Liputan6.com, Jakarta - Masalah bau menyengat dari kotoran hewan seringkali menjadi kendala utama bagi para peternak, terutama yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga. Solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan ini adalah dengan memperbaiki sistem pencernaan hewan melalui pemberian pakan ternak agar tidak bau. Dengan manajemen pakan yang tepat, kadar amonia pada kotoran bisa ditekan secara signifikan, sehingga lingkungan tetap asri dan ternak tumbuh lebih sehat.
Penerapan teknologi pakan ramah lingkungan kini semakin mudah dilakukan dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Fokus utamanya bukan sekadar menutupi bau, melainkan memastikan nutrisi pakan terserap sempurna oleh tubuh ternak sehingga sisa pembuangan tidak lagi menjadi limbah yang berbau busuk. Banyak peternak modern mulai beralih menggunakan teknik fermentasi dan penambahan suplemen khusus untuk mencapai target ini.
Menjaga kualitas pakan ternak agar tidak bau juga berdampak langsung pada efisiensi biaya operasional. Pakan yang diolah dengan benar tidak hanya menghilangkan bau, tetapi juga meningkatkan nilai gizi yang masuk ke tubuh hewan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai riset dan langkah praktis membuat pakan anti bau yang bisa Anda terapkan di rumah atau area peternakan.
Rahasia Teknologi Fermentasi untuk Pakan Anti Bau
Fermentasi merupakan kunci utama dalam menciptakan sistem peternakan yang bersih. Dengan bantuan mikroorganisme baik, struktur kimia pakan yang kompleks dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana agar lebih mudah dicerna oleh lambung hewan.
Proses fermentasi biasanya menggunakan starter bakteri seperti EM4 (Effective Microorganisms 4) yang mengandung bakteri Lactobacillus dan ragi. Ketika pakan terfermentasi dengan baik, gas amonia yang biasanya muncul saat kotoran membusuk akan jauh berkurang karena protein pakan telah diubah menjadi asam amino yang terserap maksimal.
Beberapa keuntungan menggunakan pakan fermentasi meliputi:
- Penurunan Kadar Amonia: Menekan produksi gas nitrogen yang menjadi sumber bau menyengat di kandang.
- Kesehatan Pencernaan: Menyeimbangkan mikroflora dalam usus ternak sehingga sistem imun lebih kuat.
- Efisiensi Biaya: Memungkinkan penggunaan bahan limbah organik (seperti ampas tahu atau dedak) menjadi pakan berkualitas tinggi.
Peran Probiotik dalam Menekan Gas Amonia
Probiotik bukan hanya untuk manusia; di dunia peternakan, probiotik adalah suplemen ajaib yang mampu meminimalisir bau kotoran secara instan. Pemberian probiotik secara rutin lewat campuran pakan atau air minum terbukti efektif membuat feses ternak menjadi lebih kering dan tidak menyengat.
Bakteri baik dalam probiotik bekerja dengan cara mendominasi saluran pencernaan dan menekan pertumbuhan bakteri patogen (bakteri pembusuk). Hasilnya, proses metabolisme protein menjadi lebih bersih. Kotoran yang dihasilkan tidak lagi mengalami pembusukan yang ekstrem di lantai kandang karena kandungan gasnya sudah dinetralkan sejak dalam perut.
Pemberian lewat Air Minum: Campurkan 1-2 cc larutan EM4 ke dalam 1 liter air setiap hari untuk hasil optimal.
Penyemprotan Pakan: Larutan probiotik bisa disemprotkan tipis-tipis pada rumput atau konsentrat sebelum diberikan ke hewan.
Bahan Aditif Alami untuk Menghilangkan Bau
Selain bakteri, beberapa bahan alami juga memiliki kemampuan menetralisir aroma tidak sedap. Salah satu yang paling populer di kalangan peternak inovatif adalah penggunaan asam sitrat atau yang dikenal sebagai sitrun.
Asam sitrat bekerja dengan cara menurunkan pH pada kotoran, sehingga bakteri pengurai amonia tidak dapat berkembang biak. Selain itu, penggunaan bahan penyerap seperti arang kayu atau zeolit pada alas kandang juga sangat disarankan untuk membantu menjaga kelembapan agar kotoran tidak cepat membusuk dan mengeluarkan bau.
