Liputan6.com, Jakarta - Kamar mandi adalah area rumah yang paling cepat terlihat kotor, terutama pada bagian sela atau nat keramik yang sering berubah warna menjadi kehitaman akibat lembap, sisa sabun, serta pertumbuhan jamur. Banyak orang mengira satu-satunya cara membersihkan sela keramik adalah dengan menyikat keras, padahal cara membersihkan tersebut sering membuat tangan pegal, menghabiskan waktu, bahkan bisa merusak nat jika dilakukan terlalu sering dan terlalu kuat.
Padahal, ada banyak metode praktis yang bisa dilakukan untuk membersihkan sela keramik kamar mandi tanpa perlu disikat. Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti baking soda, cuka, air panas, hingga cairan pembersih khusus, kotoran bisa luruh dengan sendirinya. Berikut cara efektif membersihkan sela keramik kamar mandi tanpa disikat agar tetap bersih, higienis, dan terlihat seperti baru.
1. Campuran Baking Soda dan Cuka
Baking soda dan cuka merupakan kombinasi pembersih alami yang sangat populer karena mampu meluruhkan kerak, jamur, dan noda sabun yang menempel di sela keramik kamar mandi. Baking soda bekerja sebagai pembersih ringan yang masuk ke pori-pori nat, sedangkan cuka bersifat asam sehingga mampu menghancurkan lapisan kotoran yang sudah mengeras akibat air dan sisa produk mandi.
Cara menggunakannya pun cukup mudah, yaitu dengan menaburkan baking soda di sepanjang sela keramik yang kotor, lalu menyemprotkan cuka putih di atasnya hingga muncul reaksi berbuih. Reaksi ini membantu mengangkat kotoran dari dalam nat tanpa perlu tenaga ekstra. Diamkan campuran tersebut selama kurang lebih 10 sampai 15 menit agar bahan aktifnya bekerja maksimal menembus sela keramik.
Setelah didiamkan, bilas seluruh area dengan air hangat atau air bersih. Biasanya, noda hitam dan kerak akan terangkat sendiri tanpa perlu disikat keras. Metode ini sangat cocok digunakan secara rutin karena bahannya murah, aman, dan tidak merusak permukaan keramik maupun nat dalam jangka panjang.
2. Air Panas dan Garam
Air panas memiliki kemampuan untuk membuka pori-pori nat keramik sehingga kotoran yang menempel lebih mudah dilepaskan. Ketika dikombinasikan dengan garam, efek pembersihnya semakin maksimal karena garam bersifat antibakteri dan mampu menghambat pertumbuhan jamur penyebab sela keramik menghitam dan berbau tidak sedap.
Untuk menerapkannya, larutkan beberapa sendok makan garam ke dalam satu ember air panas, lalu tuangkan secara perlahan ke sela-sela keramik kamar mandi. Pastikan air benar-benar menyentuh bagian nat yang kotor agar larutan bisa bekerja masuk ke celah kecil yang biasanya sulit dijangkau.
Diamkan larutan tersebut sekitar 10 menit sebelum dibilas dengan air bersih. Tanpa disikat, kerak sabun dan jamur akan mulai luruh dan warna sela keramik tampak lebih cerah. Cara ini cocok digunakan sebagai perawatan mingguan agar nat tidak cepat menghitam kembali.
3. Pemutih Cair yang Diencerkan
Pemutih cair atau bleach terkenal ampuh dalam mengatasi noda hitam dan jamur membandel di sela keramik kamar mandi. Kandungan klorin di dalamnya bekerja dengan cara membunuh mikroorganisme dan memudarkan warna gelap yang muncul akibat kelembapan dan penumpukan kotoran.
Agar aman, pemutih sebaiknya diencerkan terlebih dahulu dengan air dengan perbandingan sekitar satu banding tiga. Larutan tersebut kemudian dimasukkan ke botol semprot atau langsung dituangkan secara perlahan ke sela keramik yang terlihat kotor dan kusam.
Diamkan larutan selama 10 hingga 15 menit supaya zat aktifnya bekerja maksimal. Setelah itu bilas dengan air bersih sampai tidak ada sisa bau pemutih. Tanpa disikat, sela keramik biasanya sudah tampak lebih putih, bersih, dan bebas jamur jika dilakukan secara benar dan teratur.
4. Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida 3 persen merupakan cairan yang sering digunakan sebagai antiseptik, tetapi juga efektif untuk membersihkan sela keramik kamar mandi. Cairan ini mampu menembus nat dan melarutkan kotoran organik seperti jamur, noda sabun, serta sisa minyak dari produk perawatan tubuh.
Cara penggunaannya cukup sederhana, yaitu dengan menuangkan hidrogen peroksida ke botol semprot lalu menyemprotkannya ke seluruh sela keramik yang kotor. Pastikan permukaan nat benar-benar basah agar cairan bisa bekerja merata pada bagian yang menghitam.
Setelah disemprot, diamkan selama sekitar 10 sampai 15 menit, lalu bilas menggunakan air bersih. Tanpa perlu disikat, noda biasanya akan memudar secara perlahan dan sela keramik terlihat lebih bersih serta segar kembali, terutama jika dilakukan secara rutin setiap beberapa minggu.
5. Pasta Baking Soda dan Sabun Cair
Selain dicampur dengan cuka, baking soda juga bisa dikombinasikan dengan sabun cair untuk menghasilkan pasta pembersih yang lembut namun efektif. Pasta ini mampu meluruhkan kerak sabun, minyak, dan kotoran yang menumpuk di sela keramik kamar mandi akibat penggunaan harian.
Untuk membuatnya, campurkan baking soda dengan sedikit sabun cair hingga membentuk tekstur pasta kental. Oleskan pasta tersebut ke sepanjang sela keramik menggunakan sendok kecil atau ujung kain agar merata ke seluruh bagian nat yang kotor.
Diamkan pasta selama sekitar 15 menit supaya kandungan pembersihnya bekerja maksimal. Setelah itu bilas dengan air bersih. Tanpa disikat keras, nat keramik akan terlihat lebih cerah, bersih, dan tidak lagi dipenuhi noda kusam yang mengganggu tampilan kamar mandi.
6. Uap Air Panas
Uap air panas sangat efektif untuk melonggarkan kotoran yang sudah mengeras di sela keramik kamar mandi. Panas dari uap membantu melemahkan daya rekat jamur, kerak sabun, dan sisa mineral air yang biasanya sulit dibersihkan jika dalam kondisi kering.
Cara memanfaatkannya cukup praktis, yaitu dengan menutup kamar mandi dan menyalakan shower air panas selama 10 sampai 15 menit hingga ruangan dipenuhi uap. Uap tersebut akan mengenai seluruh permukaan dinding dan lantai, termasuk sela keramik yang kotor.
Setelah proses penguapan selesai, siram sela keramik dengan air bersih. Tanpa disikat, kotoran akan lebih mudah luruh karena sudah dilunakkan oleh panas. Metode ini cocok dijadikan kebiasaan rutin agar sela keramik tidak cepat menghitam.
7. Cairan Pembersih Keramik Siap Pakai
Saat ini banyak produk pembersih khusus nat keramik yang dirancang untuk bekerja tanpa perlu disikat keras. Cairan ini biasanya mengandung bahan aktif yang mampu melarutkan jamur, kerak, dan noda hanya dengan cara disemprot dan didiamkan beberapa menit.
Penggunaannya sangat praktis, cukup semprotkan cairan ke sela keramik sesuai petunjuk pada kemasan produk, lalu biarkan selama waktu yang dianjurkan agar zat pembersihnya bekerja maksimal mengangkat kotoran dari dalam nat.
Setelah didiamkan, bilas menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa cairan. Tanpa tenaga ekstra, sela keramik akan terlihat lebih bersih, putih, dan rapi kembali, sehingga kamar mandi tampak lebih nyaman dan higienis untuk digunakan sehari-hari.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Kenapa sela keramik kamar mandi cepat menghitam?
A: Karena kelembapan tinggi, sisa sabun, dan pertumbuhan jamur yang menempel lama di nat keramik.
Q: Apakah membersihkan nat harus selalu disikat?
A: Tidak, banyak bahan seperti baking soda, cuka, atau uap panas yang bisa membersihkan tanpa disikat.
Q: Seberapa sering sela keramik perlu dibersihkan?
A: Idealnya seminggu sekali untuk perawatan ringan agar jamur tidak menumpuk.
Q: Apakah pemutih aman untuk keramik?
A: Aman jika diencerkan dan tidak digunakan terlalu sering agar nat tidak cepat rapuh.
Q: Bagaimana mencegah nat cepat kotor kembali?
A: Pastikan kamar mandi kering, ventilasi baik, dan bilas lantai setelah mandi.

3 days ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)