Liputan6.com, Jakarta - Buah naga, dengan bentuknya yang eksotis dan kaya nutrisi, semakin diminati untuk dibudidayakan di Indonesia. Namun, keberhasilan menanam buah naga sangat bergantung pada media tanam yang tepat.
Tanaman epifit ini memiliki kebutuhan spesifik terhadap kondisi tanah, berbeda dengan tanaman buah pada umumnya. Akar buah naga yang dangkal dan menyebar luas memerlukan media yang mendukung aerasi serta drainase yang baik.
Oleh karena itu, persiapan media tanam yang ideal menjadi fondasi penting sebelum memulai penanaman. Memahami cara membuat campuran tanah yang sempurna untuk menanam buah naga adalah kunci utama agar tanaman ini dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Artikel Liputan6.com ini akan mengulas tentang panduan lengkap, mulai dari karakteristik tanah yang disukai buah naga hingga langkah-langkah meracik campuran tanah yang sempurna, Selasa (6/1/2026).
Mengenal Karakteristik Tanah Ideal untuk Buah Naga
Untuk menunjang pertumbuhan buah naga yang sehat dan produktif, media tanam harus memenuhi beberapa karakteristik penting. Kondisi tanah yang tepat akan meminimalkan risiko penyakit dan memaksimalkan penyerapan nutrisi.
Drainase Baik
Akar buah naga sangat rentan terhadap pembusukan jika terendam air terlalu lama. Campuran tanah dengan drainase yang baik menjadi krusial untuk mencegah masalah ini dan memastikan sirkulasi udara yang cukup di sekitar akar. Kondisi tanah yang terlalu lembab dapat menghambat perkembangan akar dan memicu penyakit.
Ringan
Tanah yang berat cenderung mudah memadat, yang pada akhirnya akan menghambat perkembangan akar buah naga. Media tanam yang ringan memungkinkan udara bersirkulasi dengan leluasa di sekitar akar, mendukung pertumbuhan yang sehat. Tekstur tanah yang ringan juga memudahkan akar untuk menembus dan menyebar.
Kaya Bahan Organik
Penambahan bahan organik sangat penting untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung aktivitas mikroba yang bermanfaat. Komponen organik seperti kompos akan menyediakan nutrisi esensial secara bertahap, sekaligus memperbaiki struktur tanah. Ini berkontribusi pada ekosistem tanah yang sehat dan produktif.
Tingkat pH
Buah naga tumbuh optimal pada tanah yang sedikit asam hingga netral. Kisaran pH ideal untuk tanaman ini adalah antara 6.0 hingga 7.0. Pengujian pH tanah secara berkala sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi tanah tetap berada dalam rentang yang sesuai, sehingga penyerapan nutrisi dapat berlangsung efektif.
Kaya Nutrisi
Selain bahan organik, tanah juga harus mengandung nutrisi penting yang cukup untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan pembuahan tanaman. Nutrisi makro dan mikro yang seimbang akan memastikan buah naga dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas tinggi. Kekurangan nutrisi dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi hasil panen.
Komponen Utama untuk Racikan Tanah Buah Naga yang Subur
Untuk menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal, diperlukan kombinasi komponen tanah yang tepat. Campuran yang seimbang akan memastikan karakteristik ideal seperti drainase baik, tekstur ringan, dan kandungan nutrisi terpenuhi. Berikut adalah komponen esensial yang dapat digunakan untuk meracik tanah buah naga Anda.
Tanah Pot (Potting Soil)
Campuran pot berkualitas tinggi menjadi dasar utama dalam racikan tanah. Biasanya, tanah pot mengandung kombinasi kompos, lumut gambut, dan perlit, yang menyediakan struktur dasar dan beberapa nutrisi awal. Pilih tanah pot yang dirancang untuk tanaman kaktus atau sukulen jika memungkinkan, karena memiliki karakteristik serupa.
Sabut Kelapa (Coconut Coir)
Bahan organik ini sangat efektif dalam meningkatkan retensi kelembaban tanpa mengorbankan drainase yang baik. Sabut kelapa juga membantu menjaga struktur tanah tetap gembur dan menyediakan aerasi yang diperlukan bagi akar. Penggunaannya membantu mengurangi kebutuhan penyiraman yang terlalu sering.
Perlit atau Batu Apung (Perlite or Pumice)
Agregat ringan ini berfungsi untuk meningkatkan aerasi dan drainase dalam campuran tanah secara signifikan. Perlit atau batu apung menciptakan ruang udara di dalam tanah, mencegah pemadatan, dan memastikan akar mendapatkan oksigen yang cukup. Ini sangat penting untuk mencegah busuk akar.
Pasir Kasar (Coarse Sand)
Penambahan pasir kasar akan meningkatkan kemampuan drainase tanah dan membantu memecah tanah yang padat. Penting untuk menggunakan pasir kasar, bukan pasir halus, agar tidak justru membuat tanah menjadi padat. Pasir kasar juga menambah bobot pada campuran tanah, memberikan stabilitas pada tanaman.
Kompos Organik (Organic Compost)
Kompos adalah sumber nutrisi alami yang sangat baik dan memperkaya tanah dengan mikroba bermanfaat. Ini mendukung kesehatan tanaman secara keseluruhan dan meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang. Pastikan kompos yang digunakan sudah matang dan bebas dari patogen atau biji gulma.
Panduan Praktis Meracik Campuran Tanah Buah Naga
Setelah semua komponen tersedia, langkah selanjutnya adalah meracik campuran tanah secara tepat. Proses ini memastikan setiap bahan terdistribusi merata, menciptakan media tanam yang homogen dan ideal untuk buah naga. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan campuran tanah yang sempurna.
