Jadwal dan Cara Pemberian Pakan Ayam dan Kambing yang Tepat

3 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Keberhasilan usaha ternak ayam dan kambing tidak hanya ditentukan oleh bibit dan kandang, tetapi juga sangat bergantung pada bagaimana jadwal serta cara pemberian pakan dilakukan setiap hari. Banyak peternak pemula menganggap pakan cukup diberikan asal ternak kenyang, padahal kesalahan waktu, jenis, dan teknik pemberian bisa membuat ayam kurang produktif dan kambing sulit gemuk. Akibatnya, biaya pakan membengkak sementara hasil tidak sebanding.

Dengan pengaturan pakan yang tepat, ternak akan tumbuh lebih sehat, nafsu makan stabil, dan risiko penyakit dapat ditekan. Jadwal yang teratur membantu metabolisme ayam dan kambing bekerja optimal, sedangkan teknik pemberian yang benar memastikan nutrisi terserap maksimal. Karena itu, memahami jadwal dan cara pemberian pakan ayam dan kambing menjadi langkah penting agar usaha ternak lebih efisien, produktif, dan menguntungkan.

Mengapa Jadwal Pakan Sangat Menentukan Hasil Ternak

Jadwal pemberian pakan berperan besar dalam menjaga ritme biologis ayam dan kambing. Ketika pakan diberikan secara konsisten pada jam yang sama setiap hari, tubuh ternak akan menyesuaikan sistem pencernaannya sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal. Ayam yang terbiasa makan teratur cenderung memiliki produksi telur yang stabil, sementara kambing lebih cepat mencapai bobot ideal karena proses metabolisme berjalan seimbang.

Selain itu, jadwal pakan yang baik membantu mengurangi stres pada ternak. Ayam atau kambing yang sering terlambat diberi makan akan gelisah, saling berebut pakan, bahkan bisa mengalami penurunan daya tahan tubuh. Kondisi ini membuat ternak lebih mudah terserang penyakit dan pertumbuhannya terhambat. Dengan jadwal yang jelas, ternak merasa aman dan nyaman karena kebutuhan nutrisinya terpenuhi tepat waktu.

Manfaat lain dari pengaturan jadwal adalah efisiensi biaya. Pakan yang diberikan sesuai waktu dan kebutuhan akan mengurangi sisa serta pemborosan. Peternak juga lebih mudah memantau konsumsi harian ternak sehingga bisa menyesuaikan takaran bila terjadi penurunan atau peningkatan nafsu makan. Inilah sebabnya jadwal pakan bukan sekadar rutinitas, tetapi strategi penting dalam manajemen ternak.

Prinsip Dasar Pemberian Pakan Ayam dan Kambing

Prinsip utama pemberian pakan adalah menyesuaikan nutrisi dengan kebutuhan biologis masing-masing ternak. Ayam membutuhkan pakan tinggi energi dan protein untuk mendukung pertumbuhan serta produksi telur, sedangkan kambing sebagai ruminansia lebih membutuhkan serat, protein, serta mineral untuk menjaga fungsi rumen. Kesalahan memilih jenis pakan akan membuat nutrisi tidak terserap maksimal walaupun jumlahnya banyak.

Selain jenis pakan, kebersihan juga menjadi prinsip penting. Pakan yang kotor, lembap, atau berjamur bisa menyebabkan gangguan pencernaan, diare, hingga keracunan. Tempat pakan harus rutin dibersihkan agar tidak tercampur kotoran atau air. Air minum pun wajib tersedia sepanjang hari karena tanpa air, proses metabolisme nutrisi tidak bisa berjalan dengan baik.

Prinsip berikutnya adalah konsistensi dan adaptasi bertahap. Jangan mengganti pakan secara mendadak karena bisa membuat ayam stres dan kambing mengalami kembung. Setiap perubahan jenis pakan sebaiknya dilakukan perlahan agar ternak bisa beradaptasi. Dengan menerapkan prinsip nutrisi tepat, kebersihan, dan konsistensi, pemberian pakan akan jauh lebih efektif dan aman.

Jadwal dan Cara Pemberian Pakan Ayam yang Tepat

Jadwal pakan ayam sebaiknya dibagi dalam beberapa waktu agar kebutuhan energi terpenuhi sepanjang hari. Umumnya ayam diberi pakan sejak pagi untuk memulai aktivitas, lalu ditambah siang hari, dan dilengkapi sore hari agar tidak lapar saat malam. Pola ini membantu menjaga stamina serta mendukung pertumbuhan dan produksi telur.