Tips tambahan penggunaan bahan aditif:
- Asam Sitrat: Campurkan sedikit ke dalam air minum untuk membantu metabolisme sekaligus menekan bau dari dalam.
- Arang Kayu: Taburkan remahan arang di bawah lantai kandang sebagai absorben alami gas amonia.
- Kapur Sirih: Membantu mengontrol kelembapan lantai kandang agar tetap kering.
Langkah Praktis Membuat Pakan Ternak Fermentasi
Membuat pakan fermentasi tidak memerlukan alat canggih. Anda hanya membutuhkan wadah kedap udara (seperti drum plastik) dan bahan-bahan organik yang mudah didapat.
Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat 20 kg pakan fermentasi:
Siapkan Bahan
Sediakan dedak padi, jagung giling, atau ampas tahu sebagai bahan dasar.
Buat Larutan Starter
Campurkan 60 ml EM4, 60 gram gula pasir (atau molase), dan 10 liter air. Diamkan selama 15-30 menit agar bakteri "bangun".
Pencampuran
Siramkan larutan starter ke pakan secara merata hingga kadar air mencapai sekitar 30% (pakan terasa lembap tapi tidak basah kuyup saat dikepal).
Pemeraman (Inkubasi)
Masukkan pakan ke dalam drum, padatkan, dan tutup rapat (anaerob). Diamkan selama 4-5 hari.
Penyajian
Setelah 5 hari, pakan akan beraroma asam manis seperti tape. Angin-anginkan sebentar sebelum diberikan kepada ternak.
Manajemen Kandang Ramah Lingkungan
Pakan memang faktor utama, namun kebersihan kandang tetap tidak boleh diabaikan. Kombinasi pakan anti bau dengan sirkulasi udara yang baik akan menciptakan ekosistem peternakan yang ideal dan bebas protes dari tetangga.
Pastikan ventilasi udara lancar agar gas amonia yang tersisa tidak terjebak di dalam ruangan. Penggunaan sistem kandang panggung juga sangat membantu karena memisahkan hewan dengan kotorannya secara langsung, sehingga kelembapan tetap terjaga.
Pembersihan Rutin: Angkut kotoran secara berkala untuk dijadikan pupuk kompos yang sudah difermentasi.
Semprot Probiotik: Jika bau tetap muncul, semprotkan larutan EM4 encer ke seluruh permukaan lantai kandang sekali seminggu.
FAQ: Seputar Pakan Ternak Agar Tidak Bau
Apa fungsi EM4 untuk pakan ternak?
EM4 berfungsi sebagai starter fermentasi yang mengandung bakteri baik untuk memperbaiki pencernaan ternak dan menekan produksi gas amonia penyebab bau.
Apakah pakan fermentasi aman untuk semua jenis hewan?
Ya, pakan fermentasi sangat aman dan bermanfaat bagi ayam, kambing, sapi, maupun babi asalkan proses pembuatannya benar dan higienis.
Berapa lama pakan harus difermentasi agar tidak bau?
Umumnya membutuhkan waktu 4 hingga 5 hari dalam wadah tertutup rapat agar proses fermentasi sempurna.
Bagaimana cara mencampur asam sitrat ke pakan?
Anda bisa melarutkan asam sitrat ke dalam air minum atau menyemprotkannya langsung pada bahan pakan kering sebelum diberikan ke ternak.
Mengapa kotoran ternak tetap bau meski sudah diberi probiotik?
Bau bisa tetap muncul jika ventilasi kandang buruk atau lantai kandang terlalu lembap/basah. Pastikan kebersihan lantai tetap terjaga.

2 days ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488064/original/036961300_1769702673-Borneo_FC_Vs_PSIM_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488299/original/019392400_1769746234-Rak_Susun_Seledri_dan_Daun_Bawang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489661/original/063378200_1769917422-Adrian_Luna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489659/original/048936800_1769917047-Dekorasi_rumah_murah_meriah_terbaru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485525/original/093553600_1769510054-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489682/original/046153500_1769919815-Sinkronisasi-Agenda-Jadi-Fokus-Pertemuan-I-League-dan-John-Herdman-1769775735.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)