Gabungkan Bahan Dasar
Dalam wadah besar yang bersih, campurkan tanah pot, sabut kelapa, perlit atau batu apung, dan pasir kasar. Aduk semua bahan ini hingga tercampur rata. Meskipun rasio spesifik tidak disebutkan, pastikan perbandingan yang digunakan menghasilkan campuran yang ringan dan berpori.
Tambahkan Kompos Organik
Setelah bahan dasar tercampur, masukkan kompos organik secara bertahap. Pastikan kompos terdistribusi dengan baik ke seluruh campuran. Penggabungan bertahap akan membantu mencapai konsistensi yang merata dan memastikan nutrisi tersebar di seluruh media tanam.
Periksa Tekstur
Sentuh dan rasakan campuran tanah yang sudah jadi. Teksturnya harus terasa ringan dan remah, tidak lengket atau terlalu padat. Jika campuran terasa terlalu padat, tambahkan lebih banyak perlit atau sabut kelapa untuk meningkatkan aerasi dan drainase.
Persiapan Lahan dan Penanaman Awal Buah Naga yang Efektif
Selain campuran tanah yang sempurna, persiapan lahan yang matang juga krusial untuk keberhasilan budidaya buah naga. Tanaman ini, yang merupakan epifit dan dalam habitat aslinya merambat pada pohon atau batu, memerlukan dukungan struktural yang kuat. Sistem perakarannya yang dangkal namun menyebar luas juga menuntut media tanam yang gembur dan drainase baik.
Pembersihan dan Pengolahan Lahan
Bersihkan area tanam dari rumput liar, semak belukar, dan sisa tanaman lain yang dapat menjadi kompetitor nutrisi. Gemburkan tanah dengan dicangkul atau dibajak sedalam 30-40 cm untuk memudahkan perkembangan akar. Lakukan pengujian pH tanah untuk memastikan berada dalam rentang 6-7; jika terlalu asam, tambahkan kapur pertanian untuk menetralkan.
Pembuatan Lubang Tanam dan Pemasangan Tiang Panjat
Buat lubang tanam berukuran 60x60 cm dengan kedalaman 25 cm. Jarak antar lubang tanam sebaiknya 2,5-3 meter. Isi lubang dengan campuran tanah yang telah diracik dan pupuk kandang yang telah difermentasi dengan perbandingan 1:1. Pasang tiang panjat setinggi 1,5-2 meter yang kokoh di tengah lubang, dengan penopang melingkar di atasnya.
Penanaman Bibit dan Pengaturan Drainase
Tanam 4 bibit stek buah naga mengitari tiang panjat dengan jarak yang sama, sekitar 20-25 cm dari tiang. Pastikan lahan memiliki sistem drainase yang baik untuk mencegah genangan air, karena buah naga tidak tahan kondisi tergenang yang dapat menyebabkan pembusukan akar. Buat saluran drainase jika diperlukan.
Menurut Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, persiapan lahan yang baik dapat meningkatkan produktivitas buah naga hingga 30% dibandingkan dengan lahan yang tidak disiapkan secara optimal.
Buah naga juga kaya nutrisi penting seperti vitamin C, serat, dan antioksidan, menjadikannya komoditas bernilai tinggi di pasar domestik maupun ekspor. Terdapat beberapa varietas buah naga yang umum dibudidayakan, yaitu buah naga merah, buah naga putih, dan buah naga kuning, dengan karakteristik rasa dan tingkat kemanisan yang berbeda.
FAQ
Mengapa drainase tanah penting untuk buah naga?
Akar buah naga rentan busuk jika terendam air, sehingga drainase yang baik sangat penting untuk mencegah masalah ini dan memastikan sirkulasi udara di sekitar akar.
Berapa kisaran pH tanah yang ideal untuk buah naga?
Buah naga lebih menyukai tanah yang sedikit asam hingga netral, dengan kisaran pH 6.0 hingga 7.0.
Apa saja komponen esensial untuk membuat campuran tanah buah naga?
Komponen esensial meliputi tanah pot, sabut kelapa, perlit atau batu apung, pasir kasar, dan kompos organik.
Bagaimana cara memeriksa tekstur campuran tanah buah naga yang sudah jadi?
Campuran harus terasa ringan dan remah; jika terlalu padat, tambahkan lebih banyak perlit atau sabut kelapa untuk meningkatkan aerasi dan drainase.
Apa manfaat penambahan kompos organik pada campuran tanah buah naga?
Kompos organik memperkaya tanah dengan nutrisi dan mikroba yang mendukung kesehatan tanaman serta meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang.

3 weeks ago
17
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5237319/original/015725500_1748590015-woman-wearing-gloves-while-putting-plant-ground.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487226/original/025370200_1769660228-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4032453/original/007830200_1653389202-Piper_betle_plant.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485811/original/050025600_1769562142-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490543/original/019499100_1770015219-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_18.33.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488197/original/015306800_1769741063-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490922/original/076142100_1770031354-Alta_Ballah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466415/original/082739700_1767844447-kayu4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490663/original/005359900_1770019966-Black_Sapote.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487009/original/092544600_1769654070-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490639/original/026490800_1770019196-skin_barrier_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374859/original/076690000_1759905895-lk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358421/original/059682900_1758604724-ChatGPT_Image_Sep_23__2025__12_08_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1540452/original/019429700_1489754718-bekicot_kawin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489887/original/026084000_1769944251-cover_perkebunan_melon.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)