siput
Keong sawah, bekicot, atau siput direkomendasikan sebagai alternatif makanan tambahan ikan gabus. Pakan ini mengandung nutrisi baik yang mampu mempercepat pertumbuhan ikan gabus. Pemanfaatan hama seperti bekicot menjadi pakan adalah langkah yang efisien dan berkelanjutan.
Bekicot, yang sering dianggap hama, memiliki kandungan protein tinggi yang sangat efektif dalam mempercepat pertambahan bobot ikan. Ini menunjukkan potensi besar bekicot sebagai sumber protein alternatif. Pengolahan yang tepat dapat mengubah hama menjadi sumber pakan bernilai.
Cara pemberiannya adalah dengan mencincang atau menggiling daging keong atau bekicot hingga halus. Untuk bekicot, sebaiknya direbus terlebih dahulu guna menghilangkan lendir dan bau, kemudian dicincang kecil. Proses ini memastikan pakan lebih bersih dan mudah dicerna oleh ikan gabus.
6. Udang Kecil atau Rebon
Udang kecil atau rebon merupakan pakan alami yang kaya protein dan sangat baik untuk mempercepat pertumbuhan ikan gabus. Kandungan protein tinggi ini esensial untuk perkembangan otot dan organ ikan. Udang kecil juga mengandung mineral penting yang mendukung kesehatan ikan secara keseluruhan.
Aroma udang yang khas mampu meningkatkan nafsu makan ikan, sehingga pakan lebih cepat habis dan efisien. Di habitat aslinya, udang memang merupakan salah satu makanan favorit ikan gabus. Hal ini membuat udang menjadi pakan yang sangat disukai dan mudah diterima.
Udang kecil bisa diberikan dalam keadaan segar atau direbus terlebih dahulu. Untuk gabus ukuran kecil, udang sebaiknya dicincang halus agar lebih mudah dikonsumsi. Fleksibilitas dalam penyajian ini memudahkan pembudidaya dalam memberikan pakan.
7. Anak Katak atau Berudu
Anak katak atau berudu merupakan pakan alami yang sangat sesuai dengan sifat predator ikan gabus. Pakan ini kaya protein dan mudah dicerna, sehingga efektif dalam mempercepat pertumbuhan ikan. Di alam liar, ikan gabus memang sering memangsa berudu sebagai sumber makanan utamanya.
Pakan ini tidak hanya menyediakan nutrisi esensial, tetapi juga merangsang insting berburu ikan gabus. Hal ini dapat meningkatkan aktivitas dan kesehatan ikan secara keseluruhan. Berudu menawarkan solusi pakan yang mendekati kondisi alami ikan gabus.
Penggunaan berudu harus dibatasi dan diambil dari lingkungan yang bersih serta bebas bahan kimia. Memastikan kualitas berudu sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ke ikan gabus. Dengan demikian, berudu dapat menjadi pakan yang efektif dan aman jika dikelola dengan baik.
8. Pakan Buatan Sendiri dari Bahan Lokal
Pembudidaya dapat membuat pelet sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti dedak, tepung tapioka, atau tepung terigu. Pembuatan pakan sendiri ini menawarkan solusi ekonomis dan mudah, mengurangi ketergantungan pada pelet komersial. Ini juga memungkinkan kontrol penuh atas kandungan nutrisi pakan.
Untuk menarik ikan gabus, pakan buatan ini perlu ditambahkan aroma daging atau tulang. Penambahan aroma ini akan meningkatkan palatabilitas pakan, memastikan ikan mau mengonsumsinya. Kreativitas dalam formulasi pakan dapat menghasilkan produk yang disukai ikan gabus.
Bahan lokal lain yang bisa digunakan meliputi tepung ikan, bungkil kacang kedelai atau kacang koro, tepung daging dan tulang, tepung darah, minyak ikan, vitamin, dan mineral. Kombinasi bahan-bahan ini dapat menciptakan pakan yang seimbang dan bergizi tinggi. Pakan buatan sendiri menjadi Alternatif Pakan Gabus Selain Pelet yang menjanjikan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Alternatif Pakan Ikan Gabus
1. Apa saja Alternatif Pakan Gabus Selain Pelet yang kaya protein?
Alternatif pakan gabus yang kaya protein meliputi kutu air, cacing sutera, cacing tanah, ikan rucah atau ikan kecil, keong sawah/bekicot/siput, udang kecil atau rebon, serta anak katak atau berudu.
2. Mengapa cacing sutera direkomendasikan untuk bibit ikan gabus?
Cacing sutera sangat kaya protein dan dapat mempercepat pertumbuhan bibit ikan gabus hingga 4-5 kali lebih besar dibandingkan pelet buatan, serta mudah dikonsumsi karena bentuknya yang kecil dan gerakannya yang lambat.
3. Bisakah pakan ikan gabus dibuat sendiri dari bahan lokal?
Ya, pembudidaya dapat membuat pelet sendiri dari bahan lokal seperti dedak, tepung tapioka, tepung terigu, tepung ikan, bungkil kacang kedelai, tepung daging dan tulang, serta minyak ikan, dengan tambahan aroma daging atau tulang untuk menarik ikan.
4. Bagaimana cara mempersiapkan keong sawah atau bekicot sebagai pakan ikan gabus?
Keong sawah atau bekicot sebaiknya dicincang atau digiling hingga halus. Untuk bekicot, direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan lendir dan bau, kemudian dicincang kecil agar mudah dicerna oleh ikan gabus.
5. Mengapa ikan gabus membutuhkan pakan berprotein tinggi?
Karena ikan gabus bersifat karnivora dan membutuhkan protein tinggi untuk mendukung pertumbuhan optimal, terutama pada fase benih dan anakan.

4 days ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)