Liputan6.com, Jakarta - Ikan mas merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang sangat populer dan sering dipilih oleh pemula karena warna yang beragam serta gerakannya yang anggun. Keindahannya menjadikan ikan ini daya tarik utama di akuarium maupun kolam.
Di balik popularitas tersebut, banyak ikan mas tidak bertahan lama akibat perawatan yang kurang tepat. Padahal, dengan kondisi lingkungan yang sesuai dan perhatian lebih terhadap detail perawatan esensial, ikan mas dapat hidup hingga puluhan tahun.
Merawat ikan mas agar sehat dan berumur panjang tidak cukup hanya dengan memberi makan secara rutin. Diperlukan pemahaman menyeluruh tentang kebutuhan spesifiknya, mulai dari pengaturan akuarium hingga menjaga kesehatan secara konsisten. Berikut cara merawat ikan mas supaya tidak mudah mati, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (28/1/2026).
Pemilihan dan Persiapan Akuarium yang Tepat
Pemilihan akuarium yang sesuai merupakan langkah awal krusial dalam merawat ikan mas. Ikan mas koki, misalnya, dapat tumbuh cukup besar. Oleh karena itu, ikan ini membutuhkan akuarium berukuran memadai, minimal 100 liter untuk satu ekor ikan mas koki.
Secara umum, disarankan untuk menyediakan setidaknya 20 galon (sekitar 75 liter) untuk ikan mas pertama. Tambahkan 10 galon (sekitar 38 liter) untuk setiap ikan mas berikutnya. Penting untuk memilih akuarium yang lebih lebar daripada tinggi guna meningkatkan jumlah oksigen di permukaan air.
Sebelum ikan dimasukkan, akuarium perlu disiapkan dengan melakukan “siklus bebas ikan” selama dua minggu atau lebih. Proses ini memungkinkan bakteri pengurai limbah berkembang biak. Siklus ini juga mencegah keracunan amonia pada ikan.
Hiasan akuarium seperti tumbuhan air, batu, atau struktur lainnya perlu disediakan. Hiasan ini berfungsi sebagai tempat persembunyian agar ikan merasa aman dan mengurangi stres. Dengan demikian, lingkungan akuarium akan lebih nyaman bagi ikan mas.
Menjaga Kualitas Air Tetap Optimal
Kualitas air adalah faktor terpenting bagi kesehatan ikan mas. Air yang buruk dapat menyebabkan stres dan kematian pada ikan. Parameter air seperti suhu, pH, amonia, nitrit, dan nitrat harus dipantau secara rutin.
Suhu air ideal untuk ikan mas berkisar antara 20-23°C. Beberapa varietas seperti komet atau shubunkin dapat hidup pada suhu 15-21°C. Untuk pertumbuhan optimal, suhu air yang disarankan adalah 25-27°C. Perubahan suhu mendadak harus dihindari karena dapat berdampak buruk pada kehidupan ikan.
Tingkat keasaman (pH) air yang baik untuk ikan mas air tawar umumnya berkisar antara 6,5 hingga 8,5. Kisaran ideal pH air adalah 7,0-8,4. Penggantian air secara teratur sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas kualitas air.
Disarankan untuk melakukan penggantian air parsial sekitar 10-20% setiap satu minggu sekali, atau 30-40% setiap lima hingga tujuh hari. Air yang akan digunakan sebaiknya telah diendapkan minimal 24 jam untuk menghilangkan klorin atau zat berbahaya lainnya. Pemasangan sistem filtrasi yang baik, baik filter mekanik maupun biologis, sangat penting untuk menyaring kotoran dan limbah serta menjaga kebersihan air. Penggunaan aerator atau airstone dapat membantu memastikan kadar oksigen yang cukup dalam air, terutama karena ikan mas menghasilkan banyak limbah yang dapat mengurangi oksigen terlarut.
Pemberian Pakan Seimbang dan Tepat
Pemberian pakan yang seimbang dan bernutrisi lengkap sangat dianjurkan untuk ikan mas. Pakan khusus ikan mas, seperti pelet koi atau pelet tenggelam yang mengandung sekitar 30 persen protein, sangat direkomendasikan. Pakan ini mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan.
Selain pelet, ikan mas juga dapat diberi pakan tambahan berupa sayuran yang direndam, cacing sutra, cacing tanah, jangkrik, kroto, atau kutu air. Pakan tambahan ini menunjang pertumbuhan dan memenuhi kebutuhan nutrisi ikan. Variasi pakan membantu menjaga asupan nutrisi seimbang.
Penting untuk memberi makan dalam jumlah yang tepat dan menghindari sisa makanan berlebihan di dalam akuarium. Sisa pakan dapat mengendap dan menurunkan kualitas air dengan cepat. Pemberian pakan yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ikan.
Ikan mas koki dewasa umumnya cukup diberi makan sekali sehari. Ikan mas koki yang masih kecil mungkin perlu diberi makan lebih sering karena masa pertumbuhannya. Pastikan pakan habis dalam 10-15 menit agar tidak mencemari air.
Pencegahan Penyakit dan Pemantauan Kesehatan
Memantau kesehatan ikan mas secara berkala adalah langkah penting untuk mencegah kematian dini. Perhatikan tanda-tanda ikan yang tidak sehat, seperti perubahan perilaku, nafsu makan yang berkurang, atau perubahan warna dan bentuk tubuh. Deteksi dini membantu penanganan lebih cepat.
Beberapa penyakit umum yang menyerang ikan mas meliputi bintik putih (disebabkan parasit Ichthyophthirius multifiliis), insang bengkak (disebabkan mikrobakteria Myxosporea), kutu ikan (argulosis), serta infeksi bakteri seperti Aeromonas punctata dan Pseudomonas fluorescens. Mengenali gejala ini sangat penting.
Untuk mencegah penyebaran penyakit, disarankan untuk melakukan karantina pada ikan yang baru didatangkan sebelum memasukkannya ke akuarium utama. Karantina membantu memastikan ikan baru bebas penyakit. Menjaga kebersihan akuarium secara rajin dengan membersihkan kotoran dan sisa pakan juga sangat membantu dalam mencegah penyakit.
Selain itu, menghindari kepadatan ikan yang terlalu tinggi dalam akuarium atau kolam sangat penting. Kepadatan berlebihan dapat mempercepat penurunan kualitas air, meningkatkan kadar amonia, dan menyebabkan ikan stres serta kekurangan oksigen. Dengan mengenali penyebab dan gejala penyakit serta melakukan langkah pencegahan yang tepat, peluang untuk menjaga kelangsungan hidup ikan mas akan semakin tinggi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Berapa ukuran akuarium ideal untuk ikan mas?
Akuarium minimal 75 liter untuk ikan mas pertama, dan tambahan 38 liter untuk setiap ikan berikutnya disarankan, dengan bentuk lebih lebar.
2. Bagaimana cara menjaga kualitas air akuarium ikan mas?
Ganti air parsial 10-20% setiap minggu atau 30-40% setiap lima hingga tujuh hari, gunakan filter, dan aerator untuk oksigen.
3. Apa saja tanda-tanda ikan mas yang tidak sehat?
Tanda-tanda ikan mas tidak sehat meliputi perubahan perilaku, nafsu makan berkurang, atau perubahan warna dan bentuk tubuh.
4. Jenis pakan apa yang baik untuk ikan mas?
Pakan pelet khusus ikan mas dengan 30% protein, ditambah pakan alami seperti sayuran, cacing sutra, atau kutu air sangat baik.

4 days ago
9
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)