Cara Membuat Pakan Sapi Ternak Agar Cepat Gemuk, Bisa Capai Bobot 400 Kg Waktu 5 Bulan

4 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pemberian makanan atau pakan pada sapi ternak merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh setiap peternak. Sebab, pakan berkualitas dapat membantu pertumbuhan hewan lebih optimal. Sapi dengan berat badan ideal tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga mengoptimalkan keuntungan usaha peternakan.

Jenis pakan terbaik yang bisa menunjang pertumbuhan sapi harus terdiri dari berbagai nutrisi penting seperti protein, energi, vitamin, dan mineral. Jika pakan yang diberikan kurang tepat, maka proses penggemukan sapi bisa berjalan lambat dan kurang efektif.

Seorang pengelola peternakan sapi di Banjarnegara, Jawa Tengah bernama Faisal Husen (29), membagikan beberapa cara dan tips membuat pakan sapi ternak untuk target penggemukan dengan kombinasi pakan alami dan buatan.

Jenis Pakan Sapi

Saat diwawancara reporter Liputan6.com, Faisal menjelaskan jika pakan sapi sendiri dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu pakan alami, buatan, dan alternatif. Agar berat badan sapi mencapai target, kombinasi pakan tersebut harus diberikan.

"Jika diberi rumput aja pasti perkembangan hewan akan lama. Karena saya ini masuknya (ternak) penggemukan jadi harus memenuhi target, maksudnya ada target waktunya. Makanya dibantu dengan pakan tambahan (comboran)," jelas Faisal.

Pakan Alami

Pakan alami adalah pakan yang berasal dari rumput-rumputan seperti rumput gajah, rumput lapangan, rumput odot, dan sebagainya. Pakan hijauan yang berkualitas tinggi akan membantu meningkatkan fermentasi dalam rumen dan menambah asupan energi sapi.

Pakan Buatan

Sementara pakan buatan dibuat oleh manusia dengan jenisnya berupa konsentrat, silase, molase, polar, dan lain sebagainya. Konsentrat contohnya, berfungsi sebagai sumber protein dan energi yang cepat diserap tubuh sapi. Nutrisi tersebut sangat baik untuk pembentukan otot dan jaringan tubuh sapi.

Pakan Alternatif

Selain hijauan dan konsentrat, pakan tambahan perlu diberikan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan sapi dan mempercepat proses penggemukan. Pakan alternatif sendiri adalah pakan yang berasal dari limbah pertanian atau industri seperti ampas tahu, ampas singkong, dan lain-lain.

Cara Memberikan Pakan Sapi Agar Cepat Gemuk

Faisal menyebut, jika pemberian pakan sapi harus dilakukan sebanyak dua kali sehari di jam yang sama. Pada pagi hari, pakan comboran yang terdiri dari campuran konsentrat, ampas tahu, singkong, molase, remix, polar, dan garam diberikan lebih dulu.

"Pagi hari itu tempat makan dikosongi langsung dikasih comboran. Setelah habis baru dikasih rumput atau jerami," terangnya.

Pengelola peternakan Lembu Khambali Farm itu juga menambahkan, jika kombinasi bahan pakan tambahan yang diberikan ke sapi sebenarnya bisa disesuaikan. Hal paling penting ialah memastikan nutrisinya tercukupi agar bobotnya mencapai target sesuai waktu yang ditentukan.

"Yang jelas pemberian makan jangan sembarangan jam-nya harus bener-bener tepat artinya setiap harinya itu harus dikasih makan di jam yang sama. Pemberian garam pada pakan tambahan dan air minum juga sangat penting dan cukup krusial soalnya bisa bikin sapi tidak mudah stress kan mineral tambahan itu," kata Faisal.

Takaran Jumlah Pakan yang Diberikan untuk Sapi Ternak

Sementara untuk takaran jumlah pakan yang diberikan, biasanya akan disesuaikan dengan bobot sapi itu sendiri. 

"Jumlah pakan yang diberikan tergantung berat sapi. Misal kalau berat sapi 300 kilogram ya pakannya 3 sampai 4 kilo sekali makan. Patokannya itu aja, kal 200 kilo berarti ya 2-3 kilo. Itu takaran sekali makan ya sementara sehari itu dua kali makan di pagi dan sore hari," kata Faisal.

Lebih lanjut, Faisal menyebut, jika sebenarnya ada banyak faktor lain juga yang bisa mempengaruhi perkembangan bobot sapi. Namun setidaknya kualitas pakan yang baik sangat menunjang proses pertumbuhan hewan.

"Kalo sapi pedaging paling cepat itu 4 bulan (dirawat) atau 5 bulan lah sudah siap jual. Sebenarnya ada banyak faktor bisa pengaruh ke bobot sapi, tapi seenggaknya kalo jenis sapinya bagus, pakannya bagus, dan perawatannya oke ya satu hari bisa nambah 1 kilogram," ungkapnya.

"Misal kasarannya kita sama ratakan sehari naik 1 kilogram, dikali 120 hari (4 bulan) ya bobotnya nambah segitu. Jadi misal berat sapi awalnya 300 kilogram setelah dirawat naik jadi 420-450 kilogram nah itu udah siap jual," terang Faisal.

Dengan mengombinasikan hunian berkualitas, pakan tambahan tinggi protein, serta manajemen kandang dan kesehatan yang baik, maka pertumbuhan sapi bisa optimal dan memenuhi target.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|