Liputan6.com, Jakarta - Kompor merupakan salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan, sehingga tidak heran jika seringkali menjadi lengket dan berkerak akibat tumpahan makanan atau sisa minyak. Noda membandel ini tidak hanya mengganggu penampilan dapur, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja kompor secara keseluruhan. Membersihkan kompor yang berkerak seringkali dianggap pekerjaan yang melelahkan dan membutuhkan tenaga ekstra untuk menggosok.
Namun, masalah sebenarnya mungkin bukan pada seberapa keras Anda menggosok, melainkan pada metode pembersihan yang kurang tepat. Banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan fatal yang justru membuat kompor cepat lengket kembali, bahkan setelah dicuci bersih. Kesalahan-kesalahan ini seringkali terabaikan, padahal dampaknya sangat signifikan terhadap kebersihan dan ketahanan kompor.
Untuk memastikan kompor Anda benar-benar bersih dan tidak cepat lengket lagi, penting untuk memahami apa saja kesalahan umum yang sering terjadi. Dengan menghindari 7 kesalahan membersihkan kompor yang bikin cepat lengket lagi meski sudah dicuci ini, Anda dapat menjaga dapur tetap kinclong dan higienis.
Berikut selengkapnya:
Tidak Membersihkan Kompor Segera Setelah Digunakan
Salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan adalah menunda pembersihan kompor setelah selesai digunakan. Tumpahan makanan atau sisa minyak yang dibiarkan mengering akan menjadi kerak membandel yang sangat sulit dihilangkan. Noda ini lama-kelamaan bisa menjadi kerak bila terus dibiarkan.
Jika noda dibiarkan terlalu lama, proses pembersihan akan menjadi lebih berat dan memakan waktu. Sisa-sisa makanan atau minyak yang mengering akan menempel kuat pada permukaan kompor, membentuk lapisan yang sulit ditembus oleh pembersih biasa.
Langkah paling dasar dan efektif adalah membersihkan kompor setiap kali selesai digunakan. Tindakan cepat ini dapat mencegah penumpukan kotoran dan kerak, menjaga kompor tetap bersih dan mudah dirawat dalam jangka panjang.
Tidak Menggunakan Pembersih yang Tepat atau Kombinasi Bahan yang Efektif
Mengandalkan hanya air dingin atau sabun cuci piring biasa mungkin tidak cukup untuk mengatasi noda minyak dan kerak yang membandel. Bahan-bahan tersebut kurang efektif dalam melarutkan lemak dan kotoran yang sudah mengering pada permukaan kompor.
Penggunaan kombinasi bahan alami seperti cuka putih dan baking soda, atau lemon/jeruk nipis dan garam, sangat efektif untuk meluruhkan kerak dan noda. Cuka putih dan baking soda merupakan duet maut yang sangat ampuh untuk meluruhkan kerak membandel pada kompor.
Selain itu, air hangat juga membantu melarutkan sisa minyak dan makanan yang menempel. Air hangat dapat melunakkan kotoran dan membuat proses pembersihan menjadi lebih mudah dan efisien.
Tidak Membiarkan Pembersih Bekerja Cukup Lama
Banyak pembersih, terutama yang alami seperti campuran baking soda dan cuka, membutuhkan waktu untuk bereaksi dan melunakkan kotoran atau kerak. Tidak membiarkan adonan pembersih mendiam di permukaan kompor dapat mengurangi efektivitas pembersihan secara signifikan.
Jika pembersih tidak diberi waktu yang cukup, bahan-bahan aktif di dalamnya tidak akan sempat bekerja maksimal. Akibatnya, kotoran atau kerak tidak akan melunak sepenuhnya, membuat Anda harus menggosok lebih keras dan berisiko merusak permukaan kompor.
Diamkan adonan selama kurang lebih 15-30 menit agar bahan-bahan aktif dapat bekerja melunakkan kerak. Untuk noda yang sangat membandel, waktu perendaman bisa diperpanjang agar hasilnya lebih optimal.
Tidak Menggosok atau Membersihkan Secara Menyeluruh
Setelah pembersih bekerja, penting untuk menggosok area yang kotor dengan sikat atau spons yang sesuai. Proses penggosokan yang tidak menyeluruh akan meninggalkan sisa kotoran yang dapat kembali lengket dengan cepat.
Menggosok dengan sikat gigi bekas dapat membantu menjangkau area sulit dan memastikan kerak terangkat secara maksimal. Gosok-gosok permukaan kompor gas dengan sikat gigi agar proses pembersihan bisa lebih efektif dan maksimal.
Setelah itu, cuci kompor dengan air bersih dan gosok menggunakan sikat gigi pada bagian yang berkarat untuk hasil pembersihan yang lebih maksimal. Pastikan setiap sudut dan celah terjangkau agar tidak ada kotoran yang tertinggal.
Tidak Membilas Kompor hingga Bersih dari Sisa Sabun atau Bahan Pembersih
Sisa-sisa sabun atau bahan pembersih yang tertinggal di permukaan kompor dapat menarik debu dan kotoran, sehingga kompor cepat lengket kembali. Residu ini menciptakan lapisan lengket yang menjadi perangkap bagi partikel-partikel kecil di udara.
