Alternatif Pakan Ternak Ayam yang Murah, Hemat Biaya Produksi

3 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Tingginya biaya pakan sering menjadi kendala bagi peternak ayam, terutama skala kecil. Kondisi ini membuat pencarian alternatif pakan ternak ayam yang murah semakin dibutuhkan agar usaha tetap berjalan efisien.

Banyak bahan di sekitar lingkungan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan ayam. Dengan pengolahan yang tepat, alternatif pakan ternak ayam yang murah mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa biaya besar.

Penggunaan pakan alternatif juga mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan. Melalui penerapan alternatif pakan ternak ayam yang murah, peternak dapat menekan pengeluaran dan menjaga keberlanjutan usaha ternak ayam.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang alternatif pakan ternak ayam yang murah, Kamis (29/1/2026).

1. Limbah Pertanian dan Industri

Mengutip buku berjudul 30 Pakan Ayam Kampung (2018) oleh Nazaruddin Thamrin, Bambang Suharno, pakan yang diberikan kepada ayam jumlahnya berbeda-beda, tergantung pada umur, berat badan, serta tujuan produksinya.

Secara umum, ayam membutuhkan zat gizi berupa protein sebagai zat pembangun tubuh, karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi, serta vitamin dan mineral yang juga penting untuk perkembangan tubuhnya.

Limbah pertanian dan industri menjadi pilihan alternatif pakan ternak ayam yang murah karena mudah diperoleh dan tersedia dalam jumlah banyak. Dedak padi dan bekatul mengandung karbohidrat, serat, serta vitamin B yang bermanfaat untuk energi ayam.

Penggunaannya sebaiknya dibatasi sekitar 20–30 persen dalam ransum agar tidak mengganggu penyerapan nutrisi lain. Untuk meningkatkan kualitas pakan, dedak dapat difermentasi sehingga lebih mudah dicerna dan bau kotoran ayam berkurang.

2. Jagung Giling dan Umbi-umbian

Jagung giling dikenal sebagai sumber energi tinggi yang sangat disukai ayam dan harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan pakan pabrikan.

Selain jagung, ubi cincang dan tepung singkong fermentasi juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan. Bahan ini mampu membantu memenuhi kebutuhan energi ayam, asalkan diolah dengan baik agar aman dan mudah dicerna.

3. Produk Samping Industri Pangan

Mengutip buku berjudul Industri Ternak Unggas Petelur SMK/MAK Kelas XII Semester 2. Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi. Program Keahlian Agribisnis Ternak. Kompetensi Keahlian Industri Peternakan (2021) oleh  Ir. Hieronymus Budi Santoso, pakan dalam kegiatan usaha ternak berperan sangat penting. Biaya pakan ditinjau dari aspek ekonomis sangat tinggi karena dapat mencapai 70% dari total biaya produksi.

Pakan ditinjau dari aspek biologis menunjukkan bahwa pertumbuhan dan produksi dapat tercapai secara maksimal jika kualitas dan kuantitas pakan sesuai. Produksi menjadi lebih efisien dan tercapai jika tersedia bahan pakan yang murah dan kebutuhan zat-zat makanan dapat terpenuhi.

Produk samping seperti pollard dan bungkil inti sawit dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pakan ternak ayam yang murah dengan kandungan protein cukup baik.

Pollard sebaiknya diberikan dalam jumlah terbatas agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan. Bungkil inti sawit perlu diolah lebih lanjut untuk meningkatkan kecernaannya sehingga tetap aman bagi ayam.

4. Sumber Protein Hewani dan Nabati

Protein sangat dibutuhkan ayam untuk pertumbuhan dan pembentukan otot. Sumber protein hewani seperti tepung ikan, maggot BSF, dan tepung siput membantu meningkatkan daya tahan tubuh ayam.

Sementara itu, bungkil kedelai dan kacang kedelai menyediakan protein nabati tinggi yang penting untuk mendukung performa ayam, terutama pada masa pertumbuhan.

5. Tanaman Air dan Hijauan

Tanaman air seperti azolla dan wolffia merupakan pakan alternatif yang hemat biaya dan mudah dibudidayakan. Hijauan seperti kangkung, bayam, dan daun pepaya juga bisa ditambahkan sebagai pakan tambahan untuk melengkapi nutrisi. Pemanfaatan tanaman sekitar pekarangan ini membantu mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan.

6. Sisa Makanan dan Pakan Fermentasi

Sisa makanan rumah tangga yang masih layak dapat dimanfaatkan sebagai tambahan pakan ayam, terutama untuk ayam kampung. Selain itu, fermentasi pakan dengan EM4 membantu meningkatkan nilai gizi dan efisiensi pakan. Cara ini termasuk alternatif pakan ternak ayam yang murah sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga.

Q & A Seputar Topik

Mengapa pakan alternatif penting dalam peternakan ayam?

Pakan alternatif penting karena dapat menekan biaya produksi yang mencapai 60-70% dari total pengeluaran, serta memanfaatkan bahan lokal yang mudah didapat untuk menjaga nutrisi ayam.

Apa saja contoh limbah pertanian yang bisa dijadikan pakan ayam?

Contoh limbah pertanian yang bisa dijadikan pakan ayam antara lain dedak padi/bekatul, jagung giling, limbah gandum (pollard), bungkil inti sawit, ubi cincang/tepung singkong fermentasi, ampas tahu, ampas kelapa, dan kulit pisang.

Bagaimana cara mengolah dedak atau bekatul agar lebih bernutrisi dan mengurangi bau kotoran ayam?

Dedak atau bekatul dapat difermentasi menggunakan EM4 peternakan dan air. Campurkan 1 kg dedak dengan dua tutup botol EM4 dan air, aduk rata, lalu tutup rapat dan biarkan di tempat teduh selama tiga hari.

Apa saja sumber protein hewani dan nabati yang baik untuk pakan ayam?

Sumber protein hewani yang baik meliputi tepung ikan, maggot BSF, tepung siput, dan tepung tulang. Sementara sumber nabati yang kaya protein adalah kacang kedelai dan bungkil kedelai.

Apakah sisa makanan rumah tangga aman untuk pakan ayam?

Sisa makanan rumah tangga aman jika dipastikan tidak basi, tidak berminyak berlebihan, dan tidak mengandung bahan berbahaya. Contohnya sayuran, nasi, atau buah-buahan dapat meningkatkan variasi nutrisi ayam.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|