Liputan6.com, Jakarta - Menanam kemangi di rumah merupakan solusi praktis bagi siapa saja yang ingin selalu memiliki bumbu segar tanpa bergantung pada pasar. Tanaman ini dikenal mudah tumbuh, cepat panen, dan tidak memerlukan perawatan khusus, sehingga cocok untuk pemula sekalipun. Selain itu, kemangi memiliki aroma khas yang mampu meningkatkan cita rasa berbagai masakan tradisional maupun modern.
Kemangi juga termasuk tanaman dapur yang serbaguna karena dapat ditanam di berbagai media, mulai dari pot, polybag, hingga langsung di tanah pekarangan. Dengan pencahayaan yang cukup dan media tanam yang sesuai, kemangi bisa tumbuh subur meski di lahan terbatas seperti teras rumah atau balkon.
Keuntungan lain menanam kemangi sendiri adalah Anda dapat mengontrol kualitas tanaman tanpa pestisida kimia berlebihan. Hal ini membuat kemangi lebih aman dikonsumsi setiap hari, sekaligus membantu menciptakan kebiasaan hidup sehat dan ramah lingkungan di rumah.
1. Menyiapkan Benih Kemangi Berkualitas
Pemilihan benih merupakan tahap awal yang sangat menentukan keberhasilan menanam kemangi. Benih yang berkualitas biasanya berasal dari tanaman induk yang sehat, memiliki warna hitam pekat, serta tidak keriput atau berjamur. Benih yang baik akan menghasilkan tingkat perkecambahan tinggi dan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam.
Benih kemangi bisa diperoleh dari toko pertanian, marketplace, atau hasil panen sendiri dari bunga kemangi yang telah tua dan kering. Jika menggunakan benih kemasan, pastikan Anda memeriksa tanggal kedaluwarsa serta informasi daya kecambah yang tertera pada kemasan agar tidak kecewa saat proses penyemaian.
Sebelum disemai, benih dapat direndam air hangat selama beberapa jam untuk membantu mempercepat proses perkecambahan. Benih yang tenggelam menandakan kualitas yang baik, sedangkan benih yang mengapung sebaiknya tidak digunakan karena kemungkinan tumbuhnya kecil.
2. Menyiapkan Media Tanam yang Subur
Media tanam berperan penting dalam menyediakan nutrisi dan ruang tumbuh bagi akar kemangi. Media yang ideal harus gembur, kaya unsur hara, dan memiliki drainase baik agar air tidak menggenang di sekitar akar. Kondisi ini membantu akar bernapas dengan baik dan mencegah pembusukan.
Campuran media tanam yang umum digunakan terdiri dari tanah, kompos atau pupuk kandang matang, serta sekam padi atau pasir dengan perbandingan seimbang. Kompos berfungsi sebagai sumber nutrisi alami, sementara sekam atau pasir membantu memperbaiki sirkulasi udara dan air di dalam media tanam.
Sebelum digunakan, media tanam sebaiknya diaduk merata dan dibasahi secukupnya. Pastikan pot atau polybag memiliki lubang drainase di bagian bawah agar kelebihan air dapat keluar dengan lancar, sehingga pertumbuhan kemangi menjadi lebih optimal.
3. Proses Penyemaian Benih Kemangi
Penyemaian bertujuan untuk menumbuhkan benih hingga menjadi bibit yang kuat sebelum dipindahkan ke tempat tanam utama. Benih kemangi disebar tipis dan merata di atas media tanam, lalu ditutup lapisan tanah halus agar tidak mudah terbawa air saat disiram.
Penyiraman pada tahap ini sebaiknya menggunakan semprotan halus agar kelembapan media tetap terjaga tanpa menggeser posisi benih. Media yang terlalu kering atau terlalu basah dapat menghambat proses perkecambahan dan menyebabkan benih gagal tumbuh.
Letakkan wadah semaian di tempat yang terang namun tidak terkena sinar matahari langsung. Dalam kondisi ideal, benih kemangi akan mulai berkecambah dalam waktu 3–7 hari, lalu tumbuh menjadi bibit kecil yang siap dirawat lebih lanjut.
4. Pemindahan Bibit ke Pot atau Lahan
Bibit kemangi dapat dipindahkan setelah memiliki 3–4 helai daun sejati dan batang yang cukup kuat. Proses pemindahan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar akar tidak rusak, karena akar yang terluka dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Pemindahan paling baik dilakukan pada sore hari atau saat cuaca mendung, sehingga bibit tidak mengalami stres akibat panas matahari. Lubang tanam dibuat sedikit lebih besar dari ukuran akar, lalu bibit dimasukkan dan ditutup kembali dengan media tanam hingga berdiri tegak.
