Trik Membersihkan Kolam Ternak Ikan Tanpa Menguras dan Bahan Kimia

3 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kolam ternak ikan yang bersih merupakan kunci utama keberhasilan budidaya, baik skala rumahan maupun semi-intensif. Air kolam yang keruh, berbau, atau penuh endapan tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan ikan dan kualitas pertumbuhannya. Sayangnya, masih banyak peternak yang menganggap membersihkan kolam harus selalu diikuti dengan pengurasan total dan penggunaan bahan kimia.

Padahal, pengurasan kolam secara rutin justru dapat mengganggu keseimbangan ekosistem air. Mikroorganisme baik yang membantu mengurai kotoran ikut hilang, ikan mengalami stres, dan biaya perawatan menjadi lebih tinggi. Hal yang sama juga berlaku untuk penggunaan bahan kimia pembersih kolam yang berisiko meninggalkan residu berbahaya.

Kabar baiknya, ada berbagai trik membersihkan kolam ternak ikan tanpa menguras dan tanpa bahan kimia. Metode ini lebih ramah lingkungan, aman untuk ikan, serta terbukti efektif jika dilakukan secara konsisten dan tepat. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (29/1/2026).

1. Rutin Mengangkat Daun dan Sisa Tanaman

Salah satu trik membersihkan kolam ternak ikan tanpa menguras yang paling sederhana adalah mengangkat daun mati, tanaman membusuk, dan sisa vegetasi secara rutin. Berdasarkan panduan RHS, daun yang dibiarkan membusuk di dalam air akan terurai menjadi lumpur dan menurunkan kadar oksigen.

Gunakan jaring kolam (pond net) untuk:

  • Mengambil daun mengapung
  • Mengangkat sisa pakan yang tidak dimakan
  • Membersihkan bunga atau tanaman air yang layu

Langkah kecil ini sangat efektif mencegah penumpukan endapan di dasar kolam.

2. Kendalikan Pertumbuhan Tanaman Air

Tanaman air memang bermanfaat sebagai peneduh dan penyerap nutrisi, tetapi pertumbuhan berlebihan justru membuat kolam cepat kotor. RHS menyarankan agar permukaan kolam tetap terbuka sekitar 50 persen agar cahaya dan oksigen tetap seimbang.

Triknya:

  • Pangkas tanaman air yang tumbuh terlalu lebat
  • Kurangi tanaman oksigenator berlebih di dalam air
  • Sisakan tanaman sehat sebagai habitat alami ikan

Dengan cara ini, kolam tetap stabil tanpa perlu dikuras.

3. Pastikan Air Selalu Kaya Oksigen

Air yang kekurangan oksigen akan mempercepat pembusukan bahan organik dan membuat air berbau. Salah satu trik membersihkan kolam ternak ikan tanpa menguras adalah menjaga sirkulasi dan oksigenasi air.

Beberapa cara alami yang bisa dilakukan:

  • Menggunakan pompa sirkulasi atau aerator
  • Memasang air mancur atau pancuran kecil
  • Memanfaatkan pompa tenaga surya

Air yang bergerak tidak hanya meningkatkan oksigen, tetapi juga menghambat pertumbuhan alga hijau.

4. Manfaatkan Filter Alami dengan Metode Quilt Batting

Metode penyaringan menggunakan polyester quilt batting yang dipopulerkan oleh Empress of Dirt terbukti efektif membersihkan air kolam keruh tanpa bahan kimia. Prinsipnya sederhana: air kolam dialirkan melalui lapisan batting sintetis yang mampu menangkap alga dan partikel halus.

Langkah umumnya:

  • Letakkan pompa kolam dalam keranjang berlubang
  • Lapisi bagian luar keranjang dengan quilt batting polyester
  • Jalankan pompa agar air kolam melewati batting
  • Ganti batting saat sudah penuh kotoran

Metode ini aman untuk ikan dan dapat membuat air kolam jernih dalam hitungan jam hingga hari, tergantung tingkat kekeruhan.

5. Sedot Endapan Dasar dengan Pond Vacuum

Endapan lumpur di dasar kolam merupakan sumber utama air keruh dan alga. Mengacu pada panduan Itswell UK, penggunaan pond vacuum atau penyedot kolam memungkinkan Anda membersihkan dasar kolam tanpa menguras air.

Keunggulan pond vacuum:

  • Hanya menyedot kotoran dan lumpur
  • Air dapat dikembalikan ke kolam
  • Ekosistem tetap terjaga

Lakukan penyedotan secara bertahap agar ikan tidak terganggu.

6. Angkat Alga Secara Manual

Jika muncul alga benang atau blanketweed, sebaiknya diangkat secara fisik sebelum berkembang lebih luas. Gunakan sikat khusus atau tongkat panjang untuk memutar dan menarik alga keluar.

Biarkan alga hasil angkatan di tepi kolam semalaman agar organisme kecil bisa kembali ke air, lalu buang atau komposkan.

7. Tambahkan Bahan Alami Pencegah Alga

Setelah kolam lebih bersih, Anda bisa mencegah alga tumbuh kembali dengan bahan alami seperti jerami barley. Barley straw diketahui mampu menghambat pertumbuhan alga tanpa membahayakan ikan.

Letakkan jerami barley dalam jaring dan rendam di kolam sebagai perawatan jangka panjang.

8. Perhatikan Waktu dan Suhu Air

Pembersihan kolam sebaiknya tidak dilakukan saat suhu air terlalu rendah (di bawah 4°C). Pada suhu ini ikan cenderung pasif dan mudah stres. Waktu terbaik membersihkan kolam adalah saat cuaca hangat dan stabil.

Mengapa Kolam Ikan Tidak Perlu Sering Dikuras?

Menurut berbagai panduan perawatan kolam dari laman perawatan rumah dan taman seperti RHS (Royal Horticultural Society), kolam air sebenarnya memiliki sistem keseimbangan alami. Daun gugur, sisa pakan, dan kotoran ikan memang akan menumpuk, tetapi tidak selalu harus diatasi dengan pengurasan total.

Pengurasan kolam terlalu sering dapat:

  • Menghilangkan bakteri baik yang membantu menjaga kualitas air
  • Menyebabkan ikan stres akibat perubahan suhu dan pH air
  • Memicu ledakan alga setelah kolam diisi ulang

Oleh karena itu, fokus perawatan sebaiknya diarahkan pada pembersihan bertahap dan pengendalian sumber kotoran.

FAQ Seputar Membersihkan Kolam Ternak Ikan

1. Apakah kolam ikan harus dikuras secara rutin?

Tidak. Kolam hanya perlu dikuras jika sudah sangat dangkal atau endapan terlalu tebal dan tidak bisa ditangani dengan pembersihan bertahap.

2. Apakah metode quilt batting aman untuk ikan?

Ya, selama menggunakan batting polyester berkualitas dan tidak langsung menempel pada pompa.

3. Seberapa sering membersihkan kolam tanpa menguras?

Pembersihan ringan seperti mengangkat daun dan alga sebaiknya dilakukan mingguan, sedangkan pembersihan dasar bisa bulanan.

4. Apakah air keruh selalu berbahaya bagi ikan?

Tidak selalu, tetapi air keruh yang disertai bau dan kekurangan oksigen berisiko tinggi bagi kesehatan ikan.

5. Bolehkah menambahkan air keran ke kolam?

Boleh, tetapi sebaiknya air diendapkan atau dideklorinasi terlebih dahulu agar tidak membunuh bakteri baik.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|