Ide Usaha Pakan Ternak Modal Berapa? Peluang Bisnis Menjanjikan

2 days ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Ide usaha pakan ternak modal berapa? sering ditanyakan pemula karena peluangnya stabil seiring meningkatnya kebutuhan pakan. Usaha ini bisa dimulai bertahap dengan perencanaan yang sesuai kemampuan modal.

Banyak orang tertarik pada ide usaha pakan ternak modal berapa? karena bahan bakunya mudah didapat dari lingkungan sekitar. Limbah pertanian dan bahan lokal dapat diolah menjadi produk bernilai jual dengan inovasi sederhana.

Memahami ide usaha pakan ternak modal berapa? membantu menentukan skala produksi yang realistis. Perhitungan biaya dan strategi yang tepat membuat usaha lebih efisien dan berpeluang berkembang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide usaha pakan ternak modal berapa, Jumat (30/1/2026).

Ide Usaha Pakan Ternak Modal Berapa?

Mengutip buku berjudul Industri Ternak Unggas Petelur SMK/MAK Kelas XII Semester 2. Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi. Program Keahlian Agribisnis Ternak. Kompetensi Keahlian Industri Peternakan (2021) oleh  Ir. Hieronymus Budi Santoso, pakan dalam kegiatan usaha ternak berperan sangat penting. Biaya pakan ditinjau dari aspek ekonomis sangat tinggi karena dapat mencapai 70% dari total biaya produksi.

Pakan ditinjau dari aspek biologis menunjukkan bahwa pertumbuhan dan produksi dapat tercapai secara maksimal jika kualitas dan kuantitas pakan sesuai. Produksi menjadi lebih efisien dan tercapai jika tersedia bahan pakan yang murah dan kebutuhan zat-zat makanan dapat terpenuhi.

Berikut ini ide usaha pakan ternak:

1. Pakan Ayam

Usaha pakan ayam memiliki prospek yang stabil karena tingginya jumlah peternakan unggas di Indonesia. Permintaan pakan ayam petelur dan pedaging terus berjalan seiring kebutuhan telur dan daging ayam di pasar. Banyak peternak memilih pakan alternatif untuk menekan biaya, sehingga peluang pemasok pakan lokal sangat terbuka.

Estimasi modal operasional bulanan berkisar Rp3–5 juta untuk produksi bahan pakan, Rp2–4 juta untuk distribusi, Rp1–3 juta untuk promosi, serta tambahan Rp1–3 juta untuk perawatan mesin dan pengembangan produk.

2. Pakan Ikan

Usaha pakan ikan juga memiliki peluang besar karena meningkatnya budidaya ikan air tawar dan laut. Produksi pelet ikan dapat dimulai dari skala kecil dengan peralatan sederhana. Estimasi modal awal berkisar Rp5–10 juta untuk mesin pencetak pelet sederhana dan bahan baku.

Modal operasional bulanan berada di kisaran Rp3–6 juta tergantung kapasitas produksi, dengan potensi balik modal dalam waktu relatif singkat jika pemasaran berjalan lancar.

3. Pakan Kambing

Usaha pakan kambing cocok dikembangkan di daerah pedesaan karena bahan bakunya mudah diperoleh. Pakan dapat berupa rumput fermentasi, dedak, atau campuran singkong dan konsentrat sederhana.

Estimasi modal awal untuk usaha pakan kambing skala kecil berkisar Rp4–8 juta, meliputi alat pencacah, tempat fermentasi, dan bahan baku. Biaya operasional bulanan rata-rata Rp1–2 juta, tergantung volume produksi dan ketersediaan bahan lokal.

4. Pakan Sapi

Usaha pakan sapi membutuhkan perencanaan matang karena pakan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas ternak. Pakan seperti silase, rumput fermentasi, dan complete feed banyak diminati peternak modern.

Estimasi modal awal usaha pakan sapi skala kecil berkisar Rp7–15 juta untuk peralatan, bahan baku, dan tempat produksi. Modal operasional bulanan umumnya berada di kisaran Rp2–4 juta, tergantung jenis pakan dan jumlah produksi.

