Pohon Apa yang Paling Baik Ditanam di Dekat Rumah? Ini 10 Rekomendasinya

3 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon di dekat rumah bukan hanya soal keindahan visual, tetapi juga berkaitan erat dengan kenyamanan, kesehatan lingkungan, dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang. Pemilihan jenis pohon yang tepat dapat membantu menurunkan suhu sekitar, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan suasana rumah yang lebih sejuk dan asri sepanjang hari. Karena itu, penting untuk memahami karakter setiap pohon sebelum menanamnya di area hunian.

Banyak orang masih keliru memilih pohon hanya berdasarkan bentuk atau popularitasnya, tanpa mempertimbangkan sistem perakaran, tinggi maksimal, serta kebutuhan airnya. Padahal, pohon dengan akar agresif atau tajuk terlalu lebar berpotensi merusak pondasi, saluran air, hingga atap rumah. Kesalahan ini sering baru disadari setelah pohon tumbuh besar dan sulit dipindahkan.

Idealnya, pohon yang ditanam dekat rumah memiliki akar yang tidak merusak, pertumbuhan yang terkontrol, serta manfaat ekologis yang jelas. Pohon seperti ini mampu memberikan keteduhan alami tanpa menimbulkan risiko struktural bagi bangunan. Selain itu, pohon yang tepat juga dapat meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan hunian secara signifikan.

Berikut rekomendasi pohon terbaik yang aman dan ideal ditanam di dekat rumah yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (29/1). Setiap jenis pohon dipilih berdasarkan karakter akar, serta manfaatnya bagi lingkungan sekitar rumah, sehingga cocok untuk hunian modern maupun tradisional.

1. Pohon Ketapang Kencana

Ketapang kencana dikenal sebagai pohon peneduh favorit karena bentuk tajuknya yang melebar dan bertingkat secara simetris. Daunnya yang kecil membuat sinar matahari tersaring dengan lembut tanpa membuat area di bawahnya terasa gelap. Karakter ini menjadikannya cocok ditanam di halaman depan maupun samping rumah.

Sistem perakaran ketapang kencana cenderung menyebar ke dalam tanah dan tidak merusak pondasi bangunan. Pertumbuhannya juga relatif terkontrol jika dilakukan pemangkasan rutin secara berkala. Hal ini membuat pohon ini aman ditanam cukup dekat dengan bangunan rumah.

Selain sebagai peneduh, ketapang kencana juga mampu memperbaiki kualitas udara di sekitar rumah. Daunnya efektif menyerap polutan dan debu dari lingkungan perkotaan. Dengan perawatan yang tepat, pohon ini dapat menjadi elemen utama penghijauan rumah.

2. Pohon Tabebuya

Tabebuya sering disebut sebagai “sakura tropis” karena bunganya yang mekar indah menyerupai bunga sakura. Warna bunganya yang cerah mampu mempercantik tampilan rumah tanpa perlu dekorasi tambahan. Saat musim berbunga, halaman rumah akan terlihat lebih hidup dan menarik.

Akar tabebuya tidak agresif dan relatif aman untuk struktur bangunan rumah. Tinggi pohon ini juga dapat dikontrol sehingga tidak menutupi bangunan secara berlebihan. Karena itu, tabebuya cocok ditanam di area dekat pagar atau halaman depan.

Selain nilai estetika, tabebuya juga memberikan keteduhan yang cukup tanpa membuat area menjadi lembap. Daunnya yang rontok saat berbunga justru membantu memperindah lanskap halaman. Pohon ini ideal bagi pemilik rumah yang menginginkan keindahan sekaligus fungsi.

3. Pohon Kamboja Jepang

Kamboja Jepang memiliki bentuk batang yang unik dan bunga yang mencolok sepanjang tahun. Pohon ini sering dipilih karena ukurannya yang tidak terlalu besar dan perawatannya yang relatif mudah. Keberadaannya mampu memberikan sentuhan tropis yang elegan di sekitar rumah.

Akar kamboja Jepang tidak menyebar luas dan cenderung aman bagi pondasi bangunan. Pohon ini juga tidak membutuhkan air berlebihan, sehingga cocok untuk lingkungan rumah dengan sistem drainase terbatas. Karakter ini membuatnya ideal untuk halaman sempit.

Selain itu, kamboja Jepang dikenal tahan terhadap cuaca panas dan minim perawatan. Bunganya yang harum memberikan suasana rumah yang lebih nyaman dan menenangkan. Pohon ini cocok untuk area dekat teras atau taman kecil.

4. Pohon Palem Kuning

Palem kuning sering digunakan sebagai elemen lanskap karena tampilannya yang rapi dan eksotis. Daunnya yang ramping tidak memakan banyak ruang, sehingga cocok ditanam dekat dinding rumah. Warna batang dan daunnya juga memberikan kesan cerah pada halaman.

Sistem perakaran palem kuning tergolong aman dan tidak merusak struktur bangunan. Pertumbuhannya cenderung vertikal sehingga tidak mengganggu atap atau jendela rumah. Hal ini menjadikannya pilihan aman untuk area terbatas.