Jarak tanam sekitar 20–30 cm perlu diperhatikan agar setiap tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup. Dengan jarak yang ideal, kemangi akan tumbuh lebih rimbun, tidak saling berebut nutrisi, dan menghasilkan daun yang lebih banyak.
5. Perawatan Rutin Tanaman Kemangi
Kemangi memerlukan penyiraman rutin agar media tanam tetap lembap, terutama pada musim kemarau. Penyiraman biasanya dilakukan 1–2 kali sehari, namun tetap disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan media tanam.
Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh, sehingga sebaiknya diletakkan di area yang mendapatkan cahaya minimal 5–6 jam per hari. Kurangnya cahaya dapat menyebabkan batang kemangi tumbuh memanjang dan daun menjadi kecil serta pucat.
Untuk menjaga kesuburan, pemupukan tambahan menggunakan pupuk organik cair atau kompos dapat dilakukan setiap 2–3 minggu sekali. Pemupukan rutin akan membantu merangsang pertumbuhan daun yang lebat dan memperpanjang masa produktif tanaman.
6. Cara Panen Kemangi yang Benar
Kemangi umumnya sudah bisa dipanen pertama kali saat berumur sekitar 30–40 hari setelah tanam. Panen dilakukan dengan memetik daun atau pucuk menggunakan tangan atau gunting yang bersih agar tanaman tidak rusak.
Pemangkasan pucuk secara rutin akan merangsang pertumbuhan cabang baru, sehingga tanaman menjadi lebih rimbun. Teknik panen yang tepat justru membuat kemangi dapat dipanen berkali-kali tanpa mengurangi kualitas daun yang dihasilkan.
Hindari memanen terlalu banyak dalam satu waktu, terutama pada tanaman yang masih muda. Sisakan sebagian daun agar tanaman tetap dapat berfotosintesis dan tumbuh dengan baik untuk panen berikutnya.
7. Menjaga Kemangi Tetap Subur dan Tahan Lama
Salah satu tantangan dalam menanam kemangi adalah munculnya bunga yang menandakan fase generatif tanaman. Jika dibiarkan, pembungaan dapat mengurangi produksi daun dan mengubah aroma kemangi menjadi kurang kuat.
Pemangkasan bunga secara rutin sangat dianjurkan agar energi tanaman tetap difokuskan pada pertumbuhan daun. Selain itu, menjaga kelembapan tanah dan ketersediaan nutrisi juga berperan penting dalam memperpanjang usia produktif tanaman.
Pengendalian hama sebaiknya dilakukan secara alami menggunakan larutan bawang putih, air sabun ringan, atau neem oil. Cara ini lebih aman bagi kesehatan dan menjaga kemangi tetap layak dikonsumsi sebagai bumbu segar harian.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Berapa lama kemangi bisa dipanen?
Kemangi dapat dipanen pertama kali sekitar 30–40 hari setelah tanam.
2. Apakah kemangi bisa ditanam di pot kecil?
Bisa, asalkan pot memiliki drainase baik dan cukup sinar matahari.
3. Kenapa daun kemangi kecil dan pucat?
Biasanya karena kurang sinar matahari atau nutrisi.
4. Apakah kemangi perlu pupuk kimia?
Tidak wajib, pupuk organik sudah cukup untuk pertumbuhan optimal.
5. Bagaimana cara mencegah kemangi cepat mati?
Rutin pangkas pucuk dan bunga serta jaga kelembapan media tanam.

3 weeks ago
20
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490922/original/076142100_1770031354-Alta_Ballah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466415/original/082739700_1767844447-kayu4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490663/original/005359900_1770019966-Black_Sapote.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487009/original/092544600_1769654070-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490639/original/026490800_1770019196-skin_barrier_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374859/original/076690000_1759905895-lk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358421/original/059682900_1758604724-ChatGPT_Image_Sep_23__2025__12_08_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1540452/original/019429700_1489754718-bekicot_kawin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489887/original/026084000_1769944251-cover_perkebunan_melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490530/original/005219900_1770014517-budidaya_belut.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490514/original/097321000_1770013968-tembok_lembab__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489340/original/061803300_1769844493-ChatGPT_Image_31_Jan_2026__14.26.58.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829798/original/075860100_1715571424-35647.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)