Secara umum, jadwal pakan ayam bisa diatur sebagai berikut:

  • Pagi (06.00–07.00): Pakan utama sebagai sumber energi awal.
  • Siang (12.00–13.00): Tambahan pakan untuk menjaga metabolisme.
  • Sore (16.30–17.30): Pakan penutup agar ayam tidak stres saat malam.

Jenis ayam juga memengaruhi jadwalnya. Ayam pedaging biasanya memakai sistem ad libitum, yaitu pakan selalu tersedia karena fokus pada pertumbuhan cepat. Sementara ayam kampung dan petelur lebih baik diberi secara terjadwal supaya konsumsi terkendali dan tidak boros. Dengan begitu, peternak tetap bisa mengontrol biaya tanpa mengorbankan kesehatan ternak.

Selain waktu, umur ayam juga perlu diperhatikan. Anak ayam membutuhkan porsi kecil tetapi sering, sedangkan ayam dewasa bisa diberi pakan lebih jarang dengan takaran lebih besar. Penyesuaian jadwal berdasarkan umur dan tujuan pemeliharaan akan membuat performa ayam lebih maksimal.

Berikut cara pemberian pakan ayam yang benar:

  • Gunakan pakan sesuai fase umur, seperti starter, grower, finisher, atau layer agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.
  • Atur takaran secara seimbang, jangan terlalu sedikit agar tidak kurus dan jangan berlebihan supaya tidak boros.
  • Pastikan tempat pakan bersih dan kering agar pakan tidak tercampur kotoran atau air.
  • Sediakan air minum sepanjang hari karena ayam membutuhkan air untuk mencerna pakan.
  • Tambahkan hijauan atau probiotik sesekali untuk membantu kesehatan pencernaan.

Jadwal dan Cara Pemberian Pakan Kambing yang Tepat

Kambing idealnya diberi pakan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore, karena sistem pencernaannya membutuhkan waktu untuk memfermentasi serat. Pakan pagi berfungsi sebagai sumber energi utama, sedangkan pakan sore membantu menjaga ketersediaan nutrisi hingga malam hari. Jadwal ini juga menyesuaikan kondisi suhu agar kambing makan dengan nyaman.

Contoh pembagian waktunya antara lain:

  • Pagi (07.00–08.00): Hijauan segar sebagai pakan utama.
  • Sore (16.00–17.00): Hijauan tambahan dan konsentrat.

Jumlah pakan kambing sebaiknya sekitar 10% dari bobot badan per hari dalam bentuk hijauan. Jika kambing berbobot 30 kg, maka hijauan yang dibutuhkan sekitar 3 kg per hari. Untuk penggemukan, pakan bisa ditambah konsentrat agar pertumbuhan bobot lebih cepat tanpa mengganggu pencernaan.

Penyesuaian jadwal juga penting untuk kambing bunting, menyusui, atau penggemukan intensif. Kambing pada kondisi tersebut memerlukan tambahan nutrisi dan bisa diberi pakan dalam porsi kecil di siang hari. Dengan jadwal yang teratur dan sesuai kebutuhan, kesehatan serta produktivitas kambing akan lebih terjaga.

Berikut cara pemberian pakan kambing yang benar:

  • Berikan hijauan terlebih dahulu, baru kemudian konsentrat agar rumen bekerja optimal.
  • Pilih hijauan yang segar dan tidak basah, untuk mencegah kembung dan diare.
  • Kombinasikan rumput dan leguminosa, seperti lamtoro atau daun turi sebagai sumber protein.
  • Sediakan air minum dan garam mineral, supaya kebutuhan cairan dan mineral tercukupi.
  • Hindari mengganti pakan secara mendadak, lakukan secara bertahap agar kambing tidak stres.

Tips Agar Pakan Lebih Efisien dan Hemat Biaya

  • Manfaatkan hijauan lokal dan limbah pertanian.
  • Lakukan fermentasi pakan untuk meningkatkan nilai nutrisi.
  • Atur jadwal secara konsisten setiap hari.
  • Pantau sisa pakan untuk menyesuaikan takaran.
  • Jaga kebersihan kandang dan tempat pakan.
  • Sesuaikan pakan dengan umur dan tujuan ternak.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Berapa kali ayam makan sehari? Umumnya 2–3 kali atau ad libitum untuk pedaging.

2. Jam terbaik memberi pakan kambing? Pagi dan sore saat suhu tidak terlalu panas.

3. Apakah ayam perlu hijauan? Perlu sebagai tambahan vitamin dan serat.

4. Berapa takaran pakan kambing per hari? Sekitar 10% dari bobot badan dalam bentuk hijauan.

5. Bolehkah mengganti pakan langsung? Tidak, sebaiknya bertahap agar ternak tidak stres.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|