Palem kuning juga berfungsi sebagai penyaring debu dan polusi udara. Keberadaannya membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat. Dengan perawatan minimal, pohon ini dapat tumbuh optimal dalam jangka panjang.

5. Pohon Tanjung

Pohon tanjung dikenal memiliki daun rindang dengan bunga kecil yang harum. Aromanya memberikan efek menenangkan dan sering dimanfaatkan sebagai elemen taman rumah. Tajuknya yang rapat mampu memberikan keteduhan maksimal.

Akar pohon tanjung tidak agresif dan relatif aman ditanam di dekat rumah. Dengan pemangkasan rutin, ukuran pohon ini dapat dikontrol agar tidak terlalu besar. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara keteduhan dan keamanan bangunan.

Selain sebagai peneduh, pohon tanjung juga membantu menjaga kelembapan udara sekitar rumah. Daunnya yang lebat mampu meredam panas dan suara dari luar. Pohon ini cocok untuk rumah di kawasan perkotaan yang padat.

6. Pohon Sawo Kecik

Sawo kecik sering dipilih karena nilai estetika dan filosofi yang melekat padanya. Pohon ini memiliki bentuk yang rapi dan daun yang hijau mengilap sepanjang tahun. Keberadaannya memberikan kesan teduh dan asri di sekitar rumah.

Akar sawo kecik tidak merusak dan tumbuh relatif dalam tanah. Pohon ini juga tidak tumbuh terlalu besar jika dirawat dengan baik. Karena itu, sawo kecik aman ditanam di dekat bangunan rumah.

Selain keindahan, sawo kecik juga menghasilkan buah kecil yang menarik. Pohon ini sering dijadikan elemen taman klasik maupun modern. Kombinasi fungsi dan estetika membuatnya layak dipertimbangkan.

7. Pohon Mangga Kerdil

Mangga kerdil menjadi solusi bagi yang ingin pohon buah tanpa risiko besar. Ukurannya yang lebih pendek membuatnya aman ditanam dekat rumah. Selain itu, pohon ini tetap produktif menghasilkan buah.

Akar mangga kerdil tidak seagresif mangga biasa. Dengan jarak tanam yang tepat, risiko kerusakan pondasi dapat diminimalkan. Pemangkasan rutin juga membantu menjaga ukuran pohon tetap ideal.

Keuntungan lain dari mangga kerdil adalah manfaat ekonomis dan konsumtifnya. Buah segar dapat dinikmati langsung dari halaman rumah. Pohon ini cocok untuk hunian yang mengutamakan fungsi ganda.

8. Pohon Jambu Air

Jambu air memiliki tajuk sedang dan daun yang cukup rimbun. Pohon ini memberikan keteduhan tanpa membuat area terlalu gelap. Selain itu, buahnya bermanfaat untuk konsumsi keluarga.

Akar jambu air relatif aman dan tidak merusak struktur bangunan. Dengan perawatan yang tepat, pohon ini dapat tumbuh stabil dalam jangka panjang. Hal ini membuatnya cocok untuk halaman rumah.

Pohon jambu air juga membantu meningkatkan kualitas udara sekitar. Daunnya menyerap polutan dan memberikan suasana segar. Kombinasi manfaat lingkungan dan hasil panen menjadi nilai tambah.

9. Pohon Kersen

Kersen sering diremehkan, padahal memiliki banyak manfaat. Pohon ini tumbuh cepat dan memberikan keteduhan yang cukup. Buahnya juga disukai anak-anak dan burung.

Akar kersen tidak agresif dan relatif aman ditanam dekat rumah. Ukurannya dapat dikontrol dengan pemangkasan rutin. Hal ini menjadikannya cocok untuk halaman kecil.

Selain itu, kersen dikenal mampu menyerap polusi udara. Keberadaannya membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat. Pohon ini cocok untuk kawasan perkotaan.

10. Pohon Cemara Udang

Cemara udang memiliki bentuk ramping dan elegan. Tajuknya tumbuh ke atas sehingga tidak memakan banyak ruang horizontal. Pohon ini sering digunakan sebagai peneduh sekaligus pembatas visual.

Akar cemara udang tergolong aman dan tidak merusak pondasi. Pertumbuhannya yang teratur memudahkan perawatan. Hal ini membuatnya ideal ditanam dekat pagar atau bangunan.

Selain estetika, cemara udang juga membantu meredam panas dan angin. Pohon ini memberikan perlindungan tambahan bagi rumah. Dengan perawatan sederhana, hasilnya bisa dinikmati jangka panjang.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apakah semua pohon aman ditanam dekat rumah?

Tidak, pohon dengan akar agresif sebaiknya dihindari.

2. Jarak ideal menanam pohon dari rumah berapa meter?

Minimal 2–3 meter tergantung jenis pohonnya.

3. Apakah pohon buah aman ditanam dekat bangunan?

Aman jika memilih varietas kerdil dan melakukan pemangkasan rutin.

4. Apakah pohon bisa membuat rumah lebih sejuk?

Ya, pohon membantu menurunkan suhu dan meningkatkan kualitas udara.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|