Peluang Usaha Pakan Ternak yang Menjanjikan

1. Prospek Usaha yang Stabil dan Berkelanjutan

Usaha pakan ternak memiliki peluang yang sangat menjanjikan karena pakan merupakan kebutuhan utama dalam setiap kegiatan peternakan.

Pakan berkualitas berperan penting dalam menunjang pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ternak. Permintaan yang terus ada dari berbagai jenis peternak menjadikan bisnis ini memiliki prospek jangka panjang yang relatif stabil.

2. Fleksibel Sesuai Skala dan Modal

Skala usaha pakan ternak dapat disesuaikan dengan kemampuan modal. Untuk skala rumahan, modal awal bisa dimulai dari Rp300.000–Rp500.000 dengan memanfaatkan bahan baku sederhana seperti dedak, jagung, dan bungkil kelapa.

Sementara skala kecil membutuhkan modal sekitar Rp500.000–Rp1.000.000 agar dapat membeli bahan dalam jumlah lebih besar serta menggunakan peralatan seperti mesin giling sederhana.

3. Peluang Membuka Toko Pakan Ternak

Bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis lebih besar, membuka toko pakan ternak menjadi pilihan menarik. Estimasi modal awal sekitar Rp6.000.000 jika menyewa tempat, atau sekitar Rp5.500.000 jika dijalankan dari rumah.

Modal ini mencakup stok pakan, biaya operasional, serta kebutuhan pendukung lainnya. Untuk skala semi grosir dan eceran, modal dapat meningkat hingga Rp100 juta ke atas.

4. Ragam Bahan Baku Mudah Didapat

Bahan pakan ternak terdiri dari beberapa jenis utama, seperti pakan kasar, konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tambahan.

Berbagai bahan lokal seperti dedak, jagung, jerami padi, bungkil kelapa, molase, probiotik, serta vitamin dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pakan berkualitas dengan biaya yang relatif terjangkau.

Faktor Krusial dalam Memulai Bisnis Pakan Ternak

1. Kualitas Produk yang Konsisten

Kualitas pakan menjadi faktor utama keberhasilan bisnis pakan ternak. Peternak cenderung memilih pakan dengan kandungan nutrisi seimbang untuk menunjang kesehatan dan produktivitas ternak. Oleh karena itu, menjaga standar mutu serta melakukan inovasi produk perlu dijadikan prioritas sejak awal.

2. Ketersediaan dan Efisiensi Bahan Baku

Bahan baku pakan ternak seperti dedak, jagung, dan limbah pertanian umumnya mudah ditemukan di sekitar lokasi usaha. Pemanfaatan sumber daya lokal membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

3. Manajemen Pakan yang Tepat

Pengelolaan pakan yang baik mencakup penyesuaian jenis pakan dengan usia dan kebutuhan ternak, serta sistem penyimpanan yang benar agar kualitas tetap terjaga. Manajemen yang rapi akan meminimalkan kerugian dan menjaga kepercayaan pelanggan.

4. Riset Pasar dan Tren Industri

Melakukan riset pasar secara berkala sangat penting untuk memahami kebutuhan peternak dan perkembangan industri. Tren pakan organik dan ramah lingkungan yang semakin diminati dapat menjadi peluang baru untuk mengembangkan produk yang lebih kompetitif.

Q & A Seputar Topik

Berapa modal awal untuk usaha pakan ternak skala rumahan?

Modal awal untuk usaha pakan ternak skala rumahan dapat berkisar antara Rp300.000 hingga Rp500.000, digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan sederhana.

Apakah usaha pakan ayam memiliki prospek yang bagus?

Ya, usaha pakan ayam memiliki prospek yang sangat cemerlang dan menguntungkan, terutama karena tingginya konsumsi pakan di peternakan unggas dan permintaan telur yang stabil.

Berapa estimasi modal untuk memulai usaha pakan kambing?

Untuk pemula, estimasi dana yang dibutuhkan untuk kandang, bibit, pakan rumput, dan vitamin bisa sekitar Rp9.000.000, termasuk biaya pakan rumput bulanan.

Faktor apa saja yang krusial dalam memulai bisnis pakan ternak?

Faktor krusial meliputi kualitas produk, ketersediaan bahan baku, manajemen pakan yang baik, dan riset pasar yang berkelanjutan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|