Jika residu sabun atau pembersih tidak dibilas tuntas, kompor akan terasa lengket meskipun baru saja dibersihkan. Hal ini juga dapat meninggalkan noda atau bercak yang mengurangi kilau kompor.
Setelah proses penggosokan selesai, bilas kompor dengan air hangat untuk menghilangkan sisa-sisa campuran pembersih. Jika sudah tampak bersih, bilas bodi kompor gas dan keringkan dengan kain lap bersih.
Tidak Mengeringkan Kompor dengan Sempurna
Setelah dibilas, permukaan kompor harus dilap hingga kering dengan kain bersih untuk mencegah timbulnya noda air dan mengembalikan kilau kompor. Kelembapan yang tertinggal adalah magnet bagi debu dan kotoran.
Kelembapan yang tersisa dapat memicu pertumbuhan jamur atau bakteri, serta menyebabkan noda air yang sulit dihilangkan. Selain itu, permukaan yang lembap akan membuat kompor cepat lengket kembali karena debu mudah menempel.
Terakhir, lap kering permukaan kompor dengan kain bersih untuk mencegah timbulnya noda air dan mengembalikan kilau kompor Anda. Bilas, keringkan, lalu selanjutnya bersihkan kepala dan tutup pembakar (burner) sebelum dipasang kembali.
Membersihkan Kompor Saat Masih Panas
Membersihkan kompor saat masih panas tidak hanya berbahaya karena risiko luka bakar, tetapi juga kurang efektif. Suhu tinggi dapat menyebabkan bahan pembersih menguap terlalu cepat sebelum sempat bekerja optimal.
Selain itu, perubahan suhu yang drastis antara permukaan kompor yang panas dan cairan pembersih yang dingin dapat merusak material kompor. Hal ini berpotensi menyebabkan retakan atau perubahan warna pada permukaan.
Disarankan untuk membiarkan kompor menjadi dingin sepenuhnya sebelum membersihkannya. Pertama, biarkan tungku kompor menjadi dingin sepenuhnya terlebih dahulu. Ini akan memastikan keamanan dan efektivitas proses pembersihan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kesalahan Membersihkan Kompor
1. Kenapa kompor cepat lengket lagi meski sudah dicuci bersih?
Kompor bisa cepat lengket kembali karena masih ada sisa minyak, sabun, atau bahan pembersih yang tidak dibilas dan dikeringkan dengan sempurna. Residu tersebut akan menarik debu dan kotoran di udara, sehingga permukaan kompor kembali terasa lengket meskipun terlihat bersih.
2. Apakah aman membersihkan kompor saat masih panas?
Membersihkan kompor saat masih panas tidak disarankan karena berisiko menyebabkan luka bakar dan dapat merusak permukaan kompor. Suhu panas juga membuat bahan pembersih menguap terlalu cepat sehingga tidak bekerja maksimal. Sebaiknya tunggu hingga kompor benar-benar dingin sebelum mulai membersihkannya.
3. Bahan alami apa yang paling efektif untuk membersihkan kompor berkerak?
Campuran cuka putih dan baking soda merupakan bahan alami yang sangat efektif untuk meluruhkan noda minyak dan kerak pada kompor. Selain itu, air hangat, jeruk nipis, atau lemon yang dikombinasikan dengan garam juga dapat membantu melarutkan lemak membandel tanpa merusak permukaan kompor.
4. Apakah kompor harus dikeringkan setelah dibersihkan?
Ya, mengeringkan kompor setelah dibersihkan sangat penting untuk mencegah noda air dan permukaan lengket. Kelembapan yang tertinggal dapat menarik debu, memicu jamur, dan membuat kompor kembali kotor lebih cepat. Mengelap kompor hingga kering juga membantu menjaga kilau dan kebersihannya.
5. Seberapa sering kompor sebaiknya dibersihkan agar tidak berkerak?
Idealnya, kompor dibersihkan ringan setiap selesai digunakan untuk mencegah sisa minyak dan makanan mengering. Pembersihan menyeluruh dapat dilakukan satu hingga dua kali seminggu, tergantung intensitas pemakaian, agar kerak dan noda tidak sempat menumpuk.

3 weeks ago
15
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5237319/original/015725500_1748590015-woman-wearing-gloves-while-putting-plant-ground.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487226/original/025370200_1769660228-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4032453/original/007830200_1653389202-Piper_betle_plant.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485811/original/050025600_1769562142-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490543/original/019499100_1770015219-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_18.33.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488197/original/015306800_1769741063-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490922/original/076142100_1770031354-Alta_Ballah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466415/original/082739700_1767844447-kayu4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490663/original/005359900_1770019966-Black_Sapote.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487009/original/092544600_1769654070-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490639/original/026490800_1770019196-skin_barrier_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374859/original/076690000_1759905895-lk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358421/original/059682900_1758604724-ChatGPT_Image_Sep_23__2025__12_08_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1540452/original/019429700_1489754718-bekicot_kawin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489887/original/026084000_1769944251-cover_perkebunan_